Pendekar Maha Sakti

Pendekar Maha Sakti
Musnahnya Segel Wang Ci


__ADS_3

Melihat Mei Kui yang udah tidak berdaya, Wanita itu lalu menyarungkan  pedangnya,lalu berjalan cepat  ke arah Mei Kui lalu menendang dan menginjak-injak dia. “Mampus Kau !!” teriaknya penuh kemarahan dan dendam yang membara , Prinsipnya siksa dulu baru bunuh,  Mei Kui yang terluka tak berdaya pasrah di tendang dan injak-injak lawan. 


Wang Ci yang melihat itu lalu dengan segera keluar dari persembunyiannya, ia bergerak mau menyelamatkan Mei Kui. Wanita berbaju hitam itu terkejut lalu mundur beberapa langkah, Wang Ci cepat naik ke arena, mengangkat  tubuh dan kepala Mei Kui agar bisa duduk di pangkuannya dan menatap sendu ke arah Mei Kui yang terluka , “Kenapa jadi begini ? Kenapa Rencana Tetua Chen bisa berantakan ” air matanya berlinang-linang melihat Mei Kui yang terluka.


Lalu ia maju ke wanita berbaju hitam itu, lalu dengan berlutut di depannya, Wang Ci memohon kepada wanita berbaju hitam itu. “Tolonglah, ia telah terluka dalam, jangan disiksa lagi.. !” dengan suara yang lirih dan rendah penuh permohonan ampunan. Di sana Mei Kui melihat  Wang Ci dengan linangan air mata dan kesedihan yang teramat sakit.


Wanita berbaju hitam yg ada dibawah pengaruh sihir tentu saja tidak punya belas kasihan. Matanya  terlihat menyala -nyala penuh dendam. “Minggir sana dan jangan ganggu aku!” teriaknya kesel. Ia menendang Wang Ci dengan sekuat tenaga agar jangan mengganggunya menyiksa Mei Kui demi dendam di hatinya yang membara.

__ADS_1


“Tahukah kamu penderitaanku !, Ibuku telah mati gara2 ilmu sakti 7 warna pelangi. Kini aku datang untuk membalaskan dendam ibuku kepada semua yang telah mencuri ilmu itu.” Geram wanita itu melihat Wang Ci yang menghalanginya sehingga ia tidak bisa menyiksa Mei Kui lagi.


Wang Ci memang tegar luar biasa, ia malah memegangi kaki kanan wanita itu agar ia tidak bisa bergerak ke arah Mei Kui walaupun ia terus ditendang dan diinjak-injak olehnya.  Sampai memuntahkan darah segar karena di tendang dan diinjak terus oleh wanita berbaju hitam itu. Melihat Wang ci yang tidak mau juga melepaskan kakinya, dan tidak mau menghabiskan terlalu banyak waktu di sini, Akhirnya Wanita itu terpaksa mengalah dengan kegigihan Wang Ci lalu bergerak mundur dengan cepat ke belakang.


Sepertinya ia mau menuntaskan segalanya, Terlihat ia mulai menarik nafas, mengeluarkan tenaga inti es yang sangat sakti, dari tangan kanan dan kirinya yang telah berbalut 7 warna pelangi  dengan cepat mulai terkumpul energi es yang amat kuat. Arahnya jelas ke arah Mei Kui, hawa pembunuh dengan dendam membara yang kelam terlihat jelas di matanya. 


Melihat kilatan 7 warna pelangi energi es yang amat kuat di tangan kanan dan kiri wanita berbaju hitam itu yang arahnya akan dikerahkan menuju ke Mei Kui, Wang Ci sadar Mei Kui berada dalam bahaya, ia langsung berlari dan memeluk Mei Kui dengan erat. “Biarlah aku berilmu rendah,tapi akan kugunakan tubuhku untuk melindungi Kekasihku Mei Kui. “

__ADS_1


Terkejut juga wanita itu melihatnya. “Huh, Segel Gaib ? “ gumamnya.


Wanita itu lalu dengan cepat maju ke depan Wang Ci yang sedang berpelukan dengan Mei Kui. Ia lalu menghunuskan Pedang Inti Es  Kutub Selatan, diangkatnya ke atas, lalu dengan dua tangan dihujamkannya ke punggung Wang Ci. Walau Pedang itu tidak tajam tapi tetap saja kekuatannya melukai punggung Wang Ci. Ketika Pedang Inti Es dari Kutub Selatan menghantam punggung Wang Ci dengan segel gaibnya, segel itu berpendar lalu menghilang dari punggung Wang Ci.


“Segala sesuatu yang gaib tentu tak mampu melawan benda yang ilahi, dan benda yang ilahi itu adalah pedang inti es dari sang pencipta. “ 


Gawat, segel yang melindungi Wang Ci ternyata dimusnahkan oleh Pedang Inti Es dari sang pencipta.

__ADS_1


“Kini tak ada lagi yang merintangi, mampuslah kalian berdua ke alam kematian! ” teriaknya penuh amarah dendam, lalu wanita itu bersalto beberapa kali ke belakang lalu melayang ke udara , ia  menghunuskan pedang inti es  Kutub Selatan ke arah Wang Ci dan Mei Kui, di tangan kanan dan kirinya tujuh warna pelangi terlihat begitu indah. 


Inikah akhir hidup Wang Ci dan Mei Kui ? Kilatan 7 warna pelangi yang dikeluarkan dengan kekuatan berkali kali lipat dari Pedang Inti Es Kutub Selatan menghantam arena pibu dengan dahsyat, arena pibu hancur berkeping-keping dan pecahannya langsung  membeku menjadi es akibat kedahsyatannya. 


__ADS_2