Pembalasan Istri Yang Terzalimi

Pembalasan Istri Yang Terzalimi
01


__ADS_3

Sudah 15 tahun usia pernikahanku,,,tapi suamiku tidak pernah bisa menghargai aq sebagai istrinya.


Nama ku Ariana,dn suamiku bernama Aris.Alhamdulillah kmi memiliki dua orang putra,,tapi entah apa salah ku.. Hingga di mata suami dan mertua ku, semua yg aku lakukan selalu salah,,puncak kekesalan,dam kesabaran ku habis.


Suatu hari ibu mertua ku kehilangan uang,yg jumlahnya lumayan banyak bagi kami yg hanya buruh petani karet.yang membuat aku sakit hati mereka menuduh aku yg mengambilnya, setelah mendatangi seorang dukun di Desa tetangga., dengan percaya diri mereka seyakin itu menuduh ku,sampai-sampai aku harus mengucapkan sumpah

__ADS_1


sakit hati yang aku rasakan berkali-kali lipat rasanya, sampai sampai suamiku ikut menuduh ku.dengan rasa sakit yg aku rasa,aku nekat pergi dari rumah dan membawa kedua anak kami.. entah kemana tujuan ku,aku belum tau yang ada dalam pikiran ku sekarang hanyalah pergi sejauh jauhnya dari keluarga suamiku.


Untung nya kedua ank ku mengerti dengan keadaan ku, karena mereka menyaksikan sendiri bagaimana ayah dan nenek nya menuduh dan menghinaku separah itu, mereka pun kecewa dengan ayah nya bukanya membela ku,tapi malah ikut menyalahkan ku.


Akhirnya aku dan anak ku sampai di jalan lintas, untuk menunggu mobil Bis yg bisa membawa kmi pergi dari Desa yg sudah menyiksa batin ku, dengan harapan aku dan anakku bisa menemukan kebahagiaan kami.Bis yg kami tunggu akhirnya datang juga,aku dan anakku bergegas untuk naik ke Bis,takut nanti suamiku mengetahui klu kmi sudah pergi dari rumah, karena kami pergi di saat suami ku sedang berada di rmh orang tua nya.

__ADS_1


untung nya mobil Bis yg kmi tumpangi langsung berangkat,ada rasa lega dan sedih yang aku rasakan,,lega karena aku bisa pergi dari rumah yg bnyak menyimpan kesedihan di hati ku,sedih ny setelah aku memandangi kedua anak ku yang sekarang tertidur dengan nyenyak nya,, bagaimana nasib dan masa depan mereka kelak.


Tidak terasa sudah 4 jam kmi melakukan perjalanan,, akhirnya ny kami sampai juga di kota xxxxx,aku segera membangun kan anak2 ku untuk segera turun dari mobil Bis yang kami tumpangi.Tujuan ku sekarang mencari warung makan untuk mengisi perut kami yang sudah kelaparan, karena kami belum makan sesuatu semenjak keluar dari rumah,, hampir 15 menit kami berjalan akhirnya sampai juga di warung makan sederhana.sambil memikirkan dimana nanti kmi akan tinggal.


Alhamdulillah ada rezeki untuk kami pemilik warung makan menawarkan tempat tinggal untuk aku dan anakku sekaligus pekerjaan untuk, walaupun hanya bantu- bantu pemilik warung makan,, karena ibu pemilik warung makan seorang janda yg tinggal suaminya meninggal dunia, dan ibu Ratih tidak memiliki anak,,semoga ini awal yg baik untuk masa depan aku dan anakku Aamiin ya Allah.

__ADS_1


__ADS_2