
Mendengar omongan yang keluar dari mulut aluna mwmbuat sandy salah tingkah sendiri, krena tidak mengangkat kebohongan ya akn terungkap dengan cepat.
"Aluna jangan sembarangan kalau bicara karen aku tak perna meng campuri urusan pekerjaan dan percintaan. " ucap sandy yang berusaha mengelak dia sangka Aluna hanya menerka-nerka
Mendengar jawaban yang keluar dari mulut sandy mwmbuat Aluna tertawa terbahak-bahan dan juga justru air matanya juga turun tanpa ia suruh, penjelasnya sang suami membut dirinya semakin tak berarti.
"Apa kau berpikir aku akan percaya dengan perkataanmu? apa kmu kan mwngelak aku melihat postingan kakak Maura di akun sosial media nya? sudahlah sandy kamu enggak usah menjelaskan panjang lebar dan mencari alasan karena semunya sudah jelas terpampang"Ucap Aluna kwpda sang suami sambil main turun dari gazebo, dadanya sesak mengatakan itu semua.
"Untuk apa kamu masih mempertahankan ku sand? aku ingin bahagia seperti kalian dan butuh tempat sandaran? kenapa aku di siksa untuk balas sakit hatimu pada kakak tiriku?" Lirih sudah pertahanan Aluna yang selam ini ia lakukan, semua yang Aluna ucapkan sungguh menohok bagi sandy, ia menatap sendu h kw arah gadis berwajh cantik dan lembut itu, ingin tl rasanya membawa Aluna ke dalam peluknya
Tanpa menunggu jawaban hng keluar mulut sabdy Aluna meninggalkan sandy di halaman belakang dan msuk ke dalam kmrn ya dan merebahkan tubuhnya di kasur, ia memikirkan apa yang ak
n terjadi selanjutnya apakah ia akan mempertanyakan rumaha tanggal yang sungguh menyakitinya.
Malam hatinya di meja makan tidak ada suara dari sandy dan Aluna mereka hanya ada kesunyian hanya terdengar suara dwntingan sendok dan piring sebenarnya Aluna tak ingin semeja dengn sandy
Meski lapar Aluna tak menghabisi makananya ia hanya mwngisi perutnya dengan 3 auapan sendok saja minum air putih sampi tandas.
"Mau kemana" Tanya sandy mau tidak mau ia harus melihat wajah yang sangat dia benci itu
"Sudah kenyang" Jawab Aluna ketus
__ADS_1
"Duduk! temani aku makan. "sahit sandy tanp mengalihkan pandangannya dari wajah cantik sang istri yang telah menjadi kekasih halalnya tersebut.
" Hmm" Aluna hanya berdehem dan kembali meduduki kursinya.
setelah sandy makan ia mwngelap mulutnya dengan tisu sementara Aluna membersihkan piring yang ada di atas meja makan tersebut.
"Biarkan saja mbo asih yang membersihkan ya, ayo ikut aku sebentar, sansy menarik tangan Aluna lembut menuju ke arah lantai atas
sandy membuka pintu kamarnya dan pergi ke arah balkon dan Aluna hanya mengikuti lngkh kaki sang suami, sandy hanya membelakangi Aluna wanita yang memakai baju tidur lengan panjang dan hijab istananya
Hingga 15 menit tak ada suara yang keluar dari mulut sandy
"Apa kmu mengajakku kesini hanya melihatmu berdiri mematung disana? aku akan ke kamar jika tidak d yang mau kamu bicarakan. "ucap Aluna tak sabar.
"Maaf" Lirih sandy.
Aluna bingin melihat pria berbaju hitam dan celan sampai lutut itu meminta maaf ada ini, apa karena kejadian tadi di gazebo, sehingga orang keras kepala seperti sandy sanggup mengucapkan kata MAAF.
"Untuk? "Tanya Aluna heran.
Tiba-tiba tersebut menyeruduk Aluna gadis bergadang langsung tersebut ke dalam pelukanya, aroma tubuh Aluna pun menyeruak
__ADS_1
sandy pun meng cium dalam-dalam aroma yang menenangkan dari tubuh sang istri.
" Maafkan aku jika aku selalu membuatmu menderita baik fisik maupun mental. "
🦋Jangan lupa yah 🦋
🦋Like🦋
🦋Komen🦋
🦋Share🦋
jangan lupa follow akun ig
🦋Taelice210🦋
Jangan lupa follow akun \*\*\*\*\*\*\* ku
__ADS_1
🦋 bzrraamdan🦋