Pembalasan Istri Yang Terzalimi

Pembalasan Istri Yang Terzalimi
Akhir Cerita


__ADS_3

Sebelum shalat zhuhur, jenazah seruni sudah selesai di makam kan.. seluruh warga yang datang sekarang sudah meninggal kan TPU..kini tinggal lah Ariana,suaminya Aris.. pak Mamat dan Ajeng,, merekapun mencoba menenangkan Ariana dan mengajak nya pulang ke rumah...


*****


begitu lah nak Dirga cerita tentang kehidupan Pramuja Atmaja dan istrinya seruni... kata pak Mamat mengakhiri ceritanya....


terima kasih pak, atas semua informasi yang bapak berikan kepada saya tentang om saya...


emmmmm, kalau Ariana dan suaminya hidup bahagia, kenapa Ariana berpisah dari suaminya pak... kata Dirga...


pak Mamat menghela nafas panjang sambil menunduk kan kepala nya....


maaf nak, bapak tidak bisa menceritakan tentang permasalahan rumah tangga Riana secara keseluruhan.. akan bapak cerita kan yang bapak tau saja....


ya, pak tidak apa apa...


Yang bapak tau, Ariana dan suaminya di jemput oleh mertuanya waktu akmal berusia satu tahun... setelah itu bapak tidak pernah bertemu dengan Ariana lagi...ia pulang sendirian bersama Akmal waktu akmal berusia empat tahun... Ariana semakin tertutup dengan urusan pribadinya... jadi bapak dan istri bapak tidak mengetahui apa yang terjadi pada Ariana selama ia tinggal bersama mertuanya... sedangkan Aris hanya datang sebulan sekali....apa lagi setelah ia tahu kalau Ariana sedang mengandung anak kedua mereka...ia sangat jarang pulang.. karena ia menuduh kalau Ariana selingkuh... padahal waktu itu usia kandungan Ariana sudah dua bulan, sedangkan Ariana pulang ke desa ini baru satu bulan...


oh.... begitu ya pak... terus kenapa Akmal dan Ikmal memanggil Rasyid anak nya pak haji Riswan dengan sebutan Abi.... tanya Dirga...


kalau masalah itu...


waktu itu Rasyid baru saja kehilangan istri dan calon anaknya... istrinya meninggal dunia pada saat akan melahirkan anak pertamanya... melihat kesedihan Rasyid ummi Nurul selalu mengajak akmal dan Ikmal bermain di rumah mereka...


ummi Nurul sangat bahagia, karena kehadiran akmal dan Ikmal bisa menghilangkan kesedihan Rasyid,, sejak itulah mereka memanggil Rasyid dengan sebutan Abi...

__ADS_1


kalau saya boleh tau,apa Ariana ada cerita sama bapak tentang perceraian nya..


yang bapak tau, Ariana menggugat Aris, karena ternyata Aris sudah menikah lagi dan memiliki putri kembar,,,.. dan karena Aris tidak pernah menafkahi anak dan istri..


setelah beberapa hari mereka resmi bercerai,Aris terus saja mengganggu Ariana dan kedua anaknya...Aris ingin mengambil akmal... itulah nak yang membuat Ariana memutuskan pergi dari Desa ini... sambung pak Asep yang dari tadi terdiam mendengar cerita pak Mamat...



bener nak apa yang di ucapkan pak Asep tadi, bapak awal nya kecewa sama Ariana memutuskan pergi, tanpa pamit dengan bapak.. tapi setelah mendengar penjelasan dari pak Asep.. bapak ikhlas nak.. dan mendoakan semoga Ariana bahagia dan bisa menemukan keluarga Pramuja...


Alhamdulillah bapak bersyukur sekali , setelah beberapa bulan ia pergi dari desa ini,,,, akhirnya mereka bisa menemukan keluarga ayah nya.. bapak pesan pada nak Dirga dan keluarga untuk selalu menjaga dan menyayangi Ariana dan kedua anaknya,, kasihan nak semenjak di tinggalkan kedua orangtuanya Ariana sangat menderita...


ia pak,, insya Allah kami sekeluarga akan menjaga Ariana dan kedua anaknya... apa bapak bisa mengantarkan saya ke makam om Pramuja dan Tante seruni...


ayo sekarang kita siap siap ke masjid, sebentar lagi akan masuk waktu shalat ashar...


pak Mamat, pak Asep dan Dirga,,, sekarang sedang berjalan menuju ke masjid..di jalan Dirga menanyakan di rumah nya om Pramuja selama tinggal di desa ini...


pak, di mana rumah nya Om Pramuja...


oh, bentar lagi nak...


berjalan beberapa meter dari rumah pak Mamat sampai lah mereka di depan rumah yang dulu di tempati Ariana..


itu nak rumah nya, kata pak Mamat sambil menunjuk sebuah rumah sederhana sama seperti rumah lain nya... hanya yang terlihat berbeda di halaman rumah banyak sekali bunga mawar yang sedang mekar . sejuk di pandangi...

__ADS_1


pasti bunga bunga itu, kesukaan Tante seruni,, kata Dirga dalam hati...


siapa yang merawat bunga bunga nya pak...


istri bapak nak yang merawat nya, sayang katanya kalau di biarkan saja...


syukur Alhamdulillah kalau begitu pak...


tidak terasa, sampai juga Mereka di masjid, Dirga langsung berjalan mendekati mobil nya untuk mengajak pak Wawan sholat ashar berjamaah.. baru saja selesai wudhu azan pun berkumandang.....


*****


Di sinilah sekarang mereka berada, di pemakaman umum yang berada tepat di belakang masjid... Dirga sedang duduk di samping makam yang tertulis nama di batu nisan


Pramuja Atmaja bin Seno Atmaja, meninggal dunia tanggal xx bulan xx tahun xxxx


seruni binti Wiranata, meninggal dunia tanggal CC bulan c tahun cccc..


Dirga memanjatkan doa untuk kedua almarhum dan almarhumah... dan berkata dalam hati...


om dan Tante, akhirnya kami bisa menemukan mu dan putri beserta cucu kalian,, maaf om Dirga terlambat datang,,, sehingga membuat putri om menderita... Dirga janji tidak akan ada lagi kesedihan yang di rasakan oleh putri dan kedua cucu om...***


***


setelah berpamitan pada pak Mamat dan pak Asep, sekarang Dirga sudah di perjalanan menuju ke kota T...di sepanjang jalan dia terus menatap ke luar jendela sambil bersandar...ia kembali teringat dengan semua cerita pak Mamat tentang keadaan om Pramuja dan keluarga nya...

__ADS_1


__ADS_2