
sebelum bapak mulai ceritanya, bapak minta pada mu nak Dirga jangan,,ada pertanyaan sampai bapak selesai...
baik pak...
Tiga puluh tahun yang lalu,,,
waktu itu bapak dan Riswan baru pulang dari pabrik karet yang ada di dekat kota, kami pulang sudah mendekati waktu Maghrib...di persimpangan jalan arah masuk ke Desa ini.. kami di cegat seorang pemuda..jujur saja waktu itu kami sangat takut... dengan sedikit keberanian Riswan menghentikan mobilnya.. dan membuka sedikit kaca mobilnya untuk bertanya kepada pemuda yang mencegat mobil kami....
maaf ad ap ya... tanya Riswan kepada pemuda itu...
begini mas, saya mau minta tolong di antar kan ke desa terdekat.. karena istri saya sedang sakit...
mendengar penjelasan pemuda itu kami saling pandang,,, dan akhirnya Riswan memberanikan membuka pintu mobilnya dan mendekati istri pemuda itu...
melihat kondisi nya... sepertinya mereka tidak berbohong,, gumam Dirga dalam hati...
oh ya... nama kamu siapa.. dan kalian datang dari mana, dan tujuan nya kemana...
nama saya Atma dan istri saya Runi, saya datang dari kota T,, tujuan kami ingin mencari tempat tinggal baru.. yang lebih nyaman mas....
oh ya sudah kalau begitu, sepertinya keadaan istri mu sangat lemah... sebaiknya kamu gendong saja,biar saya yang membawa tas kalian.. tapi sebelum nya saya minta maaf kalian bisa duduk di bak belakang mobil, karena kalau di depan tidak muat, hanya ada dua kursi... dan untuk sementara kalian ikut ke desa tempat saya tinggal..
terima kasih mas, kami ucapkan sudah bersedia menolong kami.,
__ADS_1
ya sama sama,ayo sekarang gendong istri mu...
dan mereka pun berjalan menuju ke mobil, setelah sampai di mobil Atma dan Runi duduk di bak belakang mobil Riswan... Riswan menghidupkan kan mobilnya dan langsung melaju menuju ke Desa B... empat puluh menit perjalanan yang mereka tempuh... Riswan membawa Atma dan Runi ke rumah nya.. baru saja membuka pintu mobilnya,, Atma memanggil nya dan memberi tahu kan kalau Runi dalam keadaan tidak sadar...
mas...mas.... tolongin istri saya dia pingsan...
panggilan Atma membuat Riswan dan kang Mamat panik...kang Mamat langsung ke luar dari mobil dengan berlari ia menuju ke rumah bidan desa, yang kebetulan rumah nya tidak terlalu jauh dari rumah pak Harto (orang tua Riswan) sedangkan Riswan segera membantu Atma untuk menurunkan Runi dari mobil dan membawa nya ke dalam rumah... kedatangan Riswan tentu saja membuat kedua orangtuanya panik.. dengan sedikit berteriak ia meminta ummi nya membuka pintu kamar tamu...
ummi, tolong buka pintu kamar tamu...
ad apa Riswan,, dan siapa mereka nak. ... sambil berjalan menuju kamar tamu ummi Nurul bertanya.. dan segera membuka pintu kamar...
nanti Riswan jelaskan ummi.. kata Riswan sambil meminta Atma membawa Runi ke dalam kamar...
Riswan yang melihat keadaan mereka,, segera mengajak ummi Nurul keluar kamar...
ayo ummi kita keluar.. biarkan dulu mereka sambil menunggu bidan Eni datang...
sesampainya di ruang keluarga Riswan, mendapat pertanyaan dari ummi yang meminta penjelasan.,
baru saja ingin menjawab,kang Mamat datang membawa bidan Eni... Riswan langsung berdiri dan mengajak bidan Eni masuk ke kamar yang di tempati Atma dan Runi... bidan Eni pun segera memeriksa keadaan Runi...
setelah selesai di periksa bidan Eni mengajak semua yang ada di dalam kamar untuk keluar,, termasuk Atma.. karena ada yang ingin ia tanyakan....
__ADS_1
sekarang semua nya sudah kumpul di ruang keluarga milik pak Harto,,, bidan Eni langsung bertanya pada Atma.... Riswan,kang Mamat, dan pak Harto beserta istrinya hanya terdiam mendengar pembicaraan yang di lakukan oleh bidan Eni dan atma
apa mas tau keadaan istri, sekarang sedang hamil...
ya Bu bidan saya tau...
kalau mas tau kenapa nekat melakukan perjalanan jauh...ini bisa membahayakan kandungan istri mas... apalagi usia kandungan nya masih sangat muda...
kami terpaksa Bu... ada alasan yang tidak bisa saya jelaskan....
ya sudah kalau begitu,lain kali jangan di ulangi lagi,,oh ya tolong untuk satu Minggu ini tetap berbaring jangan biarkan istrinya terlalu banyak bergerak....
Y bu... jawab Atma sambil menunduk...
setelah menitipkan pesan pada Atma untuk menjaga dan merawat Runi, bidan Eni langsung berpamitan pada pak Harto sekeluarga...
sekarang giliran Riswan yang menjelaskan kepada orangtuanya..
begini Abi, ummi.. Riswan berjumpa dengan Atma dan istrinya di persimpangan jalan menuju ke desa kita,ia minta tolong karena istrinya sedang sakit dan tidak tau harus bagaimana... dan kemana jadi Riswan membawa mereka ke rumah kita. .. dan banyak lagi penjelasan yang lainnya... beruntung nya Abi dan ummi Riswan menerima Atma untuk menginap di rumah mereka...
ya sudah kalau begitu nak Atma,kamu boleh tinggal di rumah kami sampai istri mu benar benar sehat... jangan sungkan anggap saja rumah sendiri... dan segera kamu temenin istri mu.. takutnya dia bangun eh...kamu nya gak ada..
terima kasih banyak pak... sudah bersedia memberikan tempat untuk kami beristirahat ..
__ADS_1