
"Lo tinggal pilih mau atau gak?"
"Gila lo ya? Gak waras"
setelah mengatakan itu cewek tersebut memutuskan untuk pergi.
"Gue gak main-main ini serius", teriak lawan bicara nya.
arghhhhh gila tuh cewek berani-beraninya nolak gue
"Gimana berhasil gak?", tanya salah seorang teman cowok itu a.ka Kevin. Yang di ajak ngomong hanya mengacak rambut nya gusar.
"Dah ketebak ama gue lo pasti abis di tolak ma tuh cewek tomboy. Gila sadis amat lo broo", Kevin berkacak pinggang.
"Abisnya sih lo ngajak pacaran tiba-tiba pdkt dulu setidaknya", sambung Kevin.
"woy mas bro", kata satu lagi sohib nya yang bernama Diko sambil menepuk kepala Kevin.
"dari mana lu beo sekarang baru muncul. Lo liat noh si Awan di tolak ma tuh cewek"
"wah wahh kabar baru ni. Ga ada dalam sejarah Awan pangeran kampus ditolak ama cewek. Emang siapa sih tu cewek kok gue kudet gini", Diko menyenggol tangan Awan.
"noh si cewek tomboy alias Bulan"
"eits pangeran kampus lo masih ingat kan ama taruhan kita", Kevin menyikut bahu Awan
"tenang aja gue akan taklukin dia dalam waktu 30 hari", kata Awan.
Dirasakan getaran hp Awan disaku celananya. Ia menggeser tombol hijau.
__ADS_1
"halo yang"
"........"
"iya aku kesana, ni mau otw"
"......."
"love you honey"
Awan mematikan ponselnya memasukkan kedalam tas nya.
"ketebak ama gue tuh si Desi kan pacar lo ke 20", ledek Diko.
"gue cabut ya ada urusan bentar", Awan berlari ke mobilnya.
"jahat amat author nya bilang kita beo"
"lo yang beo Diko Wiratrista"
"lo juga noh kan authornya bilang 'kita'"
"lo aja gue mah angsa"
"angsa ma beo beda?"
"heh udah sana balik lagi kecerita ribut mulu aduhhhh"
🍃🍃🍃🍃
__ADS_1
Bulan Febriyanti mahasiswa semester 3 yang sekarang berada di kantin. Sejak ia kuliah disini tak ada satupun yang mau berteman dengannya. Dulu ada pas di Tk cuma ya itu dia ga ada teman cewek nya karna ia terkenal dengan 'tomboy'.
"gila tuh cowok gak kenal malah ngajak pacaran. Blom kenal gue dia ya. Gue sikat abis tuh cowok", gumam Bulan.
gubrakkk
Bulan melihat siapa yang memukul meja yang sedang ditempatinya. Bulan tersenyum miring melihat yang ternyata adalah anak semester 5 mereka menamakan geng nya yaitu anak hits.
"lo ada hubungan apa sama pacar gue?", kata cewek yang paling depan a.ka Lina yang sepertinya ketua geng.
Bulan memilih tak merespon toh ngapain juga ngurusin orang gak waras kayak Lina buang waktu aja. Bulan melanjutkan makan bakso yang tersisa sedikit lagi.
"lo budeg ya?! ditanya kok gak dijawab punya mulut gak sih", sambung Lina.
"udah lin kasih pelajaran tuh anak", saut teman geng nya.
"bener-bener lo ya cari mati", Lina mulai geram.
Ia menarik dan menjambak rambut Bulan. Bulan yang tak terima mencengkram pergelangan tangan Lina. Ia memutar tangan cewek itu hingga mengaduh kesakitan.
"lo cewek gila. sakit tau gak"
"gini ya kak, aku ga ada hubungan apapun sama pacar kakak. Gimana ada hubungan pacar kakak aja aku gatau siapa"
"mulai sekarang lo ada hubungan sama gue"
Bulan, Lina dan geng nya termasuk penonton kantin yang ramai dari tadi melihat siapa pemilik suara tersebut. Mereka terkejut tak disangka itu adalah Awan.
Awan berjalan dengan dua sahabatnya siapa lagi kalau bukan Kevin dan Diko. Awan merangkul Bulan tak lupa dengan wajah kaget dari orang-orang termasuk Bulan.
__ADS_1