Pembalasan Istri Yang Terzalimi

Pembalasan Istri Yang Terzalimi
kepergian Bu Ratih


__ADS_3

Saat ini Ariana,, harus pintar pintar membagi waktu nya,,,selain kegiatan di kampus tempat ia melanjutkan pendidikan nya...ia juga harus membagi waktu untuk Bu Ratih dan mama Airin... karena ia tidak ingin mengecewakan orang orang yang menyayangi nya dengan tulus... sementara untuk kedua putranya..ia selalu berkomunikasi lewat video call... bukan karena Ariana tidak merindukan mereka... tapi karena Akmal dan Ikmal lah yang meminta kepada Ariana untuk tidak mengunjungi mereka... waktu itu Ariana sedang vc dengan akmal dan Ikmal dan berkata ingin mengunjungi mereka..tapi di tolak keduanya... dan berkata...


ibu,, tidak perlu mengunjungi kami.. cukup selalu mendoakan agar kami selalu dalam lindungan Allah SWT...kami akan pulang, kalau kami sudah menyelesaikan pendidikan kami... begitu lah kira kira yang di ucapkan akmal dan Ikmal...


dan semenjak itu lah Ariana harus menyimpan kerinduan nya untuk kedua anaknya...


tak Terasa sudah lima bulan mereka tinggal bersama...pagi ini di saat mereka sedang sarapan bersama...


Ariana bertanya kepada indah tentang kegiatan sekolah nya, mengingat saat ini indah sudah mulai ujian akhir semester untuk kelulusan nya dari sekolah Menengah Atas...


indah bagaimana dengan ujian akhir mu...


Alhamdulillah lancar mba...


syukur Alhamdulillah kalau begitu... dan untuk hubungan mu dengan Dika bagaimana...


indah yang tidak menyangka Ariana menanyakan tentang hubungan dengan Dika,, langsung merunduk dan tersipu malu... sedang sari yang kebetulan duduk di samping indah berkata...


mba indah bilang sama bang Dika mba, katanya kalau ujian nya selesai akan menerima lamaran nya bang Dika...


indah yang mendengar ucapan adik nya sari... mencubit... lengan adik nya... karena sudah mengatakan rahasia nya...


idiiih.,.mba indah jahat Mak...adu nya pada bi Sumi...


salah sendiri pakai rahasiaan segala... lagian ya mba indah ku cantik dan baik hati.. papa Prabu sendiri kan sudah merestui kalian...


setelah berkata sari langsung kabur masuk ke dalam kamar nya... dan mengambil perlengkapan sekolah nya... karena tidak ingin di cubit lagi sama indah...


apa benar indah, apa yang di katakan sari tadi... tanya Riana....

__ADS_1


ia mba... jawab nya takut...


kamu gak usah takut, apa yang di ucapkan sari tadi bener kok... kamu kan sudah menyelesaikan ujian mu... besok mba minta Dika untuk segera melamar mu...biar nanti kalau kamu sudah resmi lulus tinggal menikah nya saja...


kok cepat banget mba... jawaban terkejut ..


lebih cepat lebih baik,bener kan Bu dan bi... tanya Ariana kepada Bu Ratih dan bi Sumi yang dari tadi mendengar kan pembicaraan mereka....


tiba tiba terdengar suara sari dari ruang tamu...


cie....cie...duh senengnya hatiku sebentar lagi akan di lamar sama babang Dika tersayang...


sari..,.awas kamu ya......


sari yang mendengar suara indah, langsung berlari ke luar... karena tidak ingin di amuk indah...


di meja makan, Ariana, Bu Ratih dan bi Sumi tersenyum melihat tingkah laku mereka berdua...


****


acara berjalan dengan lancar,,, ditutup pembacaan doa oleh kiyai Hasan.... hanya Dirga dan Aisyah yang bisa menghadiri acara pertunangan Dika karena Aisyah sedang mengandung... dan semuanya memaklumi keadaan Dirga.....


.. seperti biasanya....Ariana,bi Sumi, indah dan sari sedang sarapan.. di tambah dengan mama Airin dan papa Prabu yang ikut menginap setelah acara semalam... hanya Dika dan Bram yang pulang...di meja makan semua sudah berkumpul mereka sengaja belum memulai sarapan karena masih menunggu Bu Ratih.....


di saat mereka masih menunggu kedatangan Bu Ratih... tiba tiba dari arah taman belakang... salah satu karyawan masuk ke dalam rumah dengan wajah cemas,, dan berbicara terputus putus...


mba Riana,,,,ibu....


ya Wulan, ada apa dengan ibu ..

__ADS_1


itu mba ....ibu ..


ya... kenapa dengan ibu. .


Wulan coba kamu tarik nafas dulu...sari tolong ambilkan mba Wulan air putih,biar dia tenang. . kata mama Airin.


sari, mengambil segelas air putih dan memberikan nya pada Wulan dan mengajak nya untuk duduk...


melihat Wulan yang mulai tenang, papa Prabu bertanya pada Wulan tentang apa yang ingin ia sampaikan sebenarnya.


nah... Wulan coba kamu sampaikan apa yang ingin kamu ucapkan....


begini tuan,,Bu Ratih pingsan di belakang... dan sudah di bawa ke puskesmas dekat rumah..... oleh beberapa karyawan tadi .. maaf saya baru bisa menyampaikan nya ....


apa Bu Ratih pingsan,, ucap Riana terkejut dan segera berlari ke luar rumah untuk menuju puskesmas yang di katakan Wulan tadi...di susul mama Airin dan yang lainnya..


mereka tidak mengira.... Ratih pingsan lagi, karena setahu mereka kondisi nya sudah stabil... entah bagaimana cara mereka menyampaikan nya pada Ariana. . setelah berlari kurang lebih lima menit... sampai lah mereka ke puskesmas tempat Bu Ratih di rawat.


papa prabu yang sangat mengetahui keadaan Bu Ratih,,, sengaja menyusul dengan mobilnya karena akan langsung.membawa Bu Ratih ke rumah sakit terdekat....


*//


saat ini Bu Ratih sudah berada di ruang ICU di rumah sakit... semuanya sedang menunggu dengan perasaan khawatir dan cemas. . mama Airin mencoba untuk menenangkan Ariana yang sangat sedih....


tidak lama kemudian, pintu ruangan ICU terbuka... keluar lah beberapa perawat dan di susul oleh dokter Edo... dan menyampaikan apa yang harus nya ia sampaikan. .


maaf,om prabu... kami sudah berusaha semampu kami. tapi ternyata kanker otak yang menyerang Bu Ratih sudah tidak bisa lagi...


Ariana terkejut mendengar penjelasan dari dokter Edo, yang mengatakan kalau Bu Ratih mengidap kanker otak., dan mendengar kalau Bu Ratih sudah meninggal dunia... membuat Ariana pingsan. .. untungnya masih bisa di pegang papa Prabu...

__ADS_1


melihat kondisi Ariana,, dokter Edo membawa Ariana ke salah satu ruangan pasien yang terdekat... sambil menunggu Ariana siuman. ..


******


__ADS_2