Pembalasan Istri Yang Terzalimi

Pembalasan Istri Yang Terzalimi
menjelaskan semuanya dan membawa nya pulang


__ADS_3

mereka saat ini berada di ruang tamu milik Bu Ratih,,, papa mencoba berbicara pada Ariana dan memperkenalkan dirinya dan keluarganya


maaf nak Ariana,, kenalkan nama bapak Prabu Atmaja,ini istri saya namanya Airin,di sebelah kanan putra pertama saya namanya Dirga, dan yang duduk di samping Dirga itu putra bungsu saya namanya Dika,, setelah selesai memperkenalkan diri dan keluarganya.. papa Prabu menjelaskan maksud kedatangan nya beserta keluarga... sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam saku bajunya dan menyerahkan nya pada Ariana..


nak Riana apa kamu pernah melihat kalung ini...


Ariana segera mengambil apa yang di berikan oleh tuan prabu... setelah ia lihat dan teliti..


seperti nya aku pernah melihat kalung ini, tapi...ucap nya dalam hati... tanpa berbicara pada semua yang ada di ruangan.. Ariana langsung beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kamar nya.. semua nya yang ada di ruangan bingung melihat Ariana yang berjalan menuju kamar nya.. tidak lama kemudian ia pun keluar dari kamar... membawa kalung yang sama... dan memberi kan nya pada tuan prabu


apakah ini yang tuan maksud,, Ariana menunjukkan kalung miliknya yang sudah menyatu dengan kalung milik tuan prabu... dan bertanya...


apa tuan dan nyonya juga mengenal ayah dan ibu saya... Pramuja Atmaja dan seruni... katanya sambil menyebutkan nama kedua orangtuanya ...


mama yang sejak tadi diam menahan diri untuk tidak memeluk Ariana,, akhirnya bangun dari duduknya dan berjalan menghampiri Ariana yang masih berdiri di samping Bu Ratih... dan segera memeluk nya sambil menangis... mama berkata kepada Ariana sambil menangis...


maaf kan kami semua nak,,, yang terlambat menemukan kalian...

__ADS_1


Ariana yang berada dalam pelukan mama Airin hanya diam terpaku, tanpa membalas pelukan mama Airin... dia masih bingung apa benar mereka semua keluarga yang ia cari... Bu Ratih yang melihat kondisi Ariana shock.. berdiri dari duduknya dan berkata pada Ariana sambil mengelus punggung nya...


ia Riana, tuan prabu ini adalah kakak ayah mu.. mereka mencari keberadaan ayah mu sudah hampir tiga puluh tahun,,, walaupun mereka tidak lagi bisa bertemu dengan ayah mu... tapi mereka senang bisa menemukan mu...


Ariana yang mendengar apa yang di ucapkan Bu Ratih,,, tanpa sadar membalas pelukan mama Airin dan ia pun menangis.... tanpa ada yang meminta...ia pun memanggil mama Airin dengan sebutan mama... dan berkata dalam tangisnya...


ma,,ayah dan ibu sudah meninggal kan Ariana...


mama yang terkejut dan dan bahagia mendengar Ariana memanggil nya mama,,, segera ia lepaskan pelukan nya dan mengajak Ariana duduk di samping nya dan papa Prabu... sekarang mereka bertiga saling berpelukan...


Dirga,Dika dan Bu Ratih menyaksikan semuanya hanya memandang tidak berani mengganggu kebahagiaan yang kini di rasakan mama, Airin, papa dan Ariana... mereka bersyukur sekali Ariana langsung percaya,,...


suasana yang tadi hari sekarang sudah bahagia, tidak ada lagi tangisan di awal pertemuan.. yang ad kini tawa bahagia....


papa langsung mengutarakan keinginannya yang ingin membawa Ariana tinggal bersama mereka...


maaf Bu Ratih,, apa boleh kami membawa Ariana tinggal bersama kami...

__ADS_1


Bu Ratih tidak kaget mendengar pertanyaan papa Prabu, karena ia sudah menduga nya... dengan tenang Bu Ratih menjawab...


saya tidak bisa mengambil keputusan tuan,, hanya Ariana yang bisa menjawab nya..


semua mata tertuju pada Ariana,,,mama yang memandang Ariana sangat berharap ia mau tinggal bersama mereka, sedang kan Bu Ratih... berharap Ariana tinggal bersama nya, walaupun ia tidak berhak untuk menahan Ariana...


Ariana,,, bingung di satu sisi ia ingin berkumpul bersama keluarga nya,, tapi di sisi lain ia tidak tega meninggalkan Bu Ratih yang sudah iklhas membantu nya semenjak datang ke kota ini...


papa yang melihat situasi akhirnya berbicara.


begini saja ma, dan Bu Ratih... saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bu Ratih yang sudah iklhas membantu Ariana dan kedua anaknya untuk tinggal bersama ibu semenjak mereka datang ke kota ini dan bertemu kami... sebagai ucapan terima kasih dari keluarga... saya sebagai kepala keluarga berniat ingin merenovasi rumah sekaligus rumah makan milik Bu Ratih,, dan... selama tempat ini di renovasi Bu Ratih dan Ariana akan tinggal bersama kami.... bagaimana Bu Ratih apa ibu bersedia...


Bu Ratih yang ditanya terkejut mendengar ucapan tuan prabu, sungguh ia tidak menyangka keinginan ny untuk merenovasi tempat ini akan segera terwujud,, semua berawal dari keikhlasan nya membantu Ariana dan kedua anaknya akan mendapat balasan dari Allah dengan sangat indah... belum sempat Bu Ratih menjawab,tiba tiba Bu Sumi datang dari dalam dan berkata...


maaf tuan prabu kalau saya lancang berbicara... kalau tempat ini di renovasi bagaimana dengan saya tuan,,, saya bekerja di sini... saya bingung mencari pekerjaan lainnya dengan seusia saya sangat susah mencari pekerjaan... belum lagi saya membiayai anak yang masih sekolah dan membayar uang kost


bi Sumi tidak usah khawatir,,, untuk biaya sekolah kedua putri ibu saya yang akan menanggung nya... dan untuk tempat tinggal bi Sumi bisa ikut Bu Ratih serta Ariana tinggal bersama kami...

__ADS_1


akhirnya pembicaraan mereka menemukan kesepakatan, bahwa Bu Ratih, Ariana bi Sumi beserta kedua putri nya akan tinggal bersama papa Prabu dan mama Airin... selama tempat tinggal mereka di renovasi...


__ADS_2