
kini terlihat Anna yang telah usai menyiapkan hidangan,untuk perjamuan malam ini.
"Anna terimakasih,pasti tuan Jackson akan menyukainya,"Anna kemudian tersenyum sambil membereskan sisa bahan bahan,yang akan ia buang.
"kalau begitu nyonya,saya mandi terlebih dahulu,apalagi kini fiona sedang dalam fase sembuh"waili tersenyum lalu mengangguk.
ketika di dapur sedang tidak ada orang,munculah felix dan Eric,yang tengah menatap hidangan yang sangat menggiurkan.
"wahhh,terlihat sangat lezat,aku mau aku mau"ketika tangan felix akan mengambil udang tiba tiba tangannya segera di tepas oleh Eric.
"dasar bocah nakal,kau lupa? malam ini tuan Jackson akan datang kesini,sudah sekarang kau bersiap siap saja,tuan Jackson akan segera datang"felix kemudian teringat akan hal itu dan bergegas ke dalam kamar nya untuk mandi.
dan kini Anna terlihat memakai pakaian dres,untuk menyambut kedatangan Jackson.
"tidak Anna,di dunia ini yang memiliki nama seperti itu sangat banyak,namun ketika ia akan menyambut kedatangan Jackson,fiona tiba tiba merengek ingin,makan dan disuapi oleh anna.
Anna akhirnya memutuskan untuk tidak menyambut kedatangan Jackson,karena ia merasa kasihan kepada anaknya yang tengah demam.
Anna lalu mulai menyuapi satu huapan demi huapan kepada fiona,sedangkan kini di ruangan yang lain,waili dan Eric,felix tengah menyambut kedatangan Jackson.
"selamat datang tuan"Jackson seperti biasanya nampak tidak menunjukkan ekspresi apapun selain datar.
sedangkan ketika felix menyapa Jackson, terlihat ekspresi senyuman di wajah Jackson,waili begitu merasa kebingungan,namun ia tidak terlalu memikirkannya.
ketika waili dan Jackson memasuki dapur, terlihat Jackson menengok ke sana kemari mencari sesuatu.
__ADS_1
namun waili tidak menyadari hal itu,dan segera mengajak Jackson untuk menyantap hidangan.
"mari tuan, silahkan duduk"Jackson lalu duduk dan mulai menyantap makanan bersama yang lainnya,tanpa adanya obrolan apapun.
ketika Jackson tengah menyantap makanannya didapur,tiba tiba matanya menangkap sesosok wanita yang sangat ia kenali bahkan cari cari.
'anna?'Jackson terperengah menatap foto yang berada didinding menunjukkan foto Anna bersama kedua anaknya.
'aku tidak salah lagi,Anna berada disini!tapi?siapa gadis kecil itu?'Jackson terus bertanya dan mengacuh didalam hatinya, mempertanyakan siapa gadis kecil yang begitu mirip dengan Anna.
ketika kebingungannya belum terjawab,tiba tiba di susunan tangga,yang menghadap ke dapur,turunlah seorang wanita yang sangat cantik yaitu Anna.
kini mata Anna dan Jackson saling menatap,namun Anna segera memalingkan pandangannya,dan segera masuk kedalam ruangan yang berada disebelah ruang makan.
"astaga sial!maafkan saya nyonya,saya izin pergi ke toilet"Jackson lalu pergi dengan menggunakan alasan untuk membersihkan nya.
sesampainya didepan toilet,lalu terbukalah pintu dan terlihat Anna yang sudah selesai dari toilet.
kini Anna tidak menoleh sedikitpun dan segera meninggalkan Jackson,namun langkahnya baru saja terhenti,karena kini Jackson tengah memegang erat tangan anna.
Anna lalu menoleh,dan tanpa disadarinya,kini kedua bibir mereka telah saling beradu.
terdengar lenguhan lenguhan kecil dari mulut Anna,dan mencoba untuk mendorongnya.
setelah ciuman singkat itu,Jackson segera meminta maaf,dan ingin mereka kembali seperti dulu,karena walaupun mereka tidak saling mengungkapkan perasaan,namun di lubuk hati mereka yang paling dalam sebenarnya saling mencintai.
__ADS_1
"tuan,saya mohon lepaskan saya"anna terlihat murung tanpa melihat kearah Jackson.
"aku ingin kita kembali seperti dulu lagi!,aku tahu aku salah,maafkan aku!"namun ucapan itu seolah hanya gurauan Jackson,yang terdengar oleh anna.
"sudah tuan,aku tidak mempunyai urusan apapun lagi denganmu,jadi aku harap mulai detik ini sampai akhir nanti,kita tidak akan pernah bertemu kembali"Jackson terdengar tersenyum.
"lalu bagaimana dengan anak kita?Felix?"anna yang mendengar hal itu segera menatap mata Jackson dengan tajam,karena dulu ia ingat sekali bahwa Jackson tidak ingin mengakui anak yang berada di kandungannya.
namun tanpa mereka sadari,kini terlihat felix yang tengah menguping pembicaraan mereka, kemudian menunjukan ekspresi sedih,ketika Anna mengatakan kepada Jackson bahwa dulunya Jackson tidak menginginkan bayi yang ada didalam kandungannya yaitu felix dan Fiona.
namun belum usai pembicaraan itu,felix segera pergi meninggalkan mereka berdua dan bergegas masuk kedalam kamarnya.
"Anna,maafkan aku sekali lagi,mungkin memang benar,aku adalah pria bodoh waktu itu,namun kini aku telah menyadari nya,bahwa itu semua palsu ulah Adela".bagai ditusuk ombak hatinya ketika mendengar nama Adela dalang dibalik semua ini.
"a-adela?"namun ketika Anna akan melanjutkan obrolannya,terdengar langkah kaki menuju toilet yang ternyata itu adalah waili.
Anna segera menjauhkan tubuhnya dan tubuh Jackson,agar waili tidak curiga.
"em maaf tuan,saya kira anda memiliki masalah,karena begitu lama di toilet"Anna kemudian segera berbohong bahwa dirinya terlalu lama didalam toilet sehingga mengharuskan Jackson menunggunya.
namun setelah waili pergi meninggalkan mereka berdua.Jackson segera tersenyum dan mencium tangan Anna."aku sudah sangat lama mencari mu,akan ku pastikan kita akan kembali lagi seperti dulu".dan kini Jackson pergi meninggalkan anna terlihat masih syok karena kedatangan Jackson.
setibanya kembali Jackson ditempat makan,ia kebingungan karena melihat felix sudah tidak ada diatas tempat duduknya,namun waili bilang,bahwa felix merasa mengantuk sehingga pergi tidur duluan.
dan acara perjamuan malam itupun berkahir,dan dari sinilah perjuangan Jackson untuk mendapatkan kembali anna
__ADS_1