
Wang Ci yang seperti biasa kebingungan kenapa ia dikelilingi oleh 4 tetua, semua melihatnya dengan aneh, ada apa ini ? apakah ada yang salah dengan mukanya ? rasanya tidak ada yang berubah ? Apakah tambah jerawat gara-gara mikirin Mei Kui melulu ? Tak mungkin kan para tetua mengurusi hal begitu ? Bingung dia, lalu dia hanya bisa berlutut di sana di depan ke 4 tetua itu. Lalu ia diceritakan tentang segel dengan tulisan aneh yang ada di punggungnya.Tentang Kemampuan Segel menerima tenaga inti lawan dan bisa memakainya untuk jurus ataupun penyalurkannya ke tempat lain.
Jadi segel itu lah yang menyelamatkan jiwanya ketika ia kecil, segel itu memaksa terbuka nadi2 tenaga utama di tubuhnya untuk menyimpan energi tenaga yang sakti. Segel itu juga yang membuatnya tidak menjadi gila karena memiliki dua elemen energi sakti yaitu energi inti es dan inti api. Tetapi ia menjadi pelupa terutama ketika ia belajar ilmu inti es atau inti api, sebab kesimbangan di tubuhnya jadi terganggu.
Dan jikalau ia mendapatkan energi inti es dari luar dalam jumlah besar berupa pukulan, jurus dll , maka kesimbangan tenaga inti es dan inti api di tubuhnya menjadi kacau , ia harus mengeluarkan kelebihan tenaga inti es itu, dan ketika melawan Hui Lien, ia bisa mengeluarkan kelebihan energi inti es yang diserapnya menjadi jurus yang berinti es.
Jadi sekarang mereka akan mencoba menumpuk energi inti es lewat segel di punggung Wang Ci, sehingga Wang Ci bisa menyalurkan kelebihan tenaga inti es nya ke orang lain, dalam hal ini adalah Mei Kui untuk membantunya membuka nadi tenaga utamanya agar bisa mencapai puncak kesaktian ilmu 7 warna pelangi inti es.
__ADS_1
Wang Ci seperti biasa tak begitu mengerti, tapi tentu saja itu bukan hal yang terlalu rumit baginya, yang penting telapak tangan nya di tempelkan di punggung penerima, nanti tubuhnya dengan sendirinya akan menyalurkan kelebihan energi yang dimilikinya , lalu jubahnya dibuka, Tetua Chen lalu mengeluarkan tenaga sakti inti es, dipukulkan dengan keras ke punggung Wang Ci, kalau orang biasa tentu akan terluka dalam, tapi untuk Wang Ci, tulisan aneh yang terlihat muncul di punggungnya, Semua terlihat meneliti tulisan aneh itu, Wang Ci lalu menyalurkan tenaga sakti yang diterimanya dari Tetua Chen itu ke suhunya dengan menempelkan telapak tangannya ke punggung suhunya..
Lalu Para Tetua mulai berunding lagi, bagaimana pengaturan untuk itu. , semua murid Tetua Chen dan Tetua Liang yang menguasai ilmu inti es dipanggil. Posisi pun diatur, Mei Kui diposisikan di paling depan, Mei Kui memang pendekar yang tangguh dan tabah,Setelah dijelasin, Mei Kui siap menerima semua akibatnya sebab seandainya gagal berarti dia tidak akan punya ilmu sakti lagi. Ia hanya akan menjadi manusia biasa. Dari kecil demi berlatih ilmu 7 warna pelangi ini, ia sudah diasingkan dari pergaulan, karena ia tidak begitu berbakat, hampir setiap hari hidupnya hanya berlatih dan berlatih ilmu ini, tak heran ia begitu dingin di depan orang lain.
Agar tidak dilihat oleh banyak orang, Mei Kui duduk bersila di depan ditutupi dengan 4 lembar kain , ia membuka jubahnya, di dalamnya ia hanya memakai baju tipis yang bagian punggungnya terbuka, Wang Ci duduk bersila dibelakangnya, keduanya di dalam kain itu, lalu Wang Ci harus menempelkan punggungnya ke kain sehingga bisa terlihat bentuk punggungnya di kain.
Lalu satu persatu murid yang memiliki elemen es disuruh mengeluarkan jurus esnya yang terampuh dan dipukulkan dengan kekuatan penuh ke punggung Wang Ci yang ada di balik kain, Xiau Lin termasuk diantaranya yang tidak tega, namun titah Papanya harus diturutinya, dikerahkan tenaga inti es dengan kekuatan penuh di tangannya, lalu BUK…BUK… dengan kekuatan penuh dihantamnya tangan kanan dan tangan kirinya ke punggung Wang Ci, Terlihat Wang Ci tidak apa2, tenaga sakti itu seperti melebur ke dalam danau yang dalam dan tenang tanpa tersisa , demikian satu persatu murid dengan cepat bergantian termasuk Hui Lien memukulkan tapak penuh energi es ke punggung Wang Ci, yang terakhir Tetua Chen dan Tetua Liang juga. Buk.. Buk.. Buk… Buk.. Tenaga puluhan orang dari Elemen Es terus berkumpul di dalam tubuh Wang Ci.Untung segel Wang Ci memang dibuat khusus untuk itu sehingga ia tidak mati ataupun menderita luka parah.
__ADS_1
Wang Ci lalu dengan perlahan ia menempelkan tangannya ke punggung Mei Kui, mengosongkan pikirannya dan membiarkan aliran energi yang diterimanya seperti air danau yang begitu tumpah ruah mengalir ke tubuh Mei Kui. Terasa begitu lembut kulit punggung Mei Kui, namun semakin lama semakin dingin seiring bertambahnya energi es yang terus membanjiri tubuhnya. Mei Kui tentu tidak menyia-nyiakan tenaga sakti itu, di dalam kain dengan gerak yang lambat, indah dan gemulai, tangannya membentuk jurus-jurus sakti 7 elemen perlahan Merah , Jingga, Kuning, Hijau ,Biru, Nila terbentuk, lalu ketika sampai ke titik ungu, terlihat Mei Kui harus mengerahkan tenaganya sampai ke puncaknya, tubuhnya bergetar menandakan beratnya perjuangannya.
“Ahh”, terdengan jeritan pelan Mei Kui yang begitu menderita. Lalu dalam penderitaannya Mei Kui berbalik menghadap Wang Ci seolah meminta bantuan , terlihat matanya begitu suram, lemah dan tak berdaya, tenaga sakti itu ternyata terlalu berat di tanggung oleh tubuhnya. “Aku harus mampu , Aku harus mampu !! , ”, suaranya lirih terdengar oleh Wang Ci, terlihat ada darah di sudut bibirnya, demi bertahan ia sampai menggigit bibirnya sendiri. Lalu terlihat air matanya mulai tergenang di sudut matanya yang indah dan lentik tanda penderitaanya yang teramat sangat berat. Ia sangat ingin bertahan, namun tubuhnya sepertinya tidak mampu lagi.
Wang Ci segera meraih dua tangan kekasihnya dan digenggamnya untuk menghiburnya. Namun Takdir memang terjadi di tempat dan waktu yang tidak terduga, Aliran tenaga yang luar biasa sekali lagi berbalik ke Wang Ci dari tangan kiri Mei Kui, melalui tubuh Wang Ci, lalu balik lagi melalui tangan kanan Mei Kui, jadi Wang Ci menjadi sarana tenaga di tengah-tengah, saling dukung, saling bantu, mata Mei Kui hanya melihat lurus ke mata Wang Ci dengan lembut , melihat Wang Ci yang ada dihadapannya tanpa disadarinya memberikannya kekuatan tambahan yang diperlukannya. Terlihat sekarang di matanya muncul tekad yang sangat kuat membara.
Demikian terus menerus selama beberapa waktu, Adanya Wang Ci memang berguna untuk Mei Kui , ,beban yg begitu besar serasa tak begitu berat kalau ditanggung bersama .Tenaga yang begitu besar perlahan-lahan mampu diolah tubuhnya, kemudian Mei Kui perlahan menarik tangannya, lalu mulai mengerahkan jurus ke 7 ilmu Es pelangi, Kedua tangannya diarahkan keatas, jari-jarinya yang lentik dan lengannya yang halus terlihat begitu indah dan menawan, lalu terlihat 7 warna pelangi dengan cepat terbentuk di tangannya..Akhirnya! Wang Ci sampai terharu melihatnya, matanya berkaca-kaca melihat keberhasilan Mei Kui melewati rintangannya.
__ADS_1
Mukanya Mei Kui terlihat sudah bersinar lembut, indah bagaikan bidadari, senyum tersungging di mulutnya, kewibawaan bidadari terasa di sekujur tubuhnya , dengan tangan kirinya ia mengambil jubah nya, memakainya, mengambil pedang es inti utara yang tak pernah meninggalkan sisinya lalu di taruhnya di punggungnya, lalu dengan santainya Mei Kui berdiri dengan megah di hadapan Wang Ci yang melongo seolah melihat bidadari baru turun dari surga, dari tangan kiri dan kanannya yang berbalut 7 warna warni keluar tenaga sakti yang langsung menumbangkan seluruh kain yang menutupi mereka berdua.
Brak…buk…buk..kain-kain berhamburan kemana-mana dan dari dalamnya kini munculah Mei Kui yang telah menjelma menjadi seorang pendekar maha sakti yang perkasa di dunia persilatan, yang telah mencapai puncak ilmu, berjalan dengan anggun melalui murid2 lain yang melihatnya dengan kagum ke ibunya. Tetua Chen tentu sangat gembira, segera menyambut Mei Kui, “Anakku, kamu telah berhasil nak., syukurlah “ Semua memberi salam atas keberhasilan Mei Kui “