Penderitaan Istri Pengganti

Penderitaan Istri Pengganti
Cinta Tak Di sadari


__ADS_3

PLAK


Tak sadr tabgnku terangkat menampr wahh mulus tapi bengis, Sungguh semua perkataan yang keluar dari mulutnya sungguh menyakiti ku


"Kurang ajar"Suara Sandy bergema, mata memerah, kedua tangnya mengepal kuat


" Seumur hidup aku tak pernah di rendahkan oleh seorang perempuan, apalagi wanita murahan seperti kamukamu !. Tangan besar itu meng cengkraman kedua pipiku, dan tangan sebelahnya lagi mencekik leheru dengan kuat, aku mulai kehabisan nafas tapi sandy tidak berniat melepaskan ku


Setelah puas sandy menghempskn tubuhku ke lantai yang seperti sudah lain basah


Tak da air mt yang ku teteskan, Aku tak mu dia menganggapku wanita lemah karena hanya menangis


"Apakah menyakiti fisik ku, kamu puas.?"Ucapku sambil menyunggingkan senyuman


"Jngn berpikir aku senang dengan pernikahan ini maka kamu salah. Mari kita bercerai . ? "Ucapnya santai sambil menatap kedua bola matanya yang memancarkan aura kemarahan


Sandy menundukkan tubunya sambil menarik jilbabjilbabku dengan kuat, sehingga jilbab instan ku terlepas, rambutku pun terurai dan kulit kepalaku sakit akibat tarikan dari moster tersebut


Entah mengapa pria tersebut terdiam tersebut kini melihat ku tertunduk sambil merapikan rambutku


"Sial teryata wanita ini cantik. Bahkan lebih cantik daripada Maura, mengapa aku baru mengetahuinya. 'ucap Sansy dalam hatinya. Bahkan wena tp wajah Aluna hatiku berdebar-debar.


Sandy tak ingin terbawah suasana ia berlalu cepat, meninggal kan Aluna yang msih meringis


Malam hari ketika suasan sepi, kala suara jangkrik bersait-sautan . Sandy masih saja duduk di tepi kolam renang


karena kesal sandy menyeburkan diri ke kolam untuk barenang setelah berenang selama 39 menit , Sandy merasa kakinya tidak bisa di gerakkan

__ADS_1


"aduh... sa.. ki... t Aluna tolong aku" jerit sandy semampunya karena tubuhny begitu lemas karena belum mkan seharian


Aluna yang saat ini kini terbangun krena merasa tenggorokan nya sakit, karena kering


"Siapa tengah malam ada teriak " ucap gadis yang tidak memakai hijab itu, Memang Aluna melepas hijab jika tidur


"ALUNA" Lagi-lagi sandy teriak memanggil nama sang istri . menurunkan egonya untuk keselamatannya


"SANDY" Jelita meletakkan gelas yang masih dalam gengam nya, gadis cantik berkulit putih tersebut berlari cepat ke arah kolam renang yang berada di halaman belakang, tak lagi memperdulikan rambutnya yang tergerai udah meski awalnya ia tak ingin sandy melihatnya tano jilbab


"Sandy apa yang terjadi" ucap Aluna mendekati sandy yang berada di pinggiran kolam, dengan tubuhnya yang masih tengelam di kolam dingin tersebut


"Sudah jangan banyak bicara cepat bantu aku naik"Sandy sempat-sempatnya memaku Aluna


"Tapi" Aluna terlihat bingung cara menolong sandy tanpa menyentuh kulit sandy, apalagi saat ini sandy hanyan mengunakan boxer yang menutupi asetnya


Mau tak mau, akhirnya Aluna mengangkat Sandy dari kolam tersebut dengan sekuat tenaga mendorong tubuh Andy agar naik ke tepi kolam setidaknya sebagian tubuh sandy harus menyentuh bagian ber keramik tersebut


"Aku bantu cepat" ucao Aluna membantu sng suami, padahal meraka bertengkar tadi sore, bahkan dandy dengan tegang menyakiti fisiknya tapi Aluna hanya manusia biasa, rasa iba kepada sandy


"Tunggu sebantr aku panggil pak Tono kesini membantumu agar bisa masuk ke dalam karen aku tak kuat memapahmu." jelita pun meninggalkan sandy


"Tunggu" Sandy menahan langkahmu Aluna


"Apa mu mau menemui mng Tono dengan keadaan begitu" ucap ketis sandy


"Dasar meseum"wanita berambut panjang tersebut memasuki kamarnya mengganti pakianya

__ADS_1


sampai m 07.15 Sandy belum juga menampakkan brang hidungnya


'Apa ku liat saja di kamarnya? tapi aku masuk pasti dia akan marah.


" Permisi non tadi den sandy menipis mamang katanya den sandy sedang sakit den sandy menyuruh agr mengantarkan sarapan ke kmar den sandy . "ucap pria parubay yng berdiri di hadapan Aluna.


" Sandy sakit mang"Tanya Aluna


"iya non"


Tok


Tok


Tok


Aluna mengetok pintu kamar sandy membawakan sarpn sesuai perinta mang Tono perintah dari sandy


"Ini sarapanmu, nanti aku akan menelpin dokter langgananmu, agar datang kemari." Alun meletakkan saran sandy


"Bawah itu kesini. " Ucap Sansy kepada piring yang Aluna pegang


Aluna pun memberikan piring itu ke tangan sandy


"Suap aku"


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND SHARE

__ADS_1


__ADS_2