Pandangan Sesaat

Pandangan Sesaat
47.agnes terancam


__ADS_3

mobil Jackson pun pergi melaju meninggalkan rumah Anna,dan kini tampak dirinya yang tengah fokus menatap ke arah jalanan.


"Agnes?kau mulai macam macam denganku".ucap Jackson marah.


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


......................


HOTEL DELI


kini Jackson telah sampai disebuah parkiran hotel yang sangat besar dan mewah,nampak berjajar puluhan mobil tang tak kalah mewah dari miliknya.


tanpa berlama lama,ia pun memasuki pintu hotel dan langsung menuju kesebuah kamar.


Ting tong......Jackson segera menekan tombol bel.


ceklek (pintu terbuka).


"oh tuan Jackson?". ternyata yang ada didalam kamar hotel adalah agnes yang kini tengah memakai baju dress merah yang sangat seksi,bahkan hampir telanjang.


tanpa berbasa basi Jackson segera memasuki kamar hotel dan duduk diatas sofa.


"tuan Jackson?kau benar benar datang?"ucap agnes dengan nada manja.


ternyata waktu sore tadi agnes telah mengirim pesan kepada Jackson yang isinya adalah ajakan dinner malam ini.


"agnes?kau seperti pelacur"ucap Jackson dengan tatapan jijik ke arah Agnes.


Agnes yang sedari tadi tersenyum,segera terdiam seribu bahasa,dan merasa kebingungan.


"tu-tuan Jackson?a-aku tidak seperti itu,aku hanya ingin mengajakmu bermain sebentar"seperti tak punya rasa malu justru agnes malah mendekati Jackson sambil membusungkan kedua dadanya.


"cihh,kau sama seperti kakak mu".Jackson lalu segera mendorong tubuh Agnes sampai terpental.


"a-aw,tu-tuan Jackson?a-apa maksudmu?a-aku tidak memiliki kakak"rintisan suara agnes sambil berusaha berdiri kembali,ia terus berusaha berakting dan memperlihatkan wajah melasnya.

__ADS_1


"haha,jangan kira aku bodoh agnes!aku sudah tahu siasat mu dari awal".ungkap Jackson lalu mempererat cengkraman tangannya.


Agnes yang mendengarnya sangat terkejut,namun ta ada lagi cara membela,karena ia tahu bahwa Jackson bukanlah orang yang mudah dibodohi.


"haha,Jackson?kau ternyata tidak sebodoh yang aku kira"ucap agnes sambil tersenyum gila.


"tapi!itu tidak masalah,karena kini yang aku inginkan adalah, kesengsaraan mu"tanpa berkata kata lagi agnes segera mengeluarkan pistol dari dalam stocking hitam nya,dan segera menembak ke arah Jackson.


dengan cepat Jackson segera menghindar,dan mengeluarkan 1 buah pistol dari dalam jassnya.


dor dor dor....


didalam kamar Nomor 23 kini sedang terdengar kegaduhan suara pistol,sedangkan diluar kamar,nampak sunyi bahkan banyak orang yang berlalu lalang,karena kamar yang kedap suara,sehingga kegaduhan yang terjadi didalam tidak dapat terdengar ke luar.


"Jackson!mati saja kau!".


dor.dor.dor


agnes terus menembak namun sayangnya tembakannya ta ada satupun yang berhasil,justru ia malah membuat kamar hotel berantakan.


"haha agnes,kau bodoh!kau saja yang mati!".


"ha?"agnes terkejut setengah mati,karena 1 tembakan dari Jackson hampir mengenai kepalanya.


agnes yang terkejut,tidak sengaja menjatuhkan pistol ditangannya,dan peluang ini tentu saja tidak dilewatkan oleh Jackson,ia segera berlari dan menangkap tubuh agnes,lalu membiusnya,dan segera membawa nya pergi ke suatu tempat.


...****************...


kini dilain tempat terlihat anna yang tidak bisa tertidur karena memikirkan Jackson,ia benar benar sudah tak sabar menunggu hari pernikahan.


"a-astaga?aku akan menikah"ucap anna dengan merona.


"a-aku?sangat gugup"anna lalu memegang dadanya sambil tersenyum.


Anna lalu mengambil ponselnya,dan memutuskan untuk menghubungi Jackson,namun sayangnya nomor teleponnya sama sekali tidak aktif.


nutt nutt nuttt


"loh?gak aktif?"anna dengan kesal melempar ponsel dan segera pergi tidur.

__ADS_1


...****************...


sedangkan kini Jackson yang sudah berada di sebuah hutan,dan memasuki sebuah pangkalan rahasia,dimana disinilah tempat Jackson membunuh banyak Mayat.


"selamat datang tuan"sapa seorang pria yang membukakan pintu.


"hemm,bawakan gadis didalam mobil ke hadapan ku sekarang juga!".


tak berselang lama,Jackson segera duduk di sebuah kursi yang terpajang bangkai kepala harimau,yang nampak bahwa kursi ini adalah tempat singgah sana kebesarannya.


bruk....


"ini tuan,gadis yang anda minta".


"a-aw!"agnes yang sudah tersadar segera membuka matanya dan melihat ke sekeliling yang dipenuhi dengan mayat mayat yang menggantung.


"ha? J-Jackson?kau gila!lepaskan aku"agnes terus meronta dan berusaha melepaskan ikatan tali dari tangan dan kakinya.


"cihh! berharap dilepas?orang yang ingin berurusan dengan ku tidak dapat semudah itu untuk melarikan diri".Jackson lalu berdiri dan mengeluarkan sebuah pedang yang sangat panjang.


"sekarang aku memberimu pilihan!kau memilih untuk membunuh dirimu sendiri...atau...kau akan diasingkan kesebuah pulau dimana pulau tersebut tidak berpenghuni dan jauh dari dunia luar". ucap Jackson dengan menyeringai.


"gi-gila!kau memangg gila!".


Jackson yang melihat agnes sengsara segera tertawa dengan sangat keras dan bergema.


"haha,agnes!aku tidak tahu, apakah aku yang gila apa kau yang gila karena berani masuk kedalam sangkar harimau!".


kini agnes Mulai sadar bahwa dirinya bukan tandingan Jackson,dan ia mulai menyesal, atas perbuatan yang ia lakukan.


"a-aku,aku minta maaf tuan Jackson, tolong lepaskan aku,aku akan melakukan apapun untukmu,untuk melayani mu saja aku bersedia".ucap agnes dengan nada memohon dan menangis.


"melayani?memangnya kau wanita suci?aku tidak Sudi lama lama bersama wanita licik dan ****** sepertimu,sekarang aku memberikan pilihan 1 kali lagi,kau memilih membunuh dirimu sendiri dengan pedang ini!...atau....kau akan ku asingkan kesebuah pulau tak berpenghuni,yang sangat jauh dari kata kehidupan.


Agnes begitu terkejut,namun tanpa berpikir ia segera memilih pilihan kedua,tanpa mengetahui konsekuensi nya.


"a-aku memilih Pilihan yang kedua,aku mohon lepaskan aku".


namun kini Jackson tetaplah Jackson yang merupakan mafia berdarah dingin,dan tidak memiliki belas kesujan sedikitpun.

__ADS_1


dengan cepat agnes diseret keluar dan bersiap dikirim kesebuah pulau yang benar benar tidka berpenghuni,dan jauh dari kata kehidupan.


__ADS_2