
"hoamm (menguap),kini Elis bangun lebih awal dari biasanya,ketika ia melihat kesekeliling,dan tidak menemukan keberadaan Anna,lalu bergegas keluar pintu dan mencarinya.
"aduh,Anna kemana yah?"ketika Elis sedang mencari keberadaan Anna,ia melihat di arah kaca,bahwa mobil Jackson masih terparkir dengan sempurna dihalaman rumah.
"loh?apa Jackson ngga pulang ya semalam?"kini Elis mulai curiga Mengenai keberadaan Anna dan Jackson,ketika ia ingin kembali menaiki tangga,tiba tiba dirinya berpapasan dengan Anna dan Jackson yang berjalan dengan pelan pelan.
"e-eh?"Anna dan Jackson begitu terkejut karena mereka mengira bahwa Elis belum terbangun,dan awalnya anna ingin menyuruh Jackson pergi sebelum sang ibu bangun,namun ternyata rencana itu gagal karena malah ketahuan oleh Elis sendiri.
"Anna? Jackson?"Elis segera menghampiri sang anak dan menanyakan mengenai masalah tersebut.
"Anna?kemarin malam kamu tidur dimana?dan kamu Jackson!ibu kira kemarin malam kamu pulang,ternyata menginap disini?!oh Iyah,dan Jackson!Anna!kenapa pakaian kalian tidak rapih?kusut seperti ini?apakah kalian kemarin malam tidur bersama?"di tampilkan dengan sejumlah pertanyaan dari sang ibu,Anna tidak tahu harus menjawab apa, sedangkan Jackson hanya mengerutkan kening,karena kini dirinya akan semakin susah ingin mengambil hati dari sang mertua.
"i-ibu,eeee (berpikir) a-anna,kemarin malam ngga tidur bareng ko,terus anna tidur dikamar Fiona kalau Jackson tidurnya di kamar felix,jadi ki-kita pisah kamar kok"Elis yang melihat fokus kearah wajah anna dan Jackson,mencari cari letak kebohongan nya.
"yasudah,sana Jackson kamu segera pulang"tanpa berkata lagi Elis segera menaiki tangga dan meninggalkan Jackson serta Anna,yang tengah tegang.
"fiuhh(menghela nafas),sudah sana pergi)"Jackson pun segera pergi meninggalkan rumah Anna.
...----------------...
POV Elis
kini dirinya tengah berada didepan kamar felix,Elis dengan ragu ragu membuka pintu kamar,dan mendapati bahwa kasur yang terletak dikamar Felix masih rapih.
sedangkan ketika Elis membuka kamar Fiona,ia melihat bahwa kasur yang terkejut didalam kamar Fiona, berantakan dengan bra milik anna yang tergeletak.
"astaga,anak itu!"Elis merasa marah karena anna telah membohonginya,namun ia tidak bisa mengatur hidup sang anak,karena bagaimanapun ia tahu,bahwa anna sebenarnya masih mencintai Jackson dan sebaliknya.
...****************...
POV Anna.
kini anna tengah berada diluar rumah,sambil memandang mobil Jackson yang semakin menjauh.
"fiuh,akhirnya!"anna lalu bergegas kembali masuk kedalam rumah.
...----------------...
Kini Anna sudah cantik karena sudah mandi,dan tengah memasak menyiapkan makanan untuk sarapan.
"mama!hoammm(menguap),ko paman Jackson ga ada sih?"ucap felix yang terlihat masih mengantuk,dengan rambut dan baju yang kusut serta berantakan.
"loh tumben udah bangun baru jam 5 loh sayang"felix yang mendengarnya menoleh kearah jam,dan mengangguk.
"iya ma,soalnya felix tiba tiba mencium aroma yang lezat dari sini"Anna yang melihat felix masih mengantuk, segera menyuruhnya untuk mandi agar menyegarkan badan.
"udah gih mandi sayang,sesudah mandi bangunin fiona yah"felix lalu mengangguk dan pergi menuju lantai atas.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
kini disiang yang panas ini, terlihat Anna beserta keluarganya sedang bersantai dan menonton tv bersama.
"oh Iyah Bu,nanti malam Jackson mau kesini,dia ngajak aku nemenin buat datang ke pesta koleganya,bolehkan?"Elis yang mendengarnya berpikir sejenak lalu mengangguk.
"boleh sayang,asal jangan sampe larut malam yah pulangnya"ucap Elis dengan nada khawatir.
"iya Bu,makasih yah"fiona dan felix yang mendengarnya saling menatap dan mengukir sebuah senyuman.
sedangkan Elis yang sedari tadi melihat gerak gerik fiona dan felix segera kebingungan melihat tingkah laku kedua cucunya.
...----------------...
kini malam pun tiba,ketika Anna akan bersiap siap,tiba tiba muncul mobil Jackson.
Anna yang melihat kedatangan Jackson segera menghampiri nya "pakailah dress ini"Jackson lalu segera menyodorkan sebuah tote bag,yang terlihat mewah.
"baiklah terimakasih,kalau begitu ayo masuk"anna dan Jackson lalu masuk kedalam rumah.
Jackson yang merasakan suasana sepi dirumah anna,segera melihat lihat dan mencari keberadaan anak anaknya.
"kemana anak anakku?"ucap Jackson sambil terus menatap kesana kemari.
"oh mereka sedang bermain bersama ibu ketaman"ucap anna,sambil terus berjalan dan menaiki tangga menuju kamarnya.
kini Jackson pun membuka halaman galeri,dan melihat banyak foto Anna yang terpampang,ada yang sedang tertidur,makan,bermain dan lain lainnya.
Jackson seperti orang gila, tersenyum senyum sendirian melihat foto anna yang lucu dan menggemaskan.
setelah beberapa saat menunggu,Jackson mendengar langkah kaki yang turun dari atas tangga,dan ketika ia menoleh kearah Anna,ia segera termenung.
'beautiful'Jackson termangu melihat wajah Anna yang terlihat dipoles sedikit oleh make up,dan baju dress berwarna merah yang sangat indah dan sangat sesuai dengan lekuk tubuhnya.
...*ilustrasi*...
Anna yang merasa merona karena terus diperhatikan oleh Jackson, segera tersenyum senyum malu.
"astaga Jackson jangan menatapku seperti itu,aku malu"ketika kini anna yang telah sampai dihadapan Jackson,segera membalas tatapan nya dan tersenyum.
Jackson yang merasa tidak tahan,segera mencium bibir manis milik anna.
"mhhh (melenguh),anna segera mendorong Jackson,karena tidak mau kalau nanti lipstik yang ia pakai,menempel dibibir Jackson.
"sudah ayo cepat berangkat"anna lalu menarik tangan Jackson dan keluar dari dalam rumah,menuju kearah mobil milik Jackson.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
GEDUNG PRIMA
kini anna dan Jackson telah sampai disebuah gedung yang besar dan mewah, terlihat banyak para artis dan pejabat orang kaya, mendatangi tempat ini.
'sangat indah' anna termangu melihat hiasan hiasan dekor gedung yang sangat indah dan penuh.
"ayo ikut denganku,didalam sana,kau akan menjadi istriku"ucap Jackson lalu keluar dari mobil.
Anna lalu mengikuti Jackson,dan kini dirinya menggandeng tangan Jackson agar terlihat seperti pasangan suami istri.
ketika mereka memasuki aula,anna Merasakan bahwa semua tatapan hanya tertuju pada dirinya dan Jackson.
ketika Anna sedang kebingungan mau melakukan apa,tiba tiba munculah seorang pria tua yang Anna tafsir adalah pemilik acara.
"astaga tuan Jackson,saya benar benar tidak menyangka bahwa anda akan datang kesini"Jackson lalu menjabat tangan dari pria itu dan tersenyum dengan kecut.
'astaga senyuman nya mengerikan' ucap anna dalam hati.
"oh Iyah tuan, perkenalkan ini adalah istri saya"pria tua yang merasa tidak percaya kalau Jackson mempunyai seorang wanita segera tersenyum,dan saling menjabat tangan dengan anna.
"hahaha astaga ternyata tuan Jackson kesini tengah membawa sebuah permata berharga,kalau begitu silahkan tuan nikmati pesta dan hidangan disini bersama istri anda."pria tua itu lalu pergi meninggalkan Jackson dan anna.
setelah Jackson melihat kepergian pria tua itu ia segera mengeluarkan sapu tangan miliknya,dan mengelapnya pada tangan anna.
"aku tidak suka,kalau ada pria lain yang memegang tubuhmu"ucap Jackson dengan tatapan yang tajam.
"dasar,padahal kau sendiri yang memperkenalkan ku,sudah ah,aku mau duduk"Jackson lalu menyuruh Anna untuk mencari tempat duduk karena kini dirinya akan bertemu dengan kolega bisnis yang lain.
"fiuhh, akhirnya bisa duduk juga"anna yang merasa kehausan segera mengambil minuman yang tersedia dan mulai meminumnya.
ketika sedang asik meminum minuman,tiba tiba ada seorang pria yang datang menghampirinya.
"hei nona?"anna yang terkejut segera menoleh kearah pria yang memanggilnya.
"apakah kau masih mengingatku?"pria itu lalu duduk didepan Anna,sambil terus memandangnya.
Anna yang merasa tidak asing,segera mengingat ngingatnya.
"apakah tuan,adalah orang yang saya tabrak tempo lalu di super market saat sedang berbelanja?"pria itu lalu tersenyum dan mengangguk.
"saya kira,anda melupakan kejadian itu"ternyata pria itu adalah orang yang tidak sengaja anna tabrak ketika sedang berada di supermarket.
"nona, sebelumnya kita belum berkenalan, perkenalkan namaku Barnes"pria itu lalu menyodorkan tangannya untuk bersalaman dengan Anna.
__ADS_1
"salam kenal tuan Barnes,namaku Anna"ketika Anna dan Barnes yang sedang asik berbincang bincang,justru kini nampak di kejauhan Jackson yang tengah menatap Anna dan Barnes dengan tatapan mengerikan,bahkan gelas yang ia pegang sudah retak dan hampir pecah.