Pembantu Yang Kubenci Itu Jadi Istriku

Pembantu Yang Kubenci Itu Jadi Istriku
episode 2


__ADS_3

" maaf nya ini pelayan baru nyonya" ucap mbok tata.


Nyonya besar rumah itu kemudian melihat ke arah Wina sambil meletakkan majalah yang ia baca tadi di meja ruang tamu itu..


kemudian Wina hanya tersenyum sambil mengangguk..


Nyonya Shinta memasang wajah yang tidak suka kepada Wina dan tersenyum miring seperti merendahkan Wina..


wajahnya yang sendu berubah angkuh tapi tidak mengurangi kecantikan nyonya rumah itu saat menatap Wina..


" sa saya Wina Bu, sa saya di bawa mbak Lastri kemari untuk di pekerjakan " gugup Wina saat melihat wajah nyonya Shinta berubah drastis ketika menatap Wina..


" mbok bawa pembantu baru ini keliling rumah ini, dan beri tahu apa saja tugasnya, jangan sampai dia merusak barang yang ada di rumah ini" ujar nyonya itu kepada mbok tata tapi matanya menatap sinis pada Wina


" dan satu lagi, biarkan dia tidur dikamar ujung samping gudang. " ucap nyonya itu sambil berlalu pergi ke arah kamarnya yang berada di lantai dua..


" baik nyonya" mbok tata pun terheran melihat sikap nyonya nya yang berubah seratus delapan puluh derajat dari biasanya saat melihat Wina.. padahal sebelumnya ia sangat ramah kepada siapapun yang bekerja di rumah itu..

__ADS_1


kemudian mbok tata mengajak Wina berkeliling rumah itu sambil di beritahu apa saja tugas yang akan ia kerjakan..


ketika berada di sebuah lorong ada tiga pelayan yang berjejer menatap Wina dengan tersenyum ramah.. mereka pun bersalaman sambil memperkenalkan diri..


ketiga pelayan itu adalah.. Heni, ayu, dan Rahmah.. mereka bertiga juga dari yayasan mbak Lastri.. mereka bekerja di rumah itu sudah dua tahun lamanya..


Wina juga memperkenalkan diri dan tersenyum kepada ketiga pelayan itu..


" wah cantik yaa, ? masa cantik cantik begini mau jadi pembantu sih .. ? .. " tanya Rahmah bingung sekaligus takjub melihat kecantikan Wina yang tidak ada cocoknya jadi pelayan..


" iya tapi beneran loh gak cocok jadi pembantu, cocoknya jadi istrinya tuan muda ya gak yu .. ? ucap Heni sambil menyentuh sikut ayu dengan lengannya


Ayu hanya menatap Wina tanpa berkata apa-apa.. ia memandang wajah Wina seperti takjub dan bingung..


" heh sudah sudah balik kerja lagi sana ... !! nanti kalau nyonya lihat bisa marah dia " kata mbok tata memperingati ketiga pelayan tersebut..


" i ya mbok.. Wina kita lanjut kerja dulu ya .. ? nanti kita ngobrol lagi " ucap Heni dan mereka pun bubar ke kerjaan masing-masing..

__ADS_1


Wina dan mbok tata pun melanjutkan jalan ke arah kamar yang di tunjuk nyonya tadi


setelah sampai di depan kamar ujung dekat gudang, mereka berhenti..


" Wina ini kamar kamu ya.. maaf kamar paling ujung di kasih nyonya.. tapi kamarnya bersih kok, sudah dirapikan " .. ucap mbok tata tidak enak kepada Wina karena di beri kamar yang jauh dari pelayan lainnya..


" gak apa apa mbok .. begini saja saya sudah sangat bersyukur mbok bisa bekerja dirumah ini .. tapi mbok sepertinya nyonya tidak suka dengan saya.. " ucap Wina lesu


" ah gak kok win, nyonya itu baik kok.. cuma begitu saja menatapnya.. nanti lama-lama kamu terbiasa.. ya sudah kamu istirahat dulu.. besok baru bekerja" ucap mbok tata memberi semangat pada Wina


" terimakasih ya mbok " kata Wina dengan tersenyum


" ya sudah mbok pergi melanjutkan kerjaan dulu ya " pamit mbok tata


Wina pun mengangguk dan memasuki kamarnya.. kemudian ia menutup pintu kamarnya dan melihat sekeliling kamarnya, yang hanya ada satu tempat tidur , meja di samping tempat tidur dan satu lemari baju ukuran kecil.. terdapat juga satu jendela yang menghadap kebun rumah tersebut .


" hahhh akhirnya bisa bekerja dengan gaji yang lumayan untuk perobatan ibu di kampung, ah iya aku lupa mengabari ibu.. " Wina berkata sendiri sambil duduk di tepi ranjang kamarnya

__ADS_1


__ADS_2