
plang plang plang (suara ketukan piring dan sendok).
tidak ada satupun orang yang mau mengeluarkan suara ditengah makan malam berlima ini,nampaknya mereka sama sama sibuk dengan pikiran masing masing.
'kenapa harus ada bocah tengik itu?kalau tidak ada dia sudah pasti malam ini akan bahagia' gerutu Elis dalam hati,karena merasa tidak nyaman akan kehadiran Jackson.
sedangkan fiona dan felix terus tersenyum senyum,karena merasa bahagia,dapat berkumpul seperti keluarga yang utuh.
'aduh!ko jadi gini sih,makanan udah mau habis,tapi ga ada sedikitpun yang keluar dari mulut ibu maupun Jackson' terlihat Anna,yang kebingungan karena ia merasa suasana disana sangat canggung antara ibunya dan Jackson.
"ehem ehem(berdehem),oh iya na,nanti besok kita mau jalan jalan kemana?"tanya Elis pada sang anak,dan menatap kedua cucunya.
"fiuh(menghela nafas)gimana kalo besok kita pergi ke kebun binatang aja?"fiona dan felix sontak berteriak kegirangan karena merasa senang.
"wahh,boleh tuh, berempat ajakan?"felix dan fiona yang awalnya kegirangan,segera murung, mendengar kata berempat.
"loh ko berempat sih nek?berlima dong,sama paman Jackson"Elis yang mendengarnya segera menatap kearah Jackson dengan tatapan intens.
"sudah berempat saja,paman Jackson pasti sibuk!benarkan?"Jackson yang merasakan aura kekesalan di wajah Elis,hanya tersenyum sambil mengangguk.
"yah,ga seru kalo berempat,mending berlima aja"Fiona terus memaksa Elis dan Anna agar Jackson dapat ikut.
Elis hanya mengendus dengan kesal,sambil terus menatap kearah Jackson,sedangkan Anna hanya celingukan melihat tingkah ibunya dengan Jackson.
"Sudah sudah kalau begitu begini saja,kita bermain ke kebun binatangnya berempat dulu,nanti malamnya kita bakar bakar,ajak paman Jackson bagiamana?"Felix dan Fiona kemudian saling memandang dan berpikir.
"Yasudah,tapi aku ingin paman Jackson hari ini,menginap dulu disini,lihatlah nenek!mama!,hari sudah sangat larut,sangat rawan sekali bila paman Jackson pulang sekarang"Elis yang mendengar nya segera melotot,melihat ke arah Felix.
"Aduh sayang,ga baik dong,kalo seorang pria menginap dirumah wanita yang bukan istrinya"ucap Elis.
__ADS_1
"Loh tapikan nek,waktu kemarin aja paman Jackson mengi-"ketika Felix akan melanjutkan omongannya mengenai kejadian Jackson yang menginap dirumah, segera dihentikan oleh Anna yang langsung memotong obrolan Felix.
"Iya Bu,Anna lupa bilang,kalau kemarin Jackson hampir menginap dirumah,tapi untungnya gak jadi"Felix yang ingin mengatakan kebenaran,segera dihentikan oleh Fiona yang paham akan kondisi sang mama,hingga menyuruh felix untuk berdiam dan tidak berbicara.
"Loh hampir menginap?emang kenapa?"Anna yang kebingungan dan tida tahu harus menjawab apa,karena jika sampai sang ibu tahu bahwa Jackson pernah menginap dirumah,pasti akan sangat marah.
Jackson yang sedari tadi memainkan ponselnya, segera mendapatkan sebuah pesan dari Jhon.
Obrolan Jhon dan Jackson
Tuan mohon maaf kalau saya
Mengganggu waktu anda,saya
Memiliki informasi.
Jackson
Jhon
Toko tempat nyonya Elis
bekerja sedang mengalami
Kebangkrutan,karena pemilik
dari toko itu telah ditipu,dan rugi
Banyak uang.
__ADS_1
-Read-
'kebangkrutan?ini adalah peluang untukku' setelah makan malam selesai semua orang segera bersiap untuk tidur,sedangkan Jackson kini terlihat tengah mengobrol bersama Elis.
"maafkan saya,tapi saya dengar toko tempat anda bekerja sedang berada diambang kebangkrutan?"Elis yang mendengarnya,segera mengkerutkan kening,karena ia tidak tahu Jackson mengetahui hal ini dari mana.
"Benar,memangnya?"Jackson lalu segera menawarkan agar melakukan kontrak dengan perusahaan miliknya.
Namun karena Elis yang tidak paham mengenai hal tersebut,hanya bisa mengangguk tanpa mencernanya.
"Aduh,sudah saya tidak mengerti mengenai infestasi kaya begitu,nanti saya kirim aja nomor nyonya edelis ke kamu"Jackson lalu mengangguk,sambil tersenyum.
'mulus,berjalan dengan lancar'kini Jackson merasa kegirangan karena rencananya sedikit demi sedikit mulai berhasil.
Sedangkan kini dipikiran Elis,Mulai merubah pandangannya terhadap Jackson,'apa benar, Jackson sebenarnya orang baik?'setelah Elis berpikir,ia melihat kearah Anna dan kedua cucunya,yang tengah tertawa.
'bagaimanapun,kedua cucu ku harus tahu kalau Jackson adalah ayah logis mereka'.
'Apalagi aku yakin,kalau sebenarnya dihati Anna,masih menyimpan rasa kepada Jackson'.
"Sekarang sudah malam,kau pulang saja,tidak baik seorang pria terlalu lama dirumah wanita"Jackson segera menurut,dan berpamitan,kepada Anna dan kedua anaknya.
"Loh?paman Jackson mau pulang?"Jackson lalu tersenyum,sambil mencuil sedikit pipi Felix dan Fiona.
"Iya sayang,nanti paman Felix besok kesini lagi"Felix dan fiona kemudian pergi memeluk Jackson sambil mencium pipinya.
"Yasudah paman,hati hati dijalan yah"setelah berpamitan Jackson kemudian pergi meninggalkan rumah anna.
CUSSS LANJUTT>.<
__ADS_1