
setelah Runi di bawa masuk ke dalam rumah nya,, beruntung bidan Eni juga ada di antara warga yang datang...ia pun langsung memeriksa keadaan Runi... dan beberapa warga membantu mengeluarkan jenazah Atma dari dalam mobil ambulans... tidak lama kemudian pak Harto dan Riswan pun datang, karena mereka baru pulang dari kota.. ada warga yang memberitahukan tentang keadaan Atma
merekapun langsung mendatangi rumah Atma ... baru saja pak Harto dan Riswan masuk ke dalam rumah Atma, bidan Eni keluar dari kamar Runi. .dan memberi tahu kan,, kalau keadaan Runi sekarang kritis...
pak Harto (panggil bidan Eni)..Runi harus di bawa ke rumah sakit,, karena dia belum sadar dan pendarahan nya belum berhenti, padahal sudah saya kasih obat. ...
segara saja bawa ke rumah sakit,, Mamat kamu beserta istri dan bidan Eni bawa Runi ke rumah sakit.. jenazah Atma biar saya, Riswan dan warga yang lain nya yang mengurus... karena sehabis sholat Maghrib nanti akan langsung di makam kan,, dan baru kami akan menyusul ke rumah sakit..kata pak Harto. ...
baik lah kalau begitu pak,,,kata mamat
Mamat di bantu Riswan kembali membawa Runi ke luar rumah untuk di masukkan ke mobil ambulans yang tadi mengantarkan jenazah Atma...di susul Ajeng dan bidan Eni... setelah mereka bertiga masuk, sopir mobil ambulans segera menjalankan mobilnya menuju rumah sakit,, dengan kecepatan maksimal...
kurang lebih tiga puluh menit mobil ambulans yang membawa Runi sampai di rumah sakit...para perawat datang dengan membawa ranjang dorong untuk membawa Runi ke dalam rumah ICU .. bidan Eni langsung menemui dokter,, meminta untuk segera di operasi
**
kurang lebih satu jam Runi berada di dalam ruang operasi...Mamat dan Ajeng menunggu di luar ruangan,, Ajeng yang sejak tadi terus menangis..Mamat berusaha menenangkan istrinya.,
sudah lah dek,,kita doakan saja semoga Runi dan anaknya dalam keadaan sehat wallafiat, dan tidak kekurangan satu apapun...
ia kang,,Adek kebayang gimana nanti kalau seruni bangun dan menanyakan keberadaan Atma...ya Allah kang kasihan sekali nasib nya Runi dan anaknya. .. sesuai janji akang dengan Almarhum Atma,Adek iklhas kang membantu Runi merawat anaknya...
ya dek,,kita sama-sama merawat anaknya
mereka masih menunggu Runi dengan gelisah... tiba tiba pintu ruangan dimana Runi di operasi terbuka dan keluar lah bidan Eni di susul dokter Edo..yang mengoperasi Runi..
Alhamdulillah kang Mamat dan mba Ajeng, bayi nya lahir dengan selamat dan sehat... kata bidan Eni..
__ADS_1
syukur Alhamdulillah Bu bidan...ada senyum bahagia yang nampak dari Mamat dan Ajeng.. Ajeng langsung bertanya...
jenis kelamin nya apa ya bidan Eni...
Alhamdulillah cewek mba,,sesuai dengan keinginan almarhum Atma...
ad raut wajah sedih dari Mamat mendengar nama Atma,,ia jadi teringat almarhum Atma yang mengatakan kalau ia menginginkan anak perempuan.. lalu Mamat menanyakan tentang keadaan Runi...
kalau keadaan Runi sendiri gimana ya dok.,.
dokter Edo yang di tanya,,, terdiam dan menatap ke arah bidan Eni.. bidan Eni pun mengganggu kan kepala tanda setuju dengan.. apa yang akan di katakan oleh dokter Edo... akhirnya dokter Edo menjawab...
setelah menghirup udara dan mengeluarkan dengan raut wajah sedih dia menjelaskan kepada Mamat dan Ajeng...
keadaan Runi sekarang tidak baik baik saja kang... kemungkinan dia koma, sampai waktu yang tidak bisa ditentukan... setelah kami cek tadi ternyata dia belum makan seharian itu yang menyebabkan ia pingsan dan di tambah lagi dia kaget setelah mendapati kalau suaminya meninggal dunia...
Ajeng yang mendengar penjelasan dari dokter Edo, kembali menangis di pelukan Mamat...
ya dok kata Mamat ..ia pun segera masuk ke dalam ruangan dimana Runi di operasi,,, sedangkan Runi sudah di pindahkan lagi ke ruang ICU...
***
pak Harto dan Riswan sekarang sudah berada di rumah sakit.. dan dia sudah mengetahui keadaan Runi... mereka sangat sedih .... tidak lama mereka berada di rumah sakit karena malam semakin larut.. sebelum pulang berpesan kepada Mamat dan Ajeng
mat bapak minta tolong...kamu dan istri mu di sini saja untuk menjaga Runi... kalau untuk bayi nya kalau sudah di perbolehkan pulang, saya dan keluarga saya yang akan merawat nya.. kalau untuk biaya pengobatan Runi dan biaya selama kalian menjaga Runi,biar menjadi tanggung jawab saya...
ya pak, insya Allah saya dan istri saya akan menjaga Runi...kata kang Mamat.,
__ADS_1
*****
sebulan kemudian,, seperti biasanya setiap pagi para perawat akan memeriksa keadaan Runi..dia masih betah dengan tidur panjangnya...Mamat dan Ajeng menunggu di luar ruangan ICU ketika perawatan sedang memeriksa keadaan Runi...ada seorang perawat yang keluar dari ruangan dimana Runi di rawat..ia berjalan tergesa-gesa, tidak lama kemudian ia datang bersama dokter Edo... dan langsung masuk ke dalam ruangan kami bingung apa yang sebenarnya terjadi...
beberapa menit kemudian dokter Edo keluar dari ruangan Runi.. dengan wajah sendu nya..Mamat mendekati dokter Edo dan menanyakan apa sebenarnya yang terjadi..
ada apa dok ,kok tadi perawat menjeput dokter tergesa-gesa...
kang Mamat, kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perawatan terbaik untuk seruni.. tapi sepertinya Allah berkehendak lain...
maksudnya dokter apa tanya Ajeng... dengan cemas...
seruni sudah meninggal dunia mba... sebelum saya masuk ke dalam ruangan nya...
Mamat dan Ajeng saling pandang, karena kaget mendengar penjelasan dari dokter Edo... Ajeng langsung terduduk lemas,, sedang kan Mamat langsung pergi menuju ke resepsionis rumah sakit untuk mengabarkan kepada pak Harto dan warga... setelah selesai menghubungi pak Harto,ia pun kembali mendekati istrinya yang kini menangis tersedu sedu... langsung ia peluk istri nya...
ya Allah kang malang sekali nasib bayi nya Runi,,belum sempat melihat ayahnya sekarang ibunya ikut meninggal kan nya... kata Ajeng sambil menangis...
sudah lah Bu..ayo sekarang kita siap siap, mengemasi barang-barang kita,, sebentar lagi jenazah Runi akan di antar ke desa...
****
jenazah Runi sekarang sudah sampai di rumah nya.... terlihat sudah banyak warga yang datang untuk membantu... baru saja jenazah nya masuk ke dalam rumah dan di baringkan di tempat yang sudah di siapkan oleh ibu Nurul(ummi nya Riswan) bayi nya Runi yang sedang di gendong oleh Riswan menangis sejadi jadinya,, sudah banyak warga yang mencoba membantu untuk menenangkan,tapi tidak ada yang berhasil. ..
akhirnya Mamat mencoba untuk yang kesekian kalinya menenangkan, mengambil bayi yang baru berumur satu bulan itu dari gendongan Ajeng..
dan setelah anak nya Runi ada di gendongan nya..ia pun segera meletakkan nya di samping jenazah Runi.. awal nya beberapa warga yang ada di dalam rumah Runi menyalakan Mamat kenapa tega meletakkan bayi nya di samping jenazah ibunya...
__ADS_1
beberapa menit kemudian,bayi nya Runi terdiam..dan ada pergerakan dari tangan Runi ... untuk mengelus kepala anak nya...
semua orang yang menyaksikan nya, sangat terkejut sekaligus mengucapkan syukur kepada Allah atas keajaiban yang nyata mereka lihat hari ini,, di tambah lagi mendengar apa yang di ucapkan Runi untuk anak perempuan nya . .....