Pendekar Maha Sakti

Pendekar Maha Sakti
Musnahnya Lembah Es dan Api (ARC 1 END)


__ADS_3

Mei Kui yang terluka kehilangan sangat banyak tenaga sakti nya, tetapi dengan kuat dan tabah ia dengan tenaganya yang tersisa berusaha menyembuhkan dirinya, beruntung Wang Ci memberikannya banyak waktu untuk itu dengan pergulatannya memegangi kaki  lawannya itu, dan ketika Wanita itu mengeluarkan jurus tapak inti es 7 warna pelangi yang langsung diserap oleh Segel di punggung Wang Ci, Mei Kui yang di dalam pelukan Wang Ci mendapati kalau Wang Ci segera menyalurkan tenaga inti es itu kepadanya. Tenaga inti es itu segera diserapnya dan bisa dipakai untuk menyembuhkan dirinya dan menambah tenaga intinya.


Ketika Segel Wang Ci dimusnahkan oleh Wanita itu, Mei Kui sudah berhasil menyembuhkan luka dalamnya. Dan di dalam dekapan Wang Ci, begitu segel Wang Ci dipunggung di tancapkan Pedang Es Inti Selatan, Mei Kui merasakan perubahan drastis terjadi di tubuhnya, dan begitu ia buka matanya, terlihat kilatan warna biru di matanya yang indah. Ternyata ketika Segel itu menghilang, kekuatan energi es dan energi api di tubuh Wang Ci tak terkendali lagi, Wang Ci segera menyalurkan energi es yang  di dapatnya dari ibunya dan dari kera sakti di hutan larangan ke Mei Kui melalui pelukannya , tentu saja Mei Kui dengan rela hati menerima kekuatan sakti yang berlimpah itu dan tanpa terasa olehnya kalau kesaktiannya sudah pulih kembali.


Jadi ia dengan cepat berguling-guling ke luar arena pibu dengan Wang Ci di dalam pelukannya menghindari jurus sakti ilmu Es 7 pelangi lawan yang diperkuat berkali-kali lipat dengan Pedang Inti Es dari Kutub Selatan.


Wanita itu melihat di luar arena terlihat Mei Kui  sedang membopong Wang Ci dan meletakkan Wang Ci yang terluka di tanah. Mei Kui lalu berbalik dan menatapnya dengan sangat tajam , tatapan matanya begitu mengerikan, hawa pembunuh yang melekat seakan langsung diarahkan kepadanya. Melihat Kekasih hatinya dilukai oleh adik kembarnya membuat hatinya bergetar dalam kegeraman yang luar biasa.


“Menyerah sajalah, kekuatanku diatas kekuatanmu, dan ditanganku ada Pedang Sakti Inti Es dari Kutub Selatan” kata wanita itu jumawa walaupun kebingungan kenapa Mei Kui tiba-tiba memiliki lagi tenaga inti es yang sakti.  


“Huh, saya lengah karena tak mengira kamu akan memiliki pedang Sakti Inti Es dari sang pencipta, namun walaupun kita berdua adalah pewaris ilmu sakti es 7 warna pelangi, walaupun tenaga inti es kamu lebih kuat, namun kamu tak mendapatkan seluruh ilmu sakti 7 warna pelangi karena kamu telah diculik di waktu kecil.”


“Kamu cuma penipu dan pencuri ilmu , aku lah pemilik ilmu sejati, matilah kau! ” geram wanita itu. Ia mengangkat pedang inti es Kutub Selatan dan diarahkan langsung ke Mei Kui. Tapak Es 7 warna pelangi dengan cepat sudah terkumpul di tangan kanan dan tangan kirinya. Balutan 7 warna pelangi terlihat begitu indah dan mematikan.


Mei Kui mulai melakukan gerakan yang lain, terlihat tangan kanannya diarahkan ke Pedang Es Inti Kutub Utara yang ada di tanah. Pedang itu tiba-tiba bergerak , lalu terbang ke depan Mei Kui dan berputar2. Tangan Kanan dan tangan Kiri Mei Kui ditarik ke belakang. Terlihat Balutan 7 warna pelangi dengan cepat udah berada di ke dua tangannya. "Inilah jurus kedua  yang tak pernah kau pelajari dari ilmu sakti 7 warna pelangi.. “Pedang Terbang” " teriak Mei Kui dengan perkasa.


Hiatttt… Wanita itu mengerahkan jurusnya dulu. Aliran Es yang sangat kuat dan dingin langsung berhamburan ke Mei Kui. Hiattt… Mei Kui ikut berteriak seraya tangan kanan dan tangan kirinya dengan cepat menghantam ujung gagang Pedang Inti Es dari Utara. Dalam tayangan lambat, balutan 7 warna pelangi berpindah dari tangan Mei Kui ke Pedang. Pedang lalu berputar2 dengan indah dalam balutan 7 warna pelangi seraya melesat dengan kecepatan fantastis maju ke depan.

__ADS_1


Pedang adalah benda nyata , dan kini telah di tambah dengan energi sakti , Pedang lalu membelah energi sakti yang maha dingin dari lawan. Langsung membentur pedang yang dipegang wanita itu.. Brak… Kedua pedang terpental jauh, tangan wanita itu bergetar keras.


“Inilah Jurus Ketiga Ilmu 7 warna pelangi , Tendangan berputar “ , ternyata Mei Kui tak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, ia segera terbang ke atas, lalu bersalto dan turun dengan tendangan yang berputar , kaki kanan dan kaki kirinya kini berbalut 7 warna pelangi juga. Kekuatan nya sangat dahsyat, Wanita itu berusaha bertahan, terlihat ia merapal tapak sakti es 7 warna pelangi di tangannnya, tubrukan antara dua tenaga sakti itu tak terelakkan. Brak.. Buk…


Akibatnya jelas, Wanita itu terluka dalam dan terbenam sampai ke pinggang masuk ke dalam tanah, sementara Mei Kui cepat bersalto dan menapak ke tanah dengan indah. Wang Ci yang melihat kemenangan Kekasihnya terharu luar biasa.


Wang Ci lalu tiba di sampingnya, berdua mereka berjalan mendekat ke wanita itu, Mei Kui langsung membuka penutup muka wanita itu untuk melihat mukanya,  dan perkiraannya ternyata benar, di depan matanya , ia melihat wajah yang seperti wajahnya sendiri.


Tanpa di sadari oleh Mei Kui, Air matanya berlinang-linang melihat adiknya Mei Lan yang sudah lama hilang, Mei Kui lalu memeluk dia dengan erat, kemudian ia dengan mata berlinang-linang melihat ke mata Mei Lan yang masih penuh amarah dendam dibawah pengaruh sihir dan Ilusi. Dengan penuh cinta kasih sayang Mei Kui berkata dengan lirih dan lembut. “Adikku Mei Lan!  “  Tak terasa tetes demi tetes air mata Mei Kui membasahi muka dan pipi Mei Lan.


Ternyata itulah jurus pemunah untuk kekuatan kegelapan sihir dan ilusi yang menguasai Mei Lan. Cinta, Kasih Sayang dan Tetesan Air Mata bisa memunahkan segala macam sihir kegelapan. Akhirnya Mei Lan tersadar lalu menangis juga dengan pilu sambil berkata lirih.. “Kakak….”, lalu mereka berdua berpelukan dalam tangisan diliatin oleh Wang Ci yang seperti biasa ikut mewek. Hiks Hiks. Sedih.


Di sana dimana-mana sudah porak poranda, di tanah bertebaran mayat murid-murid lembah es dan api. Mei Kui dan Mei Lan segera mencari Tetua Chen,ketemu, namun ibunya itu sudah sekarat terkena racun, ketika ia melihat Mei Kui dan Mei Lan , ia cuma sanggup berkata. “Anakku, syukurlah kamu telah kembali.” sambil berlinang air mata terus menghembuskan nafasnya yang terakhir. Mei Kui dan Mei Lan menangis tersedu-sedu di sana.


Sementara Wang Ci yang tiba di sana berlari ke sana kemari seperti orang gila. “Tidak, tidak !!!!” lirih suara Wang Ci yang nelangsa  melihat Xiau Lin, Hui Lien , Tetua Liang  dan murid-murid lembah es dan api telah terkapar meninggal di sana.Air Matanya berlinang-linang, ia hanya bisa bertekuk lutut di sana tanpa daya. Kenapa ? Kenapa ini terjadi ? Kenapa saya begitu lemah tak mampu melindungi mereka.? Ia tak percaya semua yang dilihatnya.


Kekalutan hatinya membuat pikirannya menjadi kosong dan hampa, perasaan lemah tak berdaya membuat otaknya yang kini sudah bisa berpikir berputar sangat cepat, lalu tulisan-tulisan di gua terpampang jelas seperti foto di kepalanya, jurus-jurus sakti yang dirapal papanya tiba-tiba begitu jelas di matanya. Ia memiliki segala kondisi itu sekarang, kekalutan hati, kekuatan Inti Api dari papanya dan dari kera sakti di hutan larangan, rapalan jurus sakti matahari merah, nadi tenaga sakti yang terbuka oleh kekuatan inti elemen es dan api.

__ADS_1


lalu dalam kekosongan dan kehampaan, dalam kekalutannya  ia mulai bersemedhi, rambutnya mulai memutih, alisnya juga memutih, Dan antara sadar atau tidak , ia mulai merapal jurus sakti itu seperti papanya. Akhirnya kekuatan inti api di dalam tubuhnya terbangkitkan, lalu dari dari mulutnya keluarlah teriakan yang membahana. “Ilmu maha sakti Matahari Merah!  “


Para Tetua dan murid perguruan Iblis kegelapan yang masih di lembah es dan api merayakan kemenangan terkejut melihat masih ada murid lembah es dan api yang belum dibinasakan. Mereka segera berkumpul dan mengepung mau membunuh Wang Ci.


Namun seiiring teriakannya yang membahana, tubuh Wang Ci terangkat tinggi jauh ke angkasa, kini ia bagaikan manusia setengah dewa. Di keningnya muncul tanda kesaktian Matahari Merah, tidak tanggung2, sekaligus muncul 2 bulatan matahari merah. Lalu ia mulai membalikkan badannya sehingga kakinya yang diatas tangannya yang di bawah menghadap bumi  , terlihat matanya merah menyala nyala. Tangan kanan dan tangan kirinya mulai bersinar merah, bola api muncul di tangan kiri dan tangannya, inilah jurus yang sangat sakti dari Ilmu sakti matahari merah. “Neraka Bumi !”


“Ilmu sakti Matahari Merah “


“Membakar seluruh dunia”


“Kekuatan Api yang abadi!!!!!!”


“Ciptakan Neraka di Bumi”


Lalu diiringi teriakanya yang membahana, setiap jengkal tanah di  lembah es dan api dilempari dengan kecepatan tinggi ribuan bola api oleh Wang Ci dari angkasa. Semua tetua dan murid Iblis Kegelapan tak bisa berbuat apa-apa, walau mereka sakti tapi ini adalah kekuatan yang maha sakti, mereka terpaku kaku menunggu kematian sambil melihat bola api datang dalam jumlah ribuan dan terus menerus tak henti-henti menghantam lembah es dan api. 


Akhirnya seluruh Lembah es dan api musnah terbakar dengan hebat menciptakan neraka bumi yang begitu panas dan mengerikan. Inilah kedahsyatan jurus “Neraka di bumi” 

__ADS_1


Lalu setelah seluruh tenaganya habis dilontarkan , jatuhlah Pendekar Wang Ci dari angkasa, jatuh ke bawah, di bawah neraka ciptaannya seolah siap untuk menelan tubuh tuannya. 


__ADS_2