Pendekar Maha Sakti

Pendekar Maha Sakti
Rahasia Segel


__ADS_3

"Itu pasti Mei Lan , adik kembar dari Mei Kui, saya ibunya, saya kenal suaranya walaupun ia menutupi mukanya " kata ketua Chen


Alkisah  puluhan tahun yang lalu,Tetua Chen menikah dengan Tetua yang sebelumnya.  ia melahirkan anak kembar, yaitu Chen Mei Kui dan Chen Mei Lan, Mei Lan ternyata sangat berbakat di ilmu silat, jauh melebihi Mei Kui,  kedua anak ini dilatih dengan keras dan tekun ilmu sakti 7 elemen pelangi milik suaminya, lalu ketika Mei Kui dan Mei Lan berumur 15 tahun, tragedi itu terjadi. Seorang murid wanita yg masih muda dan cantik ternyata jatuh cinta dengan suami tetua Chen,  segala cara ditempuhnya mencari perhatian Suami Tetua Chen , namun tak mendapatkan perhatian. Lalu ia berusaha untuk membunuh tetua chen dengan memberinya racun berpikir kalau tak ada Tetua Chen, tentu ia akan diambil jadi istri, namun yang tak terduga, suami tetua Chen yang justru meminum racun itu, wanita itu lalu kabur , membius serta menculik Mei Lan. Suami Tetua Chen akhirnya meninggal dan Mei Lan tak pernah ketahuan kabarnya lagi. Lagi-lagi semua terjadi atas nama cinta.


Kini Mei Lan yg sudah lama hilang ada di bawah pengaruh ilusi  dan sihir sehingga mau bertarung nyawa dengan Mei Kui. Tentu saja Tetua Chen jadi pusing, kedua-duanya adalah anaknya sendiri. Ia tentu tak menghendaki terjadinya pertumpahan darah di antara dua saudara kembar itu.


Sementara XIau Lin, Hui Lien , Mei Kui dan murid-murid lainnya berlatih keras, tinggallah Wang Ci yang bersantai-santai bengong di atas sebuah batu. Memikirkan nasibnya yang tidak berilmu tinggi, memikirkan siapa yang ada di hatinya, Xiau Lin adalah orang yang dipujanya dari kecil, namun kini dia sering bersama Mei Kui dan Hui Lien. Wang Ci lalu memikirkan takdirnya. Siapakah saya sehingga layak dicintai wanita ?


Lalu hatinya mulai memikirkan nasib Mei Kui ? Bagaimana seandainya Mei Kui meninggal dalam pertarungan adu nyawa dengan pendekar misterius yang sakti itu. Kenapa dia merasa hidup ini bakal menjadi hampa dan kosong tanpa ada Mei Kui  di sisinya ? Tanpa ada canda tawanya ? Tanpa tanpa terasa kok matanya jadi berkaca-kaca. Ada apa ini ?


Plok. TIba-tiba kepalanya dipukulin orang, eh Chen Mei Kui muncul dari belakang. “Lagi ngapain ? , nangis karena gak ditengokin saya ya ?” canda Mei Kui.


“Lagi mikirin cinta” kata Wang Ci asal – asalan sambil mengusap matanya.. “Mata Kena debu nih” kilahnya cari alasan ,  lalu mulai tiduran di rumput memandangi langit yang biru. 

__ADS_1


“Tak perlu pikirin itu lah, cinta sama aku saja” kata Mei Kui sama asalnya sambil tiduran juga di rumput.


“Kamu adalah pendekar yang sakti, sedangkan saya tidak berilmu tinggi, bagaimana mungkin kita bisa bersama Mei Kui?” kata Wang Ci perlahan , hatinya gundah gulana.


“Jangan rendah diri Wang Ci, hatimu itu terlalu baik, itu yang kusuka darimu, kamu suatu hari pasti akan berhasil,  Tak ada gunanya memiliki ilmu setinggi langit kalau di hatinya tidak ada kebaikan. Saat ini saya saja belum mampu juga berhasil dalam ilmu 7 warna pelangi walau sudah berlatih siang dan malam , Tetua Chen udah kehabisan akal karena waktunya sudah dekat dan sepertinya sedang mencari cara radikal untuk berhasil. Namun cara begitu sangat beresiko, seandainya saya gagal, saya mungkin akan menjadi cacat, Lalu pertarungan yang akan kujalani, saya bisa saja lumpuh dan mati di dalam pertarungan itu ” , “Kamu janji ya tetap mendampingi dalam segala kondisiku ya ?” Mei Kui melihat Wang Ci dengan muka pilu.


Wang Ci terharu, ia lalu mengangkat jari kelingkingnya lalu mengaitkannya ke jari kelingking Mei Kui.Saat itu ia mengerti, cinta tak hanya di saat senang, namun harus tetap bersama di saat susah dan senang, Cinta tak mengenal kuat dan lemah, tapi saling melindungi, saling membantu apapun kondisinya. Saling menyokong dan saling memberi dukungan. Senyum tersungging di mukanya, ia sudah tau pilihan hatinya. Selama ini ia hanya terus berusaha menutup hatinya karena  ia takut akan ketidak mampuannya sendiri.


Para tetua sekarang sering berkumpul bersama, mereka mencari rencana terbaik, Sekarang yang menjadi problema adalah Chen Mei Kui bagaimana ia bisa bertarung dan mengalahkan Mei Lan yang sangat sakti. Sementara ilmu sakti 7 pelangi Chen Mei Kui juga belum sempurna, berbeda dengan Mei lan yang terlihat udah mencapai puncak ilmu sakti 7 warna pelangi. Ini terlihat dari cepatnya ia memunculkan warna 7 pelangi dan kekuatannya yang menandingi kekuatan 4 tetua.


“Ya” ujar Tetua Liang, “bukankah kamu udah memaafkan semuanya ?, kenapa diungkit lagi ? ”  , Tetua Chen menampakkan wajah yang sangat menyesal, lalu ia perlahan berkata kepada Tetua Liang, “Maaf saya tidak pernah berterus terang, pada malam itu setelah Mei Kui menghukum muridmu Wang Ci dengan sadis , Hui Lien yang tidak tega  akhirnya mengaku dan menceritakan kejadian yang sebenarnya, lalu ia menceritakan semuanya dalam tangisan, tentang tulisan aneh di punggung muridmu dll… , begitulah .., saya lalu menghukum Hui Lien berlutut di dalam kamar selama 3 hari untuk merenungi dosa-dosanya”.


Pada malam itu saya dan Mei Kui begitu menyesal karena telah salah langkah tapi sangat malu kepadamu dan terutama kepada Wang Ci yang dipukulin oleh Mei Kui sampai babak belur. Itulah sebabnya saya tidak berani mengakuinya kepadamu. Mei Kui adalah yang paling menyesal, kudengar isak tangisnya ketika ia lari ke dalam kamarnya sebab ia yang telah menghukum Wang Ci  yang tidak bersalah.

__ADS_1


 Tetua Liang yang sangat sabar tentu sedih dan marah mendengarkan ini, muridnya Wang Ci telah dituduh yang tidak benar, sedangkan ia juga telah menghukum muridnya juga. Namun sekarang bukanlah saat yang tepat untuk ribut,  tapi apakah hubungan hal ini dengan pertarungan pibu Mei Kui ? “Ok. Kita kesampingkan hal itu dulu, lalu yang menjadi inti cerita ini adalah ?” terlihat bergetar suara Tetua Liang menahan sedih dan tentu juga kemarahannya.


“Kita balik berunding lagi dengan tetua yang lain ya, rahasia penodaan Hui Lien  ini kita rahasiakan saja, lain waktu lagi kita mencari solusinya “. Lalu Tetua Liang dan Chen berkumpul kembali dengan Tetua Cang dan Tetua Lim. Tetua Chen lalu menceritakan rencananya.


“Saya tidak tau kenapa Wang Ci bisa memilikinya” , “Itu tulisan aneh di punggung muridmu Wang Ci itu”, saya pernah melihat ilmu itu. Itu adalah ilmu sesat yang dilatih oleh perguruan sesat. Kenapa dinamakan ilmu sesat, sebab untuk membentuk segel tulisan itu, seorang murid yang masih muda harus berada diantara hidup dan mati akibat tenaga sin kang yang sangat besar di paksakan ke dalam tubuhnya untuk membuka nadi-nadi kekuatannya secara paksa , dan kalau berjodoh karena tubuhnya yang kuat dan masih bertumbuh , maka tulisan segel akan muncul, kalau gagal berarti mati. Segel itu berguna untuk menyegel tenaga sakti dan juga bisa dipakai untuk menyalurkannya. Makanya orang yang mempunyai segel itu menjadi sangat sakti, dia bisa menyerap tenaga sakti yang dipukulkan oleh lawan tanpa terluka dan dipakainya lagi sesuka hatinya, tapi sangat jarang ada yang berhasil


 “Jadi kita akan membiarkan Wang Ci yang bertarung ? “ tanya Tetua Liang.


“Tidak, tidak, Wang Ci terlihat belum pernah belajar ilmu yg menyertai segel itu secara benar, dasar latihannya juga tidak ada. Tentu ia tidak mungkin bisa bertarung melawan Mei Lan  yang sudah sangat sakti. 


Tetapi ia bisa belajar ilmu untuk menyalurkan tenaga. Jadi intinya adalah kita akan membangkitkan ilmu sakti Mei Kui melalui Wang Ci.  Saat ini Mei Kui belum mampu membuka nadi tenaga terakhir yang dibutuhkan untuk jurus 7 warna pelangi elemen es, jadi Wang Ci akan kita paksakan menerima tenaga inti es dalam jumlah besar , segel akan mengumpulkan semua tenaga sakti itu, lalu setelah semua itu terkumpul, ia hanya harus menyalurkannya sekaligus ke Mei Kui , setelah itu tinggal kita lihat apakah Mei Kui bisa berhasil atau tidak memanfaatkan tenaga sakti itu, kalau tidak berhasil , maka Mei Kui mungkin akan cacat, ia akan kehilangan semua ilmu nya akibatnya hancurnya nadi tenaga utamanya , kita terpaksa bertaruh di sana, sebab ilmu sakti ini seperti jodoh ,  tidak semua orang akan dapat menguasainya“ 


Dan jikalau berhasil, maka dengan kesaktian Mei Kui ditambah dengan Pedang Es Inti Utara yang bisa melipatgandakan kekuatan inti es , diharapkan Mei Kui akan bisa mengatasi Mei Lan yang tentu secara kesaktian akan unggul dari Mei Kui. Setelah itu Mei Kui hanya tinggal mencari cara menghilangkan pengaruh ilusi dan sihir dari Mei Lan. 

__ADS_1


Rencana Jenius dari Tetua Chen.


__ADS_2