
Pagi yang indah , dengan matahari kembar yang muncul di langit, untunglah walaupun matahari kembar, tapi sinarnya tidak sangat terik, kalau ngak bisa hitam ntar nih wajah penghuni alam ini. Suasana biasa hening sepi dengan kicauan burung yang indah. Seger sekali udara di sini, maklum belum ada polusi kayak di kota.
Lalu Mei Kui melanjutkan ceritanya
Alkisah, dia hidup di sebuah clan yang kecil di sebuah lembah yang indah. Biasa nya di sana nama clan memakai nama bunga. Nama Clan tempat Mei Kui itu adalah Clan Melati. Wanita di Clan biasanya cantik-cantik seperti bunga, tapi yah begitulah, cowoknya udah pendek, dekil. hitam, jelek eh hidup lagi.
Di dunia ini ada aturan dari sang pencipta, semua wanita di clan sebelum umur 40 tahun harus mempunyai slave, kalau tidak mereka pasti akan mati, Mei Kui yang tercantik di clan lalu malas memilih slave dari dulu. Akhirnya ia melarikan diri ketika dipaksa harus dijodohin dengan anak dari ketua clan yang jelek luar biasa, eh malah gara2 tak melihat jalan gara-gara melamun terjatuh ke jurang yang dalam. Untung dia itu udah level 7, jadi budidayanya cukup tinggi, bisa menyembuhkan cederanya, bisa mencari makan dan hidup sendiri. Namun ia belum level 10, kalau udah level 10 bisa memanjat dinding walau tegak lurus, bisa panjat pohon dengan berjalan saja. Lalu Level 20 malah bisa terbang dengan item. Namun bertahun-tahun ia sendirian di dalam jurang tak ada yang tau. Ia berlatih dan berlatih, namun baru naik ke level 8. Jadi belum bisa memanjat jurang.
Waktuku sebenarnya tak banyak lagi, 30 menit lagi ketika aku bertemu denganmu, aku akan berumur 40 tahun, jika sampai saat itu aku belum punya budak lelaki, maka aku pasti akan mati. Aku udah berdoa siang dan malam tuh sampai doa puasa segala lho. Lalu tiba-tiba kamu muncul, bugil lagi, pasti deh ini jawaban dari doaku. Tampangmu gak mengecewakan deh buat dijadiin budakku dibandingkan dengan cowok2 yang ada di clan. Cerita Mei Kui senang, matanya bersinar-sinar indah, mukanya berseri-seri.
Hah ? muka Wang Lie yang langsung pucat dan kebingungan, lalu mengkerut keciwa berat. Wanita tua dong.. kok 40 tahun ? alamak.. tapi kok cantik cakep montok kayak 20 tahun ? Jangan-jangan operasi plastik nih si Mei Kui. Lalu pikir Wang Lie mau kabur saja deh. Wah..saya dijebak wanita tua nih di dunia aneh… gawat… tiba-tiba kaki Wang langsung lari cepat mau ke luar gua, mau kabur ahh dari Mei Kui...Hilang keperjakaan gue ntar direnggut paksa oleh wanita tua.
“Eit.. Berhenti , ke sini dan berlutut! , mau kemana kau ? ” kata Mei Kui galak sambil tangannya membentuk segel tertentu dengan jarinya , Wang Lie kebingungan ketika segel di kepalanya bersinar, eh tubuhnya tiba-tiba kaku, lalu tanpa daya berjalan dengan pasrah dan berlutut di depan Mei Kui. Hiks.. Ternyata segel itu membuat Mei Kui berkuasa atas seluruh tubuh Wang Lie, itu artinya toh Master dan Slave… Gawattt… jadi piaraan Wanita tua nih.. pikir Wang Lie.. Gimana nasib masa depanku nih ? Akhirnya Wang Lie pasrah saja lah….” Hiks.. Udah membuat ikatan Master dan Slave dengan Mei Kui “, “ Harusnya tanya dulu baru melakukan” Sesal Wang Lie. Ini otak memang payah, liat cewek cakep gak pake baju saja langsung ok ok saja. Plak.. Wang Lie mengetok kepalanya sendiri kesel.
Terus kemudian ingat cerita Mei Kui tentang Apel.. “Bangsat Kau lelaki pertama, Apel lu makan!, Jadi budak nih gue.. ” teriaknya kesel sama semua lelaki pertama di dunia ini , ataupun dunia sono. Payah semua.
Akhirnya, terpaksalah Wang Lie menjadi budak Mei Kui, bubur udah jadi nasi eh nasi udah jadi bubur. Mei Kui berlatih ilmu dengan tekun, niatnya agar bisa menembus level 10 sehingga ia bisa mendaki jurang dan bisa kembali ke clan nya yang dulu. Wang Lie yang biasanya cuma duduk santai nonton tv dan baca indozone.net terpaksa kini sekarang jadi pekerja keras, harus potong kayu, harus angkat air, harus tangkap ikan, cari buah-buahan dll, bosan dia tak ada internet, tak ada tv, tak ada games. Untung ada Mei Kui baik hati mau ngobrol dengan dia walaupun cuma beberapa jam, waktu lainnya dipake semedhi atau pergi mencari item dan Roh binatang setan yang bisa di KO untuk meningkatkan level, ambil gold atau item.
Sayangnya di jurang Roh binatang setannya cuma sedikit. Jadi kenaikan untuk level perlahan sekali. Jadi untuk menaikkan level di alam ini ada beberapa kondisi, misalnya belajar tekun ilmu dan jurus serta semedhi, makan obat (doping) khusus atau menaikkan skill dengan bertarung melawan Roh binatang setan yang ada.
5 tahun berlalu dengan cepat, tetapi anehnya penampilan Wang Lie tetap tidak banyak berubah atau terlihat semakin tua, cuma sekarang tubuhnya menjadi berisi, kalau dulu perutnya gendut, sekarang jadi kempes dan otot tubuhnya mulai terlihat. Raut Mukanya sekarang terlihat keras, matanya terlihat lebih tajam dan kuat. Ini akibat kerja keras terus menerus demi hidup. Manusia kalau dipaksa bekerja keras memang staminanya meningkat pesat. Levelnya mengalami peningkatan hari itu jadi jadi level 2. Ternyata perlu tahunan untuk naik 1 level. Anehnya kok penampilan Mei Kui terlihat tak berbeda jauh ya ? Operasi Plastiknya pasti hebat... Dengan naik ke level 2, kekuatan Wang Lie bertambah, semakin mudah baginya potong pohon, angkat air dll, dan ia juga mulai bisa belajar ilmu budidaya seperti Mei Kui sehingga bisa jarang makan, tinggal semedhi saja menarik energi dari alam ke tubuhnya.
“Mei Kui, saya udah naik level 2 nih, kamu level berapa sekarang ? “ tanya Wang Lie , “Gawat. Bisa tua saya di sini nih kalau begini terus”.. Pikir Wang Lie. bertahun-tahun udah berlalu, tapi cuma naik 1 level. Tapi enaknya begitu level 2. Wang udah bisa buat api dengan hanya menjentikkan jarinya saja.. Asyik deh.. Sihir di dunia ini mah biasa, yang penting ada mantranya dan ia mendapatkan mantra membuat api dari Kitab dari Mei Kui dan itu bisa dipakai untuk level 2. Tapi anehnya dia tak bisa ngeluarin Item dari kitabnya sendiri, hanya Wanita yang bisa keluarin item. Katanya Slave (Lelaki) memang begitu aturannya, namanya juga slave, tak berkuasa atas tubuhnya sendiri. Jiah.. Susah dong kalau gitu.
“Oh, udah level 2 ya, saya baru juga naik ke level 9” sahut Mei Kui suka cita, “Rencana A sepertinya susah dilaksanakan, akhirnya terpaksa rencana B mungkin bisa berhasil keluar dari jurang, ” pikir Mei Kui sambil keningnya berkerut sambil berhitung-hitung.
“Mei Kui, pinjamin baju mu dikit dong, potongin buatin celana buat saya… Malu nih udah 5 tahun gak pake apa2. Masa bugil terus“ kata Wang Lie. “Gak bisa, itu item geto, lagi pula gaunku mahal bo. Gak boleh dirobek..wek, nanti bisa dijual lagi buat ganti baju lain ,Gak apa -apa bugil kok, gak ada yang mau liat!” sahut Mei Kui kejam.
__ADS_1
“Apa baju lu gak bau gak ganti-ganti baju ? “ Pikir Wang Lie mau nyuri baju Mei Kui buat dirobek jadi celana pas Mei Kui mau mandi. Tapi biasa juga Mei Kui mandinya langsung nyebur ke sungai gak pake lepasin baju, bajunya itu item, langsung dimasukin ke kitab, begitu selesai mandi tinggal keluarin lagi dari kitab. “Gak, di dunia ini keringat sangat jarang, makanya gak bau, dan kita semua umur sangat panjang. Biasanya mencapai ribuan tahun. “ sahut Mei Kui.
Hah? Tiba-tiba pencerahan masuk ke otak Wang Lie yang kosong. Pantesan Mei Kui terlihat berumur 20 tahunan. Di dunia ini mereka berumur sampai ribuan tahun, jadi tak tua-tua. Jadi sebenarnya Mei Kui tua atau gak ya ? Entahlah… Bingung Wang Lie .. Kayaknya tiba-tiba terasa tuaan Wang Lie deh daripada Mei Kui karena di dunia dia umur 80 saja orang udah pada meninggal.. aneh rasanya deh, tadinya dipikir Mei Kui yang wanita tua, sekarang kok rasanya tuaan Wang Lie…
“Udah 5 tahun nih, kapan kamu bisa mencapai lvl 10 Mei Kui ? “ tanya Wang Lie. Mei Kui malah menyahut, “Gak Tau, biasanya untuk melewati level 9 melompat ke 10 diperlukan keberuntungan, mungkin item yang pas didapat atau sesuatu yang luar biasa untuk mendobrak. Bisa puluhan sampai ratusan tahun kali kalau tidak memakai terobosan“
Tidak !! Ohh..No..pikir Wang Ci.. gawat nih.. harus cari jalan nih.. ini perkara serius nih. Puluhan sampai ratusan tahun ? bosan benar nih. Otaknya yang sebenarnya pintar namun malas segera berpikir keras, langsung kitab yang diberikan oleh Mei Kui dibacanya dengan teliti. Akhirnya pencerahan datang ke otaknya. Dihitung pake algoritma calculus tingkat lanjut, begini , begitu, dihitung , dihitung, wah bisa nih mencapai 200 meter lebih kalau digabung 2 jurus dari kitab… Jurang itu dalamnya sekitar 200 meter.
“Mei Kui, kamu masih perawan ngak sih ? “ tanya Wang serius kepada Mei Kui.. Petaakk.. langsung kepalanya digetok Mei Kui galak. “Ngapain tanya-tanya !!” Wah , kayaknya masih perawan nih, galak benar nih Mei Kui… “Eit jangan galak2 dulu., ini serius tanya nih.” , di kitab kita ada jurus tendangan perawan dan jurus tendangan perjaka. Tendangan Perawan bisa kuat sekali di level 9, sedangkan tendangan Perjaka baru mulai ada di level 3. , ini penting nih biar kita bisa keluar dari jurang lho”
“Masihlah, “ malu-malu Mei Kui menjawab dengan muka merah jambu tapi matanya bersinar-sinar.
“Begini Mei Kui, kalau menurut kitab, di level 9 , wanita yang masih perawan akan punya tendangan perawan yang sangat kuat sekali, 10 x lebih kuat dari tendangan wanita yang tidak perawan. Perkiraanku Tendangan Perawan kalau ditendang bisa menembus 160 meter. Sedangkan aku ketika di level 3 akan punya tendangan perjaka yang juga kuat , sekitar 3 x lebih kuat dari tendangan tidak perjaka, nanti kalau udah di level 9 baru bisa mencapai kekuatan 10 x lipat kekuatan tendangan biasa. Jadi kalau kita menggabungkan kekuatan tendangan kita, mungkin kita bisa tendang batu yang kita ikat dengan tali dari tanaman merambat di sini untuk dilontarkan ke atas. Jadi bisa dipanjat. Cuma ilmu tendangan perawan dan perjaka baru mulai ada di level 3, sedangkan saya baru level 2 nih , perlu 5 tahun lagi dong..”
“Ternyata budak punyaku udah tampan, gagah , pintar lagi nih. Asyik nih...” pikir Mei Kui , mukanya berseri-seri, matanya terlihat berkilauan dengan indah.. “Saya sih sudah tau itu, makanya kamu masih perjaka, belum saya perkosa lah” santai saja Mei Kui menyahut dengan sadis, Glek. Wang Lie sadar.. di alam ini ternyata wanita yang benar-benar berkuasa atas segalanya,
“Cuma Slave kan gak bisa ngeluarin dan memakai item, lalu gimana dong ? “ tanya Wang Lie bingung. “Konsumsi obat alias item doping untuk slave itu harus di plus ciuman lah” kata Mei Kui santai langsung memasukkan item obat yang ada dikitabnya di mulutnya terus mencium Wang Lie denga paksa dan memaksakan obat yang ada di mulutnya masuk ke mulut Wang Lie..Waks.. Dicium paksa oleh Mei Kui yang cantik jelita tiba-tiba membuat Wang Lie jadi bingung dan senang lalu akhirnya pasrah saja deh nikmati.
“Kenapa harus ciuman Mei Kui untuk doping obat ? “ tanya Wang Lie bingung...”Aturan dari sang pencipta” Jawab Mei Kui gak tau benar atau kagak.
Tak berapa lama kemudian Wang Lie merasakan tubuhnya menjadi panas dan berenergi. Segera ia bersemedhi dengan semangat. Tanpa terasa seminggu telah berlalu dan ketika ia membuka matanya, tubuhnya tumbuh menjadi lebih kekar, otot di tubuhnya menjadi lebih kuat, dan kekuatannya udah bertambah. Di cek di kitab.. asyik.. udah level 3.
“Woi.. Mei Kui, kok tak dari dulu saja kasih saya item buat naikin level, kan gak sia-sia 5 tahun geto” kata Wang Kesel. “Enak saja, itu cuma item satu-satunya yang kupunya tau yang bisa untuk naikin level untuk budidaya di bawah level 5, itu obat biasa untuk bantuin slave naik level ,harganya sangat mahal itu , kalau gak terlalu perlu gak akan ku keluarin, mendingan kujual jadi emas terus buat beli item lain, saya juga berlatih susah payah bertahun-tahun untuk naikin level ke level 9, sayang tak bisa menembus level 10 ” sahut Mei Kui panjang lebar.
Akhirnya rencana disusun, batu besar segede kepala orang diikatkan di tali yang terbuat dari tanaman merambat yang banyak di dalam jurang, dalamnya jurang lebih kurang 200 meter lebih. Jadi Wang yang akan duluan menendang batu itu ke Mei Kui , lalu Mei Kui akan memanfaatkan kekuatan tendangan Wang Lie untuk menambah tenaganya ke batu dan menendang batu itu ke atas jurang..
Hiatt…“Jurus Tendangan Perjaka “ kata Wang Lie sambil membuka kitabnya lalu membaca mantra di kitab lalu menendang dengan keras ke Mei Kui .. Batu segede kepala orang itu lalu dengan kekuatan tendangan perjaka melambung ke Mei Kui yang sudah bersiap-siap dengan Mantra Tendangan Perawan.. Uihhh.. ternyata benar masih perawan. Tendangan Mei Kui luar biasa kekuatannya, batu melambung tinggi ke atas sampai akhirnya mencapai ujung jurang terus nyangkut di di antara dua pohon di atas jurang.
__ADS_1
Gara-gara terlalu semangat menendang bola batu,eh kaki Mei Kui jadi terkilir, mau semedhi untuk penyembuhan bisa berhari-hari, yah biar cepat terpaksa deh digendong oleh Wang Lie naik tali dari tanaman merambat , Untung Wang Lie udah level 3 dan biasa bekerja keras selama bertahun-tahun, kekuatannya meningkat pesat, dengan cepat saja ia sudah berhasil naik melewati jurang, lalu mengikuti arahan Mei Kui berlari ke clan Melati nya yang berjarak kira-kira 20 km dari sana.
Sampai juga, terlihat ada perkampungan di lembah yang indah, dimana-mana banyak bunga-bunga bermekaran, terutama bunga Melati, Wang Lie terlihat cape juga berlari 20 km sambil mengendong Mei Kui sampai ke clan, lalu menurunkan Mei Kui yang disambut ketua Clan dengan gembira melihat Mei Kui ternyata kembali ke Clan dengan selamat sambil bawa slave. Mereka padahal udah berpikir kalau Mei Kui udah meninggal karena belum ada slave sampai umur 40 tahun.
Semua penghuni Clan Melati yang terdiri dari 20 wanita pada berhamburan keluar dan menyambut mereka dengan meriah, ternyata di sini benar wanita yang berkuasa, yang lelaki cuma jadi slave jagain rumah doang. Tak boleh ikut-ikutan kalau tidak disuruh. Gak boleh keluar rumah kalau gak diperintahin.
Tapi kok semua wanita yang menyambut melihatnya dengan senyuman aneh.. Lho.. liat kanan kiri..,ahhh... ternyata Wang Lie lupa kalau dia belum pake baju dan celana.. Alamak... Malu sekali Wang Lie sampai mau nyungsep ke batu sembunyi. “Gawat.. udah keliatan nih semua itu gue sama wanita di clan!” hiks. Hiks.. Mau kabur deh tapi gak bisa... kan udah jadi Slave Mei Kui.
Tapi semua wanita memandang iri dan cemburu pas melihat Wang Lie dengan tanda Slavenya , wah Mei Kui hilang udah bertahun-tahun, kok munculnya bawa slave yang tampan, muda dan berotot lagi. Akhirnya dari ketua Clan,.Wang Lie diberikan item baju dan celana slave. Wang Lie karena slave tidak bisa juga pake baju sendiri, terpaksa di bantuin oleh Mei Kui. Ya ampun, udah gede begini mesti dipakaiin baju. (malu ah).
Cuma di sini cepat saja sih pake baju dan celana, begitu item dikeluarin , sebentar lagi udah langsung melekat di tubuh Wang Lie begitu dilekatin oleh Mei Kui ke badan Wang Lie bagai sihir. Itulah item. Baju dan Celana juga langsung mengikuti bentuk badan, langsung PAS. Begitu udah pake baju walaupun cuma sederhana karena untuk slave, Wang Lie senang benar...“Asyik. Akhirnya setelah 5 tahun dapat baju juga.” pikir Wang Lie sambil matanya tiba-tiba berkaca-kaca dan meneteskan air mata , bahagia sekali kayaknya.
Akhirnya karena Slave Mei Kui, yah ikutlah ke rumah Mei Kui, bersih-bersih dulu deh, kan budak Mei Kui, terpaksa deh Wang Lie yang nyapu, cuci, gosok dll biar rumahnya jadi bersih dan seger setelah ditinggalin bertahun-tahun sampai debunya tebel benar. Mei Kui malah santai-santai saja di rumah.. “Siapin Kopi Wang Lie, ingat pedicure dan medicure in saya ya, jangan lupa pijat juga..”. perintahnya... Nasib budak geto deh, kerja keras terus dah layanin tuannya. Untung saja tuannya cakep cantik jelita.
Malam pun tiba... Cape benar nih kerja seharian...uiih... udah lama benar rasanya tidur melulu di gua, akhirnya ada kamar tidur juga... Asyik sekali ada ranjang tempat tidur nih. Ada guling lagi...Tidur ah... zZZ..Zzz.. zZz.. .Lalu malamnya ketika Wang Lie lagi tidur.. “Ahhh.. lho..Mei Kui, ? ”. “Eitt.. dilarang lari , stop, “ tak bisa bergerak deh Wang Lie..lalu terdengar teriakan...” ahhhhhhhh....”
Lalu...Paginya Wang Lie terlihat dengan lemes dan penuh dengar air mata.., hiks.. hiks... hilang keperjakaanku direnggut oleh Mei Kui semalam.. Di sana terlihat Mei Kui yang senyum-senyum simpul liatin Wang Lie yang bercucuran air mata. “Jangan nangis dong Wang Lie sayang, saya pasti akan bertanggung jawab memelihara kamu seumur hidupku” kata Mei Kui sambil membelai kepala Wang Lie dengan lembut..
Namanya budak yah tetap harus kerja keras lagi, gak boleh malas-malasan, Wang Lie lalu cepat bangun , pagi-pagi mah enaknya nyapu-nyapu rumah dulu terus buatin kopi buat Mei Kui, setelah itu harus mijitin Mei Kui yang katanya kelelahan kerja keras semalam.
“Mei Kui, lalu gimana cara lahirin anak di dunia ini ? Tanya Wang Lie mikirin masa depan perkawinannya , “Oh itu. Nanti akan ada item khusus muncul di kitab kalau memang ada calon anak hasil dari hubungan intim kita berdua semalam, bisa ada bisa tidak sih, dan kalaupun itu muncul, masih bisa pilih mau atau tidak terusin, dan kalau diterusin maka mesti tunggu 20 tahun, lalu ada item yang namanya bayi muncul, tinggal di keluarin saja dari kitab, terus kasih kamu untuk urusin ” kata Mei Kui santai benar.
Tapi jangan pikirin itu dulu, sekarang kita masih muda, entar kalau udah ratusan tahun baru pikirin yang begituan. Memangnya enak urusin anak. Susah tau... Hidup senang-senang dulu deh.
“Wah, enak ya di dunia ini gak ada namanya susah payah lahirin anak, gak ada deh Rumah Sakit bersalin eh Rumah Sakit Korban Lelaki .” pikir Wang Lie. Yah Wanita gak kena kutukan, gak ada yang namanya menstruasi atau sakit melahirkan..
Grrr.. Kesel lagi Wang Lie kalau ingat kutukan , ini gara-gara lelaki pertama... “Bangsat Kau lelaki pertama, rakus banget makan Apel!” teriaknya kenceng-kenceng sambil mengupas apel.
__ADS_1