
Angin bertiup sepoi-sepoi seolah tanpa salah tanpa daya. Perlahan membawa kesejukan jiwa. Di atas gunung yang terjal ada sebuah tempat yang datar, pohon-pohon tumbuh dengan subur, rumput-rumput terlihat begitu hijau, udara terasa sangat segar. Indahnya alam ini. Namun apakah semua ini akan terus damai ? Tak ada yang pernah tau kemana arah hidup ini dan takdir yang harus dijalaninya. Di sudut di bawah pohon yang rindang, bersemedhi seorang pendekar sambil menggenggam sebuah pedang yang mempesona. Berkilat-kilat terang bagaikan sinar, Pedang yang kabarnya tiada tandingannya di dunia ini, namanya : “Pedang Maha Dewa”, berumur sekitar 40 an, sang pendekar telah mencapai puncak dari ilmu silatnya dan kultivasinya , Matanya udah terlihat begitu tenang, memandang dalam kekosongan dan kehampaan. Mengerahkan segenap hati dan jiwanya untuk menghadapi pertarungan tersukar dalam hidupnya. Sesuai ramalan yang diketahui lewat mata batinnya ketika ia mencapai kesempurnaan semedhi, pertarungan takdir ini harus dijalaninya. Demi menyelamatkan umat manusia dari bencana. Nama pendekar itu Pendekar Wang.
Tanpa terasa matahari telah meninggalkan tahtanya, digantikan oleh dinginnya malam dalam terang rembulan. Malam begitu sunyi senyap, hanya suara binatang malam yang terdengar merdu bagaikan musik di alam yang begitu damai.
Lalu tanpa ada suara, di bawah terang rembulan muncullah seorang wanita cantik yang tak dapat ditentukan umurnya, terlihat seperti berumur 25 an, berambut merah menyala, cantik namun terlihat mematikan. Cantik Sexy namun menakutkan. Menggenggam sebilah Golok yang terlihat begitu kokoh dan penuh kegelapan yang menyesatkan. Inilah “Golok Naga Iblis” , kekuatannya benar-benar tak terbandingkan. Diyakini konon adalah golok yang terkuat yang pernah ada.Diciptakan oleh iblis sendiri, Golok ini membawa hawa sesat yang menyesatkan manusia yang tidak dapat mengendalikan kekuatan hati dan jiwanya. Sang Wanita terlihat jiwanya terganggu, pandangan matanya liar dan penuh amarah sesat. Nama Wanita itu : Mei Chan
“Engkau harus mati ditanganku hari ini, sebab ilmu golok kegelapan akan menguasai seluruh dunia!” dengan pongah sang wanita cantik itu berseru. Hi hi hi hi hi hi hi. Tawa mengerikan berkumandang ke segala arah.
“Tanpa terang, apakah arti kegelapan ? Tanpa kegelapan adakah artinya terang ? , Aku akan mengadu seluruh jiwa ragaku hari ini, kamu telah banyak membunuh pendekar dunia persilatan, hari ini aku terpaksa menghentikanmu.”
Bersiaplah, “Awas Pedang !” Tanpa tarikan nafas sang pendekar langsung menghunuskan pedangnya dan mulai bertarung. Lalu terjadilah pertarungan yang dahsyat diantara keduanya, saling serang , pedang dan golok saling beradu , namun terlihat kali ini kekuatan keduanya seimbang. Pohon-pohon bertumbangan terkena jurus-jurus serangan Pedang dan Golok. Langit bumi porak poranda terkena jurus2 yang dahsyat.
Sejenak ratusan jurus berlalu, keduanya mundur sejenak. Persiapan menuju jurus terkuat dan terhebat. Muka sang Wanita terlihat pucat namun tetap terlihat kokoh dan kekar setelah bertarung dalam ratusan jurus yang dahsyat yang sangat menghabiskan tenaga dalam. Bumi bagai terguncang oleh gempa yang dahsyat, dimana2 tanah, batu bersebaran tak karuan. Perlahan tatapan mata sang wanita semakin mencorong, membawa kekuatan yang teramat kelam. Terlihat ambisi kegelapan di dalam dirinya yang dibawa oleh Golok Naga.
“hi hi hi hi, kamu memang hebat Suamiku, mampu menahan jurus –jurus golokku yang telah melegenda yang telah menghancurkan ribuan pesilat handalan”. Tak kusangka hari ini aku bertemu lawan yang seimbang dalam kekuatan dan kecepatan, dan orang itu adalah Suamiku sendiri yang teramat kubenci dan sekaligus kucinta. Sang Wanita itu mulai lagi mengerahkan tenaga inti nya. Kegelapan terasa meliputi seluruh tubuhnya, GOLOK Naga segera berdengung kencang ketika diarahkan ke depan. Terlihat begitu menawan dan mengerikan. “Ingatlah ilmu golok ini , ilmu mu tak akan ada artinya di bawah GOLOK NAGA sang penguasa dunia. Mampuslah kau Suamiku” , sang wanita menghunus golok naga, lalu mulai merapal jurus Golok Naga Iblis
“Putaran Naga Hitam “
“Membelah bumi dan langit”
__ADS_1
“Menghancurkan seluruh jagat”
Terlihat kekuatan yang dahyat mulai tersalur ke golok. Golok mulai terlihat hitam berkilat tanda kedahsyatannya. Gaun sang wanita yang juga berwarna merah berkibar-kibar mengagumkan dengan kibaran rambutnya yang merah. Golok Naga Iblis digenggam erat, terus didorong dengan sekuat tenaga sambil ia berlari meluncur ke sang pendekar, sambil golok berputar-putar membentuk serangan badai yang maha dahyat. Apapun yang terhisap ke dalamnya akan terpotong tanpa ampun. Bagai Naga menghancurkan segalanya. INILAH jurus Legenda “ Pusaran Angin Naga Hitam” yang konon hanya dapat dipelajari oleh yang telah mencapai ilmu golok yang sempurna.
Sang Pendekar melihat dan paham kedahyatan jurus ini, namun ia tidak gentar, Dengan mata mencorong, ia menunggu datangnya hawa golok, lalu pedang maha dewa diarahkan keatas, kekuatan dikerahkan,mulutnya mulai berkomat-kamit, Ia segera merapal jurus PEDANG DEWA, “Jurus Pedang DEWA turun ke bumi” ,
“Pedang Menyatu dengan jagat”
“Pedang tanpa tanding di alam semesta”
“Pedang Maha Dewa yang melewati bumi dan langit”
“Jurus Dewa turun ke bumi, membawa kekuatan yang abadi”
PEDANG dan kekuatan sang pendekar menyatu, pedang berdenging aneh karena getarannya, membawa selapis hawa magis yang kental. Terlihat HAWA PEDANG mengangkasa membentuk PEDANG DEWA yang maha besar, dengan sekuat tenaga hawa pedang dihujamkan ke bawah. Kekuataannya benar-benar sangat dahsyat membawa angin yang bergemuruh. Bulan dan Matahari pasti juga akan terpaku paku melihat jurus istimewa ini.
Terdengar suara dentuman yang sangat memekakkan telinga ketika PEDANG dan GOLOK bertemu, dua kekuatan bertemu, terlihat dalam gerak lambat sang wanita dalam lingkaran hitam hawa Golok sedang terbang, dorongan sekuat tenaga membuatnya melayang , sementara sang pendekar dalam lingkaran putih bertahan sekuat tenaga, sampai kakinya terhujam ke dalam tanah. Hasil dari ledakan energi itu, sang pendekar terbenam sampai pinggangnya terbenam ke tanah, darah segar mengalir perlahan dari mulutnya, ia telah terluka dalam. Namun sang wanita tak bernasib lebih baik, ia terlontar ke belakang oleh hawa pedang, menabrak batu sampai hancur lalu memuntahkan darah segar juga. Namun ia berhasil menyalurkan hawa pedang kearah batu yg besar itu. Akibatnya batu itu hancur lebur tanpa tersisa.
“Hi hi hi hi, ternyata aku bertemu Suamiku yang hebat, udah berapa cewek kamu tipu sayang ?”, sang wanita tertawa dalam kegilaan sambil perlahan bangkit lalu bersemedi menyembuhkan dirinya yang terluka, Hebat, Jurus Golok Kegelapan yang sempurna perlahan menyembuhkan luka dalamnya. “ilmu mu ternyata sangat hebat dan sukar diukur. Tapi tetap saja engkau hanya seorang lelaki, kini terimalah jurus kedua GOLOK NAGA IBLIS, “Golok Iblis merajam pikiran, hati dan jiwa” , lalu sang wanita bangkit, merapal mantera golok Iblis yang kedua.
__ADS_1
“Kekosongan, kehampaan , pikiran menjadi tak terkendali”
“Takluk oleh nafsu badani , Mata adalah jembatan hati, kekosongan jiwa yang abadi !!!!.”
Teriaknya dengan keras membahana. Perlahan sambil berjalan dengan gagah kearah pendekar, Golok digenggam di tangan kanan, lalu digoreskan ke tanah membuat suara ciutan yang aneh dan memabukkan. Lalu yang tak disangka tak dikira, tangan kirinya ternyata dipakai untuk merobek bajunya sendiri, sehingga ia tak memakai apa-apa lagi, lalu perlahan terus berjalan ke arah sang pendekar dengan langkah yang pasti.
Pendekar Wang terkejut setengah mati, hati dan jiwanya tergetar, seorang wanita tanpa busana dengan tubuh yang sempurna dan kecantikan yang luar biasa ada didepannya, pantes saja namanya jurus merajam pikiran ,hati dan jiwa, Ini ilmu sakti dengan sihir yg sangat kuat dan berbahaya, Gawat, kalau begini ia tidak akan mampu mengerahkan kekuatannya, Sang pendekar seolah terhipnotis dan terpesona oleh kecantikan yang terlihat memabokkan. Dalam beberapa detik darahnya bergolak, pikirannya menjadi kacau balau, bagaimana hebatnya kekuatan ginkangnya dan sesakti saktinya dia, ia tetaplah hanya seorang lelaki normal yang biasa. Tercekat tanpa daya, bagai sapi menunggu siap untuk dijagal.
Mata sang wanita terlihat berkilat-kilat mempesona, “Mampuslah kau pendekar CABUL”, kekuatan GOLOK yang maha dahsyat telah dikerahkan,untung sang pendekar cepat tersadar, Namun hawa golok sudah keburu tiba, dikerahkan sekuat tenaganya kekaki, cepat ia menghindar lalu melompat ke atas, GOLOK menghantam bumi , GUBRAKKKK.. Tanah terbelah oleh dahsyatnya kekuatan itu, namun GOLOK tidak berhenti, terus mengejar ke arah sang pendekar.
Kebingungan sang pendekar, “ Bagaimana harus menghadapi jurus ini ? Namun Sang pendekar cepat tanggap, dia telah makan asam garam pertarungan putih dan hitam, ilmu sihir, ilmu gelap, ilmu racun telah dia hadapi, dengan sigap dia merobek bajunya , lalu kemudian kain yang dirobek dipakai untuk menutupi matanya, dengan hanya mengandalkan narurinya, ia mengerahkan segenap tenaganya ke PEDANG MAHA DEWA. PEDANG bereaksi, terdengar mendengung menyambut hawa murni tuannya. Sayang karena belum terlalu siap akibat terpesona oleh jurus iblis, sang pendekar sakti harus menderita terkena kekuatan serangan yang lebih hebat yang dikerahkan dengan kekuatan penuh, tapi dengan tabah ia terus bertahan, nasib dunia tergantung di bahunya.
Trang, trangggggg… Terus dengan kekuatan insting dan perasaan dalam kegelapannya karena harus menutup matanya, Pedang Sang Pendekar menyambut Golok. Terus menerus sampai keduanya kelelahan. Kelelahan dalam kekuatan dan pikiran, sang pendekar terpekur lemas berdiri dengan pedang tergeletak lemah di sampingnya. Sang Wanita juga mengalami hal yang sama. Terlihat kehabisan tenaga. Namun terlihat sang pendekar lebih parah, mengalami kelelahan fisik dan jiwa serta terluka parah.
“Saya tau kelemahanmu, kamu tidak berdaya terhadap wanita cantik dan sexy kan ? Kamu tak mampu kan menghadapi cewek yang mulus. ha ha ha ha, udah kutau itu dari dulu hai Suamiku yang bodoh” Kita berpisah karena kamu terlalu banyak melirik cewek dari perguruan lain, akibatnya aku memusnahkan banyak perguruan karena cemburuku dan kini kamu mau menghalangiku. Dan gara-gara kamulah aku belajar siang dan malam, belajar secara gila untuk menguasai jurus gaib GOLOK NAGA IBLIS demi untuk mengalahkanmu dan menghancurkan seluruh cowok di dunia ini. Sang Cewek tersenyum aneh, tak ketahuan apa yang diinginkannya, terlihat penuh dengan misteri.
Sang Pendekar terpekur lemah , menunduk dan menyerah pasrah, “Saya memang bersalah telah meninggalkanmu, tergila2 oleh ilmu silat, tapi aku tidak menghianatimu istriku” Kehancuran dunia persilatan ternyata hanya gara-gara derita cinta kita berdua. “Dari dulu demikianlah cinta, deritanya tiada akhir , entah dari kapan sang Pendekar mengutip kata-kata kiasan dari Cu Pak Kay. “Aku telah kalah, silahkan bunuh saja, namun sadarlah sayang dan jangan membunuh lagi”, sang pendekar tau dia tak ada kekuatan lagi, ia hanya bisa menyerahkan nyawanya sebagai tebusan untuk Istrinya.
Perlahan sang wanita bangkit, lalu ia mendekati sang pendekar, tapi bukannya membunuhnya, malah merobek semua pakaian sang pendekar, lalu memeluknya dan menciumnya dengan mesra.
__ADS_1
“Glekkkkkkkkk”””, Inilah ilmu menyerap jiwa dan sukma, pendekar Wang merasakan kedinginan yang teramat sangat , Inilah dinginnya ilmu golok iblis, dingin sampai ke dalam tulang dan sukma,namun merasa nikmat, merasa tak berdaya, tak mampu berbuat apa2 selain menyerah. Entah lah, tetapi seolah kekuatan api di dalam dirinya mulai terhisap berbarengan dengan kenikmatan yang didapatnya. Entah berapa lama, seakan ribuan tahun lamanya berlalu ketika mereka berduaan dalam situasi yang aneh dan memabukkan. Sementara di samping mereka tertancap Pedang Mahadewa dan Golok Iblis tersanding seperti sepasang pengantin dalam peraduannya.