
Bencana sudah lewat, lanjut pibu deh. Lagi -lagi arena no.4 , yang dipimpin oleh Tetua Lim, Wang Ci seperti biasa udah ada di dalam kerumunan penonton, wajib itu menonton pibu wanita pujaan hatinya. Di sana juga ada Cang Bu Kie yang datang untuk mendukung Xiau Lin.
Xiao Lin seperti biasa dengan memakai baju merah delima segera bersalto dengan semangat ke dalam arena pibu. Siapakah lawannya kali ini ? Perlahan- lahan, seorang wanita berbaju biru menawan, dengan angkuh dan anggun dan perlahan berjalan maju menuju tempat pibu. Siapakah dia ? Alamak, Lawan Xiao lin kali ini tak lain tak bukan adalah Chen Mei Kui pula yang lihai luar biasa.
Seperti biasa, penonton lebih bejibun lagi melihat dua wanita cantik bertarung dengan elemen yang sama yaitu es.. cuit.. cuit… bersiul-siul para penonton. Ada yang memihak Xiao Lin, tapi banyak juga yang memihak Mei Kui.Tinggal Wang Ci mulai bingung, kebersamaan beberapa lama dengan Mei Kui membuatnya ingin memihak nya, namun Xiao Lin dari dulu adalah pujaan hatinya. Dalam hidup ini, benci dan cinta tidak ada yang mengerti perubahannya, Semua terkadang berubah cepat, terkadang lama, terkadang tidak berubah. Hati manusia, siapa yang tau ? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Seandainya saja ada jurus pengubah hati.
“Pibu dimulai!!” , sahut Tetua Lim, semua mata langsung melihat ke arena, diam-diam menyaksikan dua ksatria Wanita adu perkasa.
Liang Xiao Lin langsung memperagakan ilmu Es yang ke 2. Tarian Es dan air, Air di bawanya meliuk-liuk dengan cantik bagaikan naga air, sementara Chen Mei Kui terlihat kurang semangat malah terlihat lelah, Cuma menatap perlahan ke arah Xiao Lin, segera Xiao Lin menyerang dengan jurus tarian es, Air seolah dijadikan selendang olehnya, kadang lemes seperti air, kadang menjadi keras seperti es menotok nadi lawan.
Serangan gencar dilakukan ke seluruh tubuh Chen Mei Kui, tapi Chen Mei Kui gingkangnya sangat tinggi, ia melengos ke sana kemari dengan cepat menghindari totokan, lalu terlihatlah ia mulai mengerahkan kibasan nya yang mengalahkan lawannya di babak -1, tetapi kali ini tidak di dalam kabut,jadi sekali ini jurusnya terlihat jelas, Di tangan kanan dan kirinya muncul warna merah, lalu perlahan bertambah lagi dengan jingga, lalu bertambah lagi dengan kuning, sehingga ada 3 lingkaran warna di tangan kanan dan kirinya.
__ADS_1
Dari kibasannya mengalir hawa dingin yang sangat pekat langsung ke arah Liang Xiao Lin, akibatnya jelas, seluruh selendang air yang dijadikan senjata oleh Liang Xiao Lin mengeras menjadi es sehingga tak bisa dijadikan tarian lagi.Para penonton mulai riuh, beberapa mengenali jurus itu sebagai jurus elemen es pelangi, semakin banyak lingkaran warna pelangi muncul di tangan, berarti semakin tinggi dan sakti elemen es yang dikeluarkan. Merah , Jingga, Kuning, Hijau ,Biru, Nila dan Ungu, setiap terjadi pertambahan warna berarti kekuatannya akan bertambah 2 x lipat, jarang ada yang berhasil mencapai tingkat ke 7. Ilmu yang langka , kenapa bisa dipelajari oleh Mei Kui ?
Xiao Lin tentu tidak kehilangan akal, selendang es lalu dipolesnya dengan tangannya menjadi pedang , dan sambil bersalto tinggi keatas langsung mengeluarkan jurus “PEDANG PERKASA” , jurus yang begitu perkasa kini semakin perkasa ditangan Xiau Lin, Pedang terlihat begitu kokoh berkilau-kilau bagaikan dewa turun menghancurkan bumi.
Namun Chen Mei Kui tak kalah sigap langsung mengangkat tanganya, mengibasnya membentuk perisai es, lihatlah, warna Hijau mulai muncul di tangannya. Kekuatannya udah mulai meningkat…Trang… Pedang Perkasa beradu dengan Perisai Es yang dibentuk oleh Chen Mei Kui, Tapi..yang tak disangka , tak di kira, Perisai Es Mei Kui justru retak terkena serangan jurus Pedang Perkasa yang begitu dahsyat.
Xiao Lin yang tau bahwa sekarang dia ada diatas angin segera mengubah jurus ke jurus ke 3. Serpihan Pedang Es. Pedang Perkasa yang telah meretakkan perisai diubahnya menjadi serpihan pedang yang langsung tanpa ampun menghujam tubuh Chen Mei Kui yang ada dibawah perisai es. Berhasilkah ia mengalahkan Chen Mei Kui ? Brak.. Trang.. Bruk..bummm..
Tetua Lim saja terlihat harus mengerahkan ilmu apinya untuk bertahan. Anehnya, pedang itu lebih mirip potongan Es Kristal tak berbentuk jelas, hanya diberi gagang pedang saja. Jadi sama sekali tidak menyerupai pedang. Kondisi di arena menjadi begitu sepi, dan penuh hawa mistis dari pedang es Mei Kui, tampak di tangan Mei Kui udah ada 6 lingkaran warna. Hebat, di usia semuda itu sudah menguasi sampai tingkat ke 6 elemen es pelangi. Tetapi pedang itu sepertinya masih belum dapat dikuasai dengan sempurna oleh Chen Mei Kui, terlihat tangannya masih goyah. Beban pedang sakti itu luar biasa, kesaktiannya benar-benar dahsyat, bukan sembarang orang bisa menjadi tuannya.
Tetua LIM yang melihat Pedang Sakti itu tertegun, langsung ia mengingat kisah legenda pedang es itu. Alkisah, ketika bumi diciptakan oleh sang Pencipta, bumi dipenuhi oleh air, lalu sang Pencipta menciptakan 2 balok Kristal es raksasa yang sangat dingin, satu dilemparkan oleh sang pencipta ke utara menciptakan kutub utara, satu dilontarkan nya ke selatan membentuk kutub selatan, Kristal Es itu tertanam di sana , mengumpulkan air yang banyak membentuk es yang terkumpul di ke 2 kutub sehingga daratan yang ada di bawah air menjadi terlihat.
__ADS_1
Waktu Kristal Es sang pencipta dilontarkan, menurut legenda, ada terjadi pecahan pas Kristal itu menghantam bumi, Pecahan di kutub utara itulah yang dinamakan Pedang Inti Es Utara . Mungkinkah itu yang dimiliki Mei Kui ? Pecahan Kristal dari sang pencipta. Benar-benar luar biasa saktinya pedang itu.
Xiao Lin melihat kesempatan itu, mumpung lawan lengah, segera ia membuat pedang es lagi lalu bersalto sekali lagi di udara dan mengeluarkan jurus PEDANG PERKASA. Sekali ini jauh lebih perkasa, pedang di hujamkan dengan sekuat tenaga yang tersisa ke arah Chen Mei Kui, Namun Chen Mei Kui ternyata sedang meningkatkan lagi kekuatannya, Gelang warna ditangannya meningkat lagi menjadi 7 warna pelangi. Terlihat begitu indah dan menawan ketika ia mengangkat tangannya yang berwarnakan 7 warna pelangi, pedang Es inti Utara dihunuskan ke atas kearah Pedang Es Xiau Lin , dan akibatnya sungguh tak dapat dibayangkan, 7 warna pelangi dengan kekuatan es yang dahsyat keluar dari ujung pedang, mematahkan pedang es Xiau Lin dan jurusnya sekaligus, dan menyambar tubuh Xiau Lin , untung Xiau Lin bisa menghindari sambaran 7 warna Pelangi elemen es yang begitu kuat dan mematikan, namun tetap saja hawa pedang nya menghantam tubuhnya, ia pun terhempas jatuh ke arena sambil memuntahkan darah segar.
Di arena terlihat Jurus Pelangi menghujam tinggi sekali ke langit, menimbulkan keindahan dan kengerian bagi yang melihatnya. Namun Jurus yang begitu mengerikan membawa dampaknya, di arena terlihat Chen Mei Kui tersengal-sengal, terlihat walaupun masih tegar berdiri, ia terkuras sangat banyak tenaganya, ia masih memerlukan banyak waktu agar jurus itu menjadi sempurna. Warna di tangannya udah hilang, ia terlihat tak bakal mampu bertarung lagi.
Beruntung dia karena Xiau Lin di kondisi lebih parah, ia tak bisa berdiri karena terluka. Perlahan ia segera mengambil sikap semedhi agar lukanya sembuh dan tenaganya pulih. Sementara Chen Mei Kui tampak menyarungkan pedangnya lagi lalu berjalan dengan anggun balik ke penginapannya tanpa menoleh sedikitpun ke arena lagi.
Sekali ini semua penonton terdiam, tidak ada yang bersuara, semuanya kagum terkesima melihat pertarungan sakti dua wanita cantik ini. Dua wanita yang berbakat luar biasa. Seperti apa mereka kelak ketika ilmunya telah sempurna kelak.
“Chen Mei Kui menang TKO, Lawan tak bisa meneruskan pertarungan ” ujar Ketua Lim.
__ADS_1