Pendekar Maha Sakti

Pendekar Maha Sakti
Strategi Wang Lie


__ADS_3

Asyik, Mei Kui sangat gembira bisa menembus ke level 10. Sekarang ia berkemampuan untuk mendaki dengan mudah. Kalau naik pohon serasa jalan di tanah, Jurang udah bukan hal yang sulit lagi. Lalu di cek di kitabnya, ada jurus khusus yang bisa dilatih. Itulah Jurus pemanggil Roh, sebuah Jurus yang sangat dahsyat, jurus itu bisa memanggil Roh yang kuat dan mengadakan perjanjian darah dengannya. Mei Kui  lalu mau mencobanya. Segera ia semedhi dan mulai membacakan Mantra Pemanggil Roh. Ketika itu Tetua Clan lagi berkunjung. Melihat Mei Kui melantunkan Mantra Pemanggil Roh, ia segera menghentikannya. 


“Mantra Pemanggil Roh itu sangat berbahaya Mei Kui, jangan dilantunkan di sini, kalau sampai banyak Roh yang sangat kuat muncul di sini, Clan kita bisa hancur. Mantra Pemanggil Roh itu harus dijalankan di Lembah Roh Memutuskan. Di sana ada banyak penjaga lembah yang sakti mandraguna. Lagipula perlu tahunan sampai puluhan tahun semedhi baru kadang-kadang ada muncul Roh yang mau mengadakan perjanjian darah. Namun begitu kamu udah mengadakan perjanjian darah dengan Roh itu, Roh itu bisa kamu panggil dari pertarungan, kalau Roh yang kamu ikat perjanjian itu berlevel tinggi, tentu akan memudahkan pertarunganmu”


'Oh begitu ya Tetua, terima kasih" kata Mei Kui tak melanjutkan mantranya.


Tak disadari oleh mereka, 20 km dari sana, tiba-tiba langit menjadi gelap, awan gelap berkumpul tiba-tiba, lalu langit terbuka dan turunlah dari langit Roh seekor naga raksasa yang berwarna hitam. Apakah ia menjawab panggilan Mei Kui ? Roh Naga Hitam itu terlihat lagi mencari-cari. Kemudian Roh Naga hitam itu lalu terbang ke langit dan menghilang diiringi suara geramannya yang dahsyat mengguncang langit dan bumi.


Mei Kui suka benar berfoya-foya, belum kalau ikut lelang tas , berani sekali tawar tinggi-tinggi. Wang Lie sampai geleng-geleng kepala melihatnya. “ Ini tas dari Kulit Buaya, memang mahal lho”, “ini tas dari kulit Ular Phyton bercorak bunga, langka nih. “ begitu terus. Tak lama kemudian lagi-lagi keluarga ini mengalami krisis keuangan. Ampun. Terpaksa harus pergi lagi cari Gold.


“ Ayo hambaku Wang Li, kita berangkat lagi mencari item dan Gold. “ kata Mei Kui , sekali ini mereka akan mencari di Lembah Cinta dan Asmara yang lebih jauh lagi dari Clan Melati , aturannya di lembah itu sama juga. Tapi dii sini Roh binatang setannya berlevel 10 keatas. Jadi cukup berbahaya. Tetapi tentu Gold dan itemnya nya lebih banyak dan mantap. Prinsipnya Mei Kui kalau di sini serang yang lemah dan lari dari yang kuat. Kalau ketemu dengan Roh binatang Setan berlevel 15 ke atas , terpaksa kabur saja deh, atau ketemu Roh Binatang setan dalam kumpulan besar.. Harus lebih cepat ngacir.. Kita scan dulu levelnya. Biasanya Roh binatang setan jarang menyerang dulu kecuali yang berlevel sangat tinggi.


Demikianlah Mei Kui dan Wang Lie menjelajahi Lembah Cinta dan Asmara, gua -gua perlahan-lahan diselidiki, kalau ketemu binatang yang levelnya dibawah 15, langsung deh serang habis-habisan gabungan kekuatan Mei Kui dan Wang Lie. Ambil gold dan itemnya. Kalau ketemu yang level tinggi atau gerombolan Roh binatang setan , harus cepat-cepat melarikan diri. Wuih, setelah sebulan menjelajah sana sini dan puluhan kali lari ngacir, akhirnya dapat banyak juga gold dan item. Asyik , bisa hidup senang dulu dan bisa beli tas incaran saya yang dari kulit naga. pikir Mei Kui riang gembira.


Tapi pas keluar dari Lembah Cinta dan Asmara, ya ilah, ada 2 cewek cakep sexy lagi menunggu di depan. Yang seorang adalah wanita berbaju hitam itu muncul lagi, di cek levelnya udah 14.Yang seorang lagi wanita berbaju merah , dicek.. waduh, levelnya 16. Wanita berbaju merah itu rambutnya juga merah, tatapan matanya sangat tajam penuh kekuatan. Memakai gaun merah yang panjang menyapu lantai, mirip seperti keluarga bangsawan, memakai topi bercadar warna merah juga. Ia cantik jelita seperti seorang putri raja.


Mei Kui langsung saja pegang kepalanya, ampun.. kok ada perampok lagi. Wang Li ikutin juga gaya Mei Kui pegang kepala juga.. Ya amplop. Kenapa ini perampok nguntit mereka terus.


Ternyata wanita berbaju hitam itu masih kesel dengan Mei Kui dan Wang Lie, lalu ia mengajak wanita tercantik dan terkuat di clan Mawar Berduri untuk ikut dengannya. Wanita itu sebenarnya gak pernah ada niat merampok atau ikutan jadi perampok. Ia adalah seorang pejuang yang kuat dan gagah perkasa. Namanya Hui Lien. Tapi ia jadi tertarik ikut pas mendengar cerita tentang slave Mei Kui yang berbeda , bahkan bisa ikut bertarung. Udah lama mereka mencari-cari Mei Kui dan Wang Lie. Akhirnya ketemu juga.


“Ayo serahkan hartamu atau ku paksa bertarung !” spontan kata wanita berbaju hitam dengan niat merampok.


“Ayo serahkan hambamu atau ku paksa bertarung !” spontan juga kata wanita berbaju merah dengan niat mau ambil slave Mei Kui.


Lupa dia kalau slave itu bukan sesuatu yang bisa direbut kayak item, itu kan seperti ikatan suami istri, tapi gara-gara pas melihat Wang Lie, eh tak taunya Hui Lien langsung kepincut jatuh cinta pula , akibatnya otak jadi kosong lalu jadi salah ngomong.

__ADS_1


Malu-malu dia. Merah jadinya muka Hui Lien. Lalu wanita berbaju hitam dan yang berbaju merah saling pandang-pandangan.. , Mei Kui dan Wang Lie juga saling pandang-pandangan, sependapat, terus kabur cepat mumpung lawan lagi teralihkan perhatiannya, lawannya itu level 16 geto. Bukan lawan mereka...


Akhirnya setelah menyelinap sana sini, sambil merangkak di bawah rumput segala, melewati jurang dan lembah yang dalam, akhirnya Mei Kui dan Wang Lie beristirahat dulu di sebuah gua semedhi memulihkan kekuatannya lagi. Wuih.. cape juga, untung saja lawan sempat perhatiannya kacau, jadi sempat kabur. Wang Lie lalu mengambil beberapa ranting kayu membuat api. Pas tadi menemukan beberapa ubi jalar waktu merangkak-rangkak di rumput. Asyik sekali makan ubi bakar. “Mei Kui. Mau ?” “ngak!, kalau makan ubi entar kentutnya bau” sadis Mei Kui menjawab. “Bodoh ah..enak geto” pikir Wang Lie.


Wang Lie lalu bertanya ke Mei Kui. “Memangnya ikatan Master dan Slave bisa hilang ? “


“Tidak bisa sayang, kecuali salah satu dari kita meninggal, ikatan itu setahuku sih cuma kematian yang dapat memisahkan! , tetapi kamu bisa saja diculik orang walaupun tanpa ikatan master slave ” kata Mei Kui. Lalu melirik ke Wang Lie. “Heh, ketahuan mau selingkuh ya, awas ya!..” tanyanya selidik. Wang Lie cuma senyum senyum masem saja sambil makan ubi bakar. Nikmat..


Tiba-tiba, sebuah bayangan muncul di depan gua. Ya ampun. Wanita berbaju merah itu muncul , ternyata ia juga jago dalam mencari jejak. “Masih mau lari kah ? “ kata wanita berbaju merah itu sambil tersenyum misterius. Mei Kui dan Wang Li langsung jadi pucat, gawat benar ini orang, masih tetap saja bisa kesusul padahal udah lari pontang panting dan sembunyi sana sini.


“Namaku Hui Lien, namamu siapa ? “ tanyanya tiba-tiba muncul di depan Wang Lie mengacuhkan Mei Kui sambil mengulurkan tangannya ke Wang Lie. Wang Lie yang melihat wanita cantik itu mendekat jadi berdebar-debar. Cantik sekali nih, apalagi di bawah sinar api di dalam gua. “Eh..Wang Lie..” sambil mengulurkan tangan salamin. Waduh. Tangannya halus lembut sekali. Jadi gak pengen lepasin. Mei Kui yang melihat hal itu tiba-tiba jadi cemburu buta. Langsung tangan Wang Lie ditariknya lalu Wang Lie disembunyikan di belakang tubuhnya..


“Kamu mau apa hah ? , mau gold atau item ? , level kamu udah tinggi, setahuku item yang kami dapat tidak akan berguna banyak bagimu. “ tanya Mei Kui curigai niat Hui Lien yang memandangi Wang Lie terus. Ini Wang Lie juga , liat wanita cantik saja lupa sama tuannya. Kuhukum juga entar pake segel jadi patung seminggu biar tau rasa nih budak.


“Gak bisa!, hamba dan tuan itu ikutan seumur hidup!” kata Mei Kui.


“Pinjamin seminggu saja bagaimana?, itu tawaran yang bagus lho, sebab saya ini wanita perkasa , tidak suka merampok, tidak bunuh orang, yang penting sama-sama senang lah “ tanya Hui Lien santai tapi bikin kuping Mei Kui dan Wang Li jadi berdengung-dengung.


Ahhh...Wang Lie kok merasa sangat lemah dan tak berguna nih, saya itu barang kah ? Atau piaraankah ?. Tetapi lelaki di dunia ini memang gak ada harganya sih. Ha ha ha. “Bangsat kau lelaki pertama!, Nyusahin keturunanmu saja ” pikir Wang Lie.


Mei Kui jadi serba salah, ia tahu kalau ia bertarung dan kalah, hasilnya sama saja, Wang Lie bisa diangkut pergi dengan paksa oleh Hui Lien dan juga beserta item nya dan goldnya sekaligus. Tapi masa mengalah biarin Wang Lie dipinjam wanita lain ? Biarpun budak, itu budak kesayangan lho.


“Terserah, kalau mau bertarung juga Ok, saya pegang kata-kataku, hambamu cuma kupinjam seminggu kalau aku menang KO dalam 3 menit , tapi gold dan item akan kubawa juga., kalau aku kalah, aku akan pergi dari sini. Bagaimana ? ” Hui Lien mengancam dan menakuti Mei Kui agar menyerah saja. Perkiraannya dia pasti menang...sebab dihitung Mei Kui 10 , Wang Lie 5.. paling total juga 15 kalau digabung.


Wang Lie melihat situasi gak menguntungkan, “ Yah udahlah, nyerah saja deh Mei Kui, cuma seminggu kok. Gak bakal apa2 lah, udah biasa jadi hamba ini ” lirih ia berembuk dengan Mei Kui. Toh yang minjam Wanita cakep juga, ha ha ha... Pletak.. langsung kepalanya diketok Mei Kui. “ Enak saja lu mau pergi selingkuh seminggu, langkahi dulu mayatku, pokoknya bertarung dulu..” kesel Mei Kui tak rela. Biar kalah yang penting bertarung dulu. Item dan Gold gak penting dibandingkan dengan menyerah tanpa perlawanan melihat budaknya Wang Lie dikekep wanita lain seminggu.

__ADS_1


“Grrrr..Kesabaranku habis, ayo bertarung sampai habis !” seru Mei Kui sengit. Udah tak mungkin melarikan diri, sebab Hui Lien ada di depan pas di tempat keluar dari gua sambil senyum-senyum santai. Dibelakang cuma ada dinding batu. Wang Lie yang tiba-tiba otaknya berputar cepat lalu melihat kesempatan , dibisikin strateginya ke Mei Kui. “Biar panas, belum mulai pertarungan, ciuman dulu yuk.” Kata Wang Lie memulai strateginya..


Glek.. Mei Kui lalu mencium Wang Lie lama membelakangi Hui Lien. Akhirnya Fight On. Mereka bertiga langsung masuk ke arena pertarungan. Ternyata otak jenius Wang Lie memikirkan taktik pertarungan , lalu mereka tidak bertarung menghadap Hui Lien langsung berdua , tapi posisi Mei Kui di depan dan posisi Wang Lie di belakang. Jadi Hui Lien tak bisa attack mereka berdua langsung.


Hui Lien terkejut juga melihat cara tarung ini, jadi Mei Kui akan menyerang kalau pas Hui Lien serang Wang Lie, Wang Lie akan bertahan, begitu juga sebaliknya, jadi tentu kerugian lebih banyak di Hui Lien. 1 menit berlalu, taktik berhasil. Hui Lien sukar mengalahkan mereka berdua sampai KO.


Tapi Hui Lien juga cerdik, kalau begini terus dia tak bisa menang, tapi dia tau slave kan gak bisa ambil item. Habisin saja dulu Wang Lie, baru habisin Mei Kui. Langsung ia menggempur Wang Lie dulu beberapa serangan sampai Health nya Wang Lie turun banyak , lalu ia segera minum item obat karena ia diserang Mei Kui terus dari belakang, tapi begitu ia mau serang Wang Lie lagi untuk membuat Wang Lie KO, lho kok Wang Li Health nya bisa naik lagi ? Obat darimana ?


Ya ampun. Baru ia ingat, pantesan Mei Kui tadi ciumin Wang Lie lama, itu bukan buat dia cemburu, pasti dia memberi item obat ke Wang Lie dan disimpan di antara giginya. Jadi Wang Lie bisa bertahan sambil konsumsi obat dari mulutnya karena Slave tak bisa ambil item obat di kitabnya. Hui Lien jadi pusing lihat strategi ini, Ia tak bisa berbuat apa2 dan akhirnya waktu jadi habis dan draw...


“Good Job!. Kalian hebat, berhasil mengelabui aku, tak kusangka kamu memberi obat ke Wang Lie dengan ciuman segala memunggungi saya, jadi saya tidak liat. “ kata Hui Lien, “Tapi lain kali aku akan lebih berhati-hati. Sepertinya Slave mu pintar juga. Aku jadi makin ingin merebutnya.” Sambil berkata begitu, Hui Lien menghilang di kegelapan malam. Bagaimanapun ia adalah wanita perkasa dan menepati janjinya.


Huihh..Mei Kui dan Wang Lie menarik nafas lega berhasil draw. Item dan Gold mereka tidak dicuri, itu hasil jerih payah lho. “Sini Wang Lie, ciuman. Yuk... muah..” kata Mei Kui senang dan bahagia sekali dan bernafsu mencium Wang Lie,


“Gak, ciuman cuma menyebarin virus” kata Wang Lie memalingkan muka.


“Eit.. jangan bandel kau, Gak bisa bergerak, sini kau!.. “ kata Mei Kui geram sambil tangannya membentuk gerakan menyegel. Tubuh Wang Li seperti biasa tak bisa melawan tuannya. Ahh.. menyerah deh mau diapain saja oleh Mei Kui.


Malam itu terpaksa Mei Kui dan Wang Lie tiduran santai di gua karena kecapekan dan ketegangan pertarungan dengan Hui Lien, tanpa terasa Kecantikan dan kekuatan Mei Kui telah bertambah seiring dengan levelnya, udah level 11, sementara Wang Lie ternyata naik level juga ke level 6, ia tambah gagah dan kokoh serta ternyata tambah tinggi juga.


Mei Kui tentu senang luar biasa, sebab biasanya slave cuma bisa sampai level 5 . Wang Lie dipeluknya erat-erat , biar gak kabur nih pas dia tidur, pikirnya.. “Aduh. Susah nafas nih” pikir Wang Lie sambil mencoba tidur sambil dipelukin Mei Kui,


Wang Lie merenungi takdir hidupnya yang tiba-tiba berubah. Tapi tak apa-apalah, di dunia sana ia cuma pengangguran, harus pikirin masa depannya, di sini sepertinya jadi lebih berguna sebab Ia akan menjaga Mei Kui walaupun tau Masa Depan mereka akan ada bencana yang berbahaya. Berputar-putar cerita tentang Mei Kui di kepalanya, semua ingatan perjalanan hidupnya juga berputar-putar di otaknya. Hidup harus semangat. Tidak boleh menyerah.


Tapi sial nih susah tidur gue, Mei Kui ternyata ngorok juga nih.. Grrr...harus pisah ranjang nih kalau begini caranya. Grrr...

__ADS_1


__ADS_2