Pembalasan Istri Yang Terzalimi

Pembalasan Istri Yang Terzalimi
mengikhlaskan


__ADS_3

anak Runi,diam tidak menangis lagi, setelah kepalanya di Elus ibunya...Runi perlahan bangun dari tidur panjangnya.. mba Ajeng yang melihat gerakan Runi yang seperti nya ingin duduk segera menghampiri dan membantu Runi duduk... sambil menghapus sisa air mata nya mba Ajeng yang sudah berada di samping Runi dan berkata...


biar mba bantu run...kamu butuh sesuatu biar mba yang ambil kan...


ini mba,Runi mau kasih ASI untuk Riana... sepertinya ia haus ..


para lelaki yang berada di dalam ruangan,, langsung berdiri dan berjalan keluar ruangan.. mereka masih mendengar apa yang Runi katakan pada putrinya...


setelah menemukan posisi yang pas Runi memberikan ASI untuk Riana... dan ia berkata...


Ajeng yang tetap berada di samping Runi di susul ibu Nurul dan istrinya Riswan ikut mendekat.. mereka terdiam mendengar apa yang di bicarakan Runi pada putrinya.. sambil sesekali menghapus air mata yang terus mengalir...



maafin ibu ya nak...ibu terlalu lama meninggal kan mu...(katanya sambil tersenyum dan tangan nya terus mengelus kepala anak nya)oh ya kata ayah nama mu "Ariana Pramuja Atmaja"itu nama yang ayah mu berikan..ayah minta maaf tidak bisa bersama kita..ibu berjanji akan menjaga, merawat mu hingga kamu menemukan kebahagiaan nak...


*****


setelah kejadian itu..Runi sudah beraktivitas seperti biasa nya...kang Mamat dan mba Ajeng yg selalu menemani Runi kalau malam menjelang...


tiga bulan kemudian kebahagiaan datang menghampiri kang Mamat dan mba Ajeng...mba Ajeng sekarang sedang mengandung... penantian setelah 4 tahun menikah... akhirnya mereka diberi rezeki yang tak terduga...


waktu tidak terasa sudah banyak terlewatkan dengan kebahagiaan... sekarang usia Riana sudah 10 tahun, begitu juga dengan anak nya kang Mamat dan mba Ajeng...kang Mamat memiliki anak kembar yang bernama Reno dan Reni... karena usia mereka tidak terlalu jauh jaraknya.. mereka malah seperti anak kembar tiga...


Hari ini, adalah hari dimana Riana,Reno dan Reni lulus dari sekolah menengah atas.... di perjalanan menuju rumah... mereka bercerita sambil mengendarai sepeda,Reno dan Reni memakai sepeda berboncengan...karena jarak dari sekolah tidak terlalu jauh , Riana bertanya pada Reno dan Reni..


kalian setelah lulus mau kemana.... tanya Riana...


kalau aku sih,, kalau ada jodoh mending nikah muda...kayak seru y Riana kalau nikah muda...kata Reni...


kalau kamu Reno,,, tanya Riana LG...


kalau aku pengen kuliah sambil kerja...di kota...aku kan laki laki,,lucu ah kalau nikah muda,ntar istrinya di kasih makan apa... jawab Reno...

__ADS_1


Riana dan Reni menjawab bersama


ya di kasih makan nasi lah...masak di kasih daun... hahaha... mereka tertawa bersama...


begitu lah keseharian mereka kalau sudah bersama.....****


****


Tidak terasa sudah satu tahun berlalu... hari ini hari dimana Riana akan menikah dengan kekasihnya, mereka menjalin hubungan beberapa bulan... karena melihat keseriusan Aris Wicaksono (kekasih Ariana)ibu seruni memberikan restu...


Ariana sekarang berada di dalam kamar sedang di rias.. karena beberapa menit lagi akan menikah.. ditemani Reni sahabat kecil nya.. yang lebih dulu menikah.. dan sekarang ia sedang mengandung.. dan untuk Reno sesuai dengan keinginan nya sekarang ia kuliah sambil bekerja di kota T.. di kota T Reno tinggal bersama Reni saudara kembarnya.. itu pun permintaan dari Dani (suaminya Reni)... karena mereka bekerja di perusahaan yang sama...


Ariana, sudah berubah status nya beberapa menit yang lalu,,, sekarang ia sudah dah menjadi seorang istri dari Aris Wicaksono... senyum bahagia terpancar dari wajah nya... begitu juga dengan pak Harto dan keluarga nya yang ikut merasakan bahagia.... mereka semua berdoa untuk kebahagiaan Ariana



Runi begitu bahagia melihat nya, sambil terus memandangi Ariana yang hari ini begitu cantik ia berbicara pelan... perjuangan ibu sudah berakhir nak...ibu tidak khawatir lagi jika ayah akan menjemput ibu......



Ajeng yang mencari keberadaan seruni tapi tidak menemukan nya.. melihat Riana yang berjalan mendekat..ia pun segera menanyakan keberadaan seruni, sambil menggodanya...


Duh...pengantin baru udah basah aja rambut nya...



Ah mamak,, kata nya sambil tersenyum malu-malu....


oh ya Riana ibu mu mana...mamak(sapaan Riana untuk mba Ajeng) cari cari dari tadi gak ketemu...


oh ibu, tadi sudah bangun mak waktu shalat subuh,, tapi tidur lagi masih capek katanya...


oh... tapi ini kan sudah hampir jam 9 Na... gak biasa nya ibu mu bangun siang, coba kamu lihat sana...

__ADS_1


ya mak, kata Riana sambil berjalan menuju kamar ibu nya...


sesampainya di depan pintu kamar ibu nya, Riana mengetuk pintu kamar...


tok...tok...tok...


ibu.,,,,Bu,,, ibu...di cari mamak Ajeng kata Riana...


karena tidak ada jawaban dari dalam,, Riana mencoba membuka pintu kamar yang ternyata tidak di kunci, dan berjalan mendekati tempat tidur, dan duduk di samping ibunya..


seperti nya ibu masih tidur, katanya dalam hati...


sudah beberapa kali, Riana mencoba membangun kan ibu nya.. tapi ini Runi tidak mau bangun juga...ia mencoba memegang pergelangan tangan ibunya... dan memeriksa nafas dari hidung ibu nya...


deg,, jantung nya berdegup kencang.. dan pikiran nya melayang entah kemana...


Riana langsung berteriak memanggil manggil ibunya...


Aris, dan Ajeng dan yang lainnya mendengar teriakkan Riana... langsung mendekati Riana...


Aris yang lebih dulu sampai di kamar,,, mendekati Riana dan memeluk nya, dan menanyakan kenapa ia berteriak...


kamu kenapa dek... tanya Aris


ibu mas... katanya sambil terisak..


ya ibu kenapa...


ibu udah gak ada,,ibu ninggalin Riana... Ariana terus menangis dalam pelukan Aris....


pak Mamat dan yang lainnya, berada tepat di depan pintu kamar.. sangat terkejut mendengar apa yang di ucapkan Riana... Ajeng mendekati Riana dan Aris...


sambil mengelus punggung Riana Ajeng berkata... ikhlas kan... mungkin sudah waktunya ibu mu pergi...kamu tidak sendirian masih ad mamak, bapak dan juga suami mu

__ADS_1


ya mak, kata Riana sambil melepaskan pelukannya dari Aris dan berpindah memeluk Ajeng... .


pak Mamat, meminta tolong kepada salah satu warga yang ada di dekat nya untuk memberitahu kan kepada pak Harto sekeluarga... sementara warga yang lain langsung menyiapkan tempat untuk jenazah seruni...


__ADS_2