Pembalasan Istri Yang Terzalimi

Pembalasan Istri Yang Terzalimi
pulang kampung


__ADS_3

   maaf kakek kiyai, bukanya kami tidak suka sekolah di pondok pesantren milik kakek... tapi karena Akmal dan Ikmal belum siap kalau harus secepat ini bertemu dengan ayah... apa lagi setelah akmal melihat kalau Ikmal masih sangat takut bertemu dengan ayah...Akmal menjelaskan kepada kiyai Hasan....


   kalau itu sudah menjadi keputusan kalian,, kakek tidak masalah...tapi apa ibu kalian mengizinkan kalian pindah...?


 oh .. kalau ibu sudah setuju kek...tadi akmal dan Ikmal sudah bilang sama ibu dan ibu mengizinkan kami pindah...


jadi kalian mau pindah kemana... tanya Dika...


kalau opa dan yang lainnya boleh...kami ingin mondok di pondok pesantren GTR... yang ad di provinsi JT...


  itu kan jauh Akmal.. kalian tidak bisa sering sering pulang,, dan bertemu dengan kami semua... nanti kalau om Dika kangen gimana.... kalau di sana pasti ibu kalian tidak mengizinkan....


  ye....om salah...ibu malah mendukung kami...kata ibu bilang dulu sama opa... kalau opa boleh kami mau langsung berangkat setelah pulang dari makam Mbah Pramuja besok... ucap Ikmal...


opa pasti mengizinkan kami kan.... Ikmal merayu opa prabu dengan wajah imut nya... mendekati opa prabu sambil memeluk dan mencium kedua pipi opa nya...

__ADS_1


opa prabu yang mendapat serangan mendadak dari Ikmal... langsung membalas pelukan Ikmal dan gantian menciumi kedua pipinya... dan berkata,...


opa,, izinkan kalian menuntut ilmu di sana... yang penting kalian bahagia... sekarang sudah malam... tidur ya besok selepas sholat subuh kita berangkat ke Desa B.... kalau ketahuan ibu kalian pasti di marahin...


   siap opa, kami tidur dulu ya... ucap akmal dan Ikmal bersamaan dan menyalami semua yang ada di ruang keluarga...


*****


    keesokan harinya...di kediaman keluarga Prabu Atmaja... mereka baru saja menyelesaikan sholat subuh berjamaah... para wanita sedang menyiapkan bekal untuk di perjalanan... sedang kan para lelaki berada di ruang keluarga sambil menonton acara tausiyah di salah satu stasiun televisi... sambil menikmati cemilan dan teh.. yang sudah di siapkan... sambil berbincang bincang santai dan membahas keberangkatan akmal dan Ikmal ke ponpes GTR... yang rencananya dua hari lagi seluruh keluarga mendukung keinginan akmal dan Ikmal yang ingin pindah...


tepat pukul 06:00 pagi mereka berangkat ke Desa B,, menggunakan tiga mobil..papa Prabu, mama Airin beserta akmal, Ikmal dan Ariana berada dalam satu mobil dan pak Wawan yang menjadi sopir nya..di mobil ke dua di susul Dika yang membawa Bu Ratih,bi Sumi dan kedua anaknya beserta Bram.. mobil yang ketiga Dirga, Aisyah dan kedua mertuanya...


untungnya di pertengahan perjalanan mereka, akmal dan Ikmal tertidur,,, papa Prabu menanyakan tentang perasaan Ariana setelah bertemu dengan Aris kemarin... karena dari semalam papa Prabu penasaran,, tapi tidak ada kesempatan untuk menanyakan nya..


Riana papa boleh tanya sesuatu...!

__ADS_1


papa mau tanya apa...?


bagaimana perasaan mu sewaktu melihat mantan suami mu... dan apa kamu tidak mengetahui keadaan nya sekarang....?


mama Airin,. yang juga penasaran mendengar jawaban dari Ariana....diam saja untuk mendengarkan nya...


Ariana tidak langsung menjawab pertanyaan papa Prabu,,, setelah cukup lama terdiam barulah ia berbicara....


jujur saja pa... Ariana masih sangat sakit..sama seperti akmal dan Ikmal yang belum bisa sanggup kalau kami harus bertemu secepatnya... mangkanya Riana mengizinkan mereka untuk pindah ke propinsi JT... dan melanjutkan pendidikan untuk mengisi hari hari Riana.... dan terimakasih karena papa masih menyembunyikan identitas dan wajah kami... kalau tidak kami tidak tau apa yang akan terjadi semalam... jika mas Aris mengetahui keberadaan kami... walaupun semalam mas Bram sudah menceritakan semua tentang keadaan yang di alami mas Aris setelah berpisah dari Riana... itu sama sekali tidak membuat Ariana memaafkan nya pa.. kalau boleh jujur Riana senang... dengan semua yang di alami mas Aris dan keluarga nya... Ariana juga sangat berterima kasih kepada Allah SWT.. yang telah memberikan ganjaran yang setimpal untuk mereka... dan Riana mohon pada papa dan yang lainnya... untuk tetap merahasiakan keberadaan Ariana dan anak anak..


mendengar penjelasan dari Ariana... papa Prabu dan mama Airin,,.. mereka terdiam tidak berani lagi bertanya... mama Airin yang duduk di sebelah Ariana langsung memeluk nya dan berkata....


kami akan melindungi kamu dan kedua anak... Riana... kami semua tidak akan membiarkan mu di sakiti orang lain lagi... karena kamu dan kedua anak mu adalah...harta yang tak ternilai di titipkan Pramuja dan seruni pada kami...jadi kami tidak akan menyia-nyiakan kalian lagi ..


terima kasih ma.. sudah bersedia menerima Riana dan anak anak. ..

__ADS_1


kamu bicara apa sih Riana...kamu tu anak mama.. jadi mulai sekarang apa pun yang kamu rasakan jangan sungkan untuk bercerita pada mama,papa Dirga serta Dika karena kita ini satu keluarga...oke sayang...


Ariana mengangguk kepalanya sebagai jawaban dan semakin mempererat pelukannya...ia bahagia sudah menemukan keluarga nya...


__ADS_2