
setelah selesai makan Jackson memutuskan untuk mendatangi kamar fiona,dan melihat keadaannya.
tok tok tok
Fiona yang mendengarnya tidak menjawab apapun karena kini dirinya tengah menangis,dan karena pintu kamar Fiona tidak terkunci sehingga memudahkan Jackson untuk masuk kedalam kamarnya.
Fiona yang terkejut segera menutup wajahnya dengan selimut berpura pura tidur,ia tak mau kalau sampai ketahuan oleh ayahnya.
"hei sayang?apakah kau sedang tidur?"ucap Jackson setelah melihat fiona menutupi badannya dengan selimut.
ta ada sahutan ataupun suara dari balik selimut, sehingga membuat Jackson berpikir bahwa fiona benar benar tidur.
tanpa rasa curiga,Jackson pun keluar dari kamar,dan memutuskan untuk mendatangi kamar anak satunya lagi yaitu felix.
tok tok tok.
"Felix? bolehkah ayah masuk?"ucap Jackson sambil terus mengetuk pintu kamar felix.
"boleh yah,masuk saja pintunya tidak dikunci"saat Jackson membuka pintu,nampak Felix yang tengah sibuk dengan bermain game sambil tiduran.
"astaga?kau tidak ajak ajak kalau mau main"Jackson lalu segera merebahkan dirinya di sisi Felix lalu mengeluarkan ponselnya dan ikut bermain bersama Felix.
"hei,apakah Fiona sedang sakit?tumben sekali dia sudah tertidur"ucap Jackson sambil terus menatap ponselnya dan bermain.
"hah?tidur?Fiona sangat jarang sekali tidur siang?apakah dia benar benar marah padaku yah?"ucap felix sambil terus melihat kearah ponselnya.
"astaga?kau memangnya belum meminta maaf padanya?"ucap Jackson sambil terus melihat kearah ponselnya.
"hehe belum"ucap felix sambil menggelengkan kepalanya dan menyeringai.
"dasar bocah nakal!sudah sana minta maaf dulu,setelah berhasil mendapatkan maaf dari fiona,ayah akan belikan skin limited edition untukmu" felix yang mendengarnya segera menyimpan handphone nya lalu bergegas keluar mendatangi kamar Fiona.
__ADS_1
tanpa ada ketukan felix langsung masuk saja kedalam kamar fiona,dan alangkah terkejutnya melihat fiona yang tengah tertidur dengan mata yang bengkak.
"loh?beneran tidur?"felix yang tadinya ingin meminta maaf memutuskan untuk nanti saja setelah fiona terbangun,namun baru saja ia berbalik lagi untuk keluar kamar,tiba tiba matanya tertuju pada secarik kertas yang berada di sampimg fiona.
"loh?kertas apa ini?"felix yang merasa penasaran kemudian mengambil kertas itu dan membacanya.
POV ISI KERTAS
'ayah kalian tidak menginginkan kalian,dia hanya ingin mama kalian,bukan kalian!!'
isi dari kertas itu hanya satu kalimat,tapi bagi Fiona isinya seperti duri yang menancap di hatinya.
"astaga?dari siapa ini?"felix yakin sekali bahwa kertas ini pemberian dari seseorang karena melihat tulisannya yang rapih dan bagus.
namun felix juga berpikir yang sama seperti fiona yaitu sakit hati 'apa benar ya?yang ditulis di kertas ini?' kini hati felix sedikit goyah terhadap Jackson,namun karena felix adalah orang yang tidak mudah dibodohi,jadi ia segera merobek kertas itu lalu membuangnya.
felix yakin kalau pesan yang tertera dikertas ini hanyalah tipuan.
"tidak-tidak,aku yakin yang ditulis di kertas ini hanyalah kebohongan"felix lalu segera keluar dari kamar Fiona,dengan ekspresi yang sedikit murung,karena bagaimanapun felix juga adalah seorang bocah dan Merasa terpengaruhi oleh kata kata yang ada di kertas.
"kenapa murung?apakah Fiona tidak memaafkan mu?"ucap Jackson lalu menyimpan ponselnya,dan menatap ke arah felix.
Felix hanya menggeleng dan kemudian memutuskan untuk tidur.hari ini ia benar benar tak mood melihat wajah ayahnya.
Jackson yang merasa kebingungan atas perubahan sikap felix segera keluar dari kamar dan bertemu dengan Anna.
terlihat Anna yang tengah mencuci piring tanpa menggunakan celemek,sehingga cipratan air menembus pakaiannya.
"astaga sayang?lihatlah baju mu ini basah kuyup,sini biar aku yang menggantikan bajumu"ucap Jackson dengan nada rayuan.
"ih? dasar genit,dari kesempatan aja,udah sana gih main lagi aja sama anak anak".
__ADS_1
"mereka berdua tidur"ucap Jackson lalu duduk di kursi sambil mengemil beberapa kue yang dibuat Anna.
"loh tidur?Aneh sekali mereka sangat jarang tertidur pada siang hari"anna lalu mendekati Jackson dan ikut duduk didepannya.
"entahlah sayang,semoga mereka baik baik saja"Jackson dan anna kemudian masuk kedalam kamar bersama sama.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
......................
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
POV BARNES
kini disebuah hotel nampak seorang pria yang tengah mandi sambil dikelilingi oleh banyak wanita bugil.
"tuan Barnes,anda sangat harum"goda salah satu dari wanita itu sambil meraba raba dada bidang Barnes.
Barnes yang tidak tertarik dan berselera segera menyuruh para wanita wanita penggoda itu untuk keluar.
"aku tidak merasa tertarik pada kalian!pergi keluar sekarang juga!"para wanita penggoda yang mendengarnya segera pergi keluar meninggalkan barnes sendirian yang tengah rebahan di dalam bathub air.
ternyata kini yang ada didalam pikirannya hanyalah Anna,gadis yang telah membuat hati Barnes kembali bercahaya,ia benar benar tak yakin akan hatinya.
selama ini Barnes tak pernah benar benar mencintai seseorang,apalagi gadis biasa seperti Anna,Namun entahlah,hati bisa kapan saja berubah.
ketika ia sedang mandi sambil menyesap rokok,pintu kamar mandi tiba tiba berbunyi,dan masuklah seorang pria yang memakai topi dan masker.
"tuan Barnes,maafkan aku,aku ingin melaporkan bahwa Fiona anak dari Anna telah mendapatkan surat yang anda berikan"ternyata pria itu adalah pria yang memberikan surat kepada Fiona ketika sedang mencari boneka.
__ADS_1
"bagus!aku ingin segera Anna dan Jackson berpisah,maka dari itu nanti aku akan membutuhkanmu lagi"pria itu lalu keluar dari kamar mandi,diiringi dengan senyuman yang mengerikan dari mulut Barnes.
ternyata Barnes sengaja ingin merusak hubungan kedua anak Anna dengan Jackson,sehingga dapat memudahkan Jackson untuk perlahan lahan masuk kedalam hati sang anak.