Pandangan Sesaat

Pandangan Sesaat
14.pertemuan kedua


__ADS_3

matahari menyinari pagi yang cerah hari ini,ketika semua orang sudah sibuk dengan kegiatan mereka masing masing,justru kini terlihat Anna yang masih tertidur.


sorot matahari masuk kedalam sela sela jendela kamarnya,sehingga membuat dirinya sedikit terganggu,dan dengan sedikit malas ia membuka matanya perlahan lahan.


Anna pun kini sudah terbangun dengan pakaian daster yang longgar,sehingga terlihatlah bra berwarna merah yang Anna pakai.


"hoamm(menguap),aduhh udah siang ternyata,aku telat bangun"anna kemudian merapihkan bajunya,dan bergegas pergi keluar untuk membuka pintu dan melakukan bersih-bersih.


ketika Anna membuka pintu rumahnya,nampak tergeletak sebuah amplop dibawah pintu,Anna yang merasa penasaran kemudian mengambilnya dan membukanya.


ketika amplop itu sudah dibuka, ternyata isinya adalah sebuah kertas berisi surat dari Adela.


"Adela?"dengan penasaran Anna pun membaca isi surat dari Adela.


...Anna,ini aku Adela,maaf yah aku pergi tanpa pamit dulu sama kamu,soalnya aku gak mau terus ngerepotin kamu, sekarang jaga diri kamu baik baik yah,semoga suatu saat lagi kita dapat bertemu....


_ADELA_


setelah membaca surat dari Adela,dirinya merasa sedih,karena kini dan untuk kedepannya ia akan hidup sendiri lagi.


"hemm,Adela"kini wajah anna terlihat murung,dan sangat tidak ber mood untuk melakukan beres beres,namun dengan terpaksa anna pun tersenyum dan menguatkan dirinya sendiri.


"ayo Anna,semangat"setelah berkata sedemikian Anna pun mulai melakukan beres beres,namun Anna tidak menyadari bahwa ada seorang pria memakai jaket dan tupluk sehingga tidak dapat terlihat wajahnya,pria itu sedang mengawasi dirinya, kemudian memotret dan mengirim kepada seseorang.ketika pria itu akan pergi ia tersenyum sangat menakutkan kemudian pergi diantara kerumunan orang orang.


setelah melakukan beres beres,anna pun memutuskan untuk beristirahat sejenak,dan saat sedang bersantai,tiba tiba datanglah seorang kurir pos,yang mengirimkan sebuah surat.


"mba permisi,ini ada surat"Anna kemudian berdiri dan mengambilnya,tanpa bertanya surat itu dari siapa,karena anna menyangka bahwa surat itu dikirim oleh sang ibu.


"oh Iyah makasih ya mas"Setelah menandatangani sebuah kertas,Anna lalu membawa surat itu,dan membacanya.

__ADS_1


namun siapa sangka ternyata surat itu bukanlah dari sang ibu,melainkan dari tempat cafe,tempat Anna dan adela melamar kerja.


"loh ko?aku kirain dari ibu"anna kemudian melanjutkan membacanya,yang ternyata surat itu mengumumkan bahwa Anna diterima kerja dicafe tersebut.


"hah?woww ahaha aku keterima?"Anna merasa sangat senang,namun juga sedih,karena teringat ketika ia dan adela melamar kerja bersama sama,namun kini hanya Anna lah yang akan bekerja sendirian.


tapi anna kemudian teringat bayi yang ada didalam kandungannya, sehingga ia pun memutuskan untuk tetap semangat mencari nafkah.


namun yang semakin membuatnya terkejut adalah, ternyata malam ini Anna sudah harus bekerja,karena mendapat bagian sift malam.


"malam ini astaga?kalau begitu aku harus segera menyiapkan pakaian untuk malam"Anna pun segera bergegas memilih pakaian untuk ia pakai nanti malam.


...kini malam pun tiba...


Anna sudah siap dan cantik dengan memakai kemeja putih dan rok hitam sepadan.


"nah udah siap,tinggal berangkat deh"Anna kemudian keluar dari rumahnya,dan bergegas pergi menuju cafe dengan berjalan kaki.


Anna terus berjalan sambil menikmati suasana kota yang ramai,karena Anna memutuskan untuk mengambil jalan besar ketimbang jalan gang.


setelah sampai dicafe,Anna kemudian bergegas ke kasir dan menanyakan mengenai pekerjaan nya.


Anna kemudian diberikan celemek,karena tugasnya adalah untuk mengantarkan setiap makanan kepada pelanggan.


berhubung malam ini adalah malam Minggu,sehingga cafe terlihat sangat ramai,Anna kemudian menarik nafas dalam dalam dan mulai menampilkan senyuman yang manis kepada setiap pelanggan.


kini waktu pun sudah menunjukkan pukul 12 malam,dimana pekerjaan Anna sudah selesai,dan cafe akan segera tutup,Anna pun bersiap siap untuk pulang,karena sudah sangat merasa kelelahan,namun saat dirinya menginjak tanah dan keluar dari halaman cafe,tiba tiba turunlah hujan yang sangat deras sehingga membuat Anna harus menepi,kemudian kembali meneduh dibawah atap cafe.


"aduh ko hujan sih?mana hujannya besar lagi"ketika Anna menatap hujan yang sangat deras ia kembali mengingat peristiwa dimana keperawanannya direnggut oleh seseorang,sehingga menimbulkan sedikit rasa takut dan cemas kini dihati Anna.

__ADS_1


ketika Anna sedang berdiam menunggu hujan reda,dari kejauhan samar samar ia melihat seorang pria dengan setelan jas sedang berjalan menuju ke cafe,namun sayangnya Anna tidak dapat melihat wajahnya karena tertutup oleh payung.


Anna terus menatap pria itu,sehingga ia tidak menyadari bahwa kini pria itu telah ada tepat dihadapannya.


payung pun terangkat sedikit demi sedikit,dan kini terlihatlah wajah dari pria itu yang membuat Anna sangat terkejut,karena ternyata ia adalah Jackson pria yang telah membuat hidup Anna hancur.


Anna dan Jackson terus saling menatap seperti dulu pertama kali mereka bertemu,namun kali ini tatapan mereka mengandung sebuah makna yang tidak dapat diartikan.


mereka berdua sama sama hanyut dalam tatapan yang mendalam,dan kini Jackson melangkah mendekat ke depan anna.


ta ada satupun dari mereka yang memalingkan pandangan karena kini tatapan mereka penuh dengan gairah bukan kebencian.


Jackson dengan berani dan tulus memegang wajah Anna dengan halus kemudian tersenyum,entah jin apa yang merasuki tubuh Anna,kini didalam hatinya ta ada sedikitpun rasa benci kepada Jackson karena kini di lubuk hatinya telah dipenuhi dengan rasa cinta yang diperlihatkan oleh matanya.


Jackson kemudian mulai mendekatkan wajah nya dengan wajah anna,namun ketika mulut mereka akan bertemu,Anna segera sadar kemudian segera mendorong Jackson.


kini amarah Anna memuncak kembali,karena mendapati bahwa Jackson akan menciumnya.


"tu-tuan!apa yang akan anda lakukan?"Anna kemudian melangkah mundur menjauh dari Jackson.


"anna,maafkan aku,biarkan aku sekali ini menjelaskan yang sebenarnya kepadamu,mengenai kejadian 1bulan yang lalu"anna terkejut karena mendapati pria didepannya mengetahui namanya.


Jackson kemudian mulai mendekati kembali anna,dan segera memeluknya.


"Anna!biarkan aku menjelaskan nya? dengarkanlah penjelasan ku."Jackson kemudian melepaskan pelukannya dan mulai mengajak anna untuk duduk di kursi cafe yang telah tutup.


"sebelumnya perkenalkan namaku Jackson,aku ingin mempertanggungjawabkan atas apa yang telah aku lakukan padamu"Jackson kemudian memegang tangan Anna dan menciumnya.


"1 bulan yang lalu........."Jackson kemudian menceritakan kejadian yang menimpa dirinya yang diberikan obat perangsang oleh musuh, sehingga harus memperkosa Anna.

__ADS_1


Anna yang mendengar hal itu sedikit percaya dan tidak percaya,namun karena ia melihat niat baik Jackson untuk mempertanggungjawabkan nya ia pun mulai mengikuti kata hatinya dan mempercayainya.


ketika mereka sedang melanjutkan obrolan mereka,tiba tiba muncul kembali pria yang selalu mengawasi Anna,namun kini dengan ekspresi yang berbeda yaitu,kini ekspresi nya terlihat marah,melihat Anna dan Jackson bersama.


__ADS_2