
"Konyol"Aluna mendorong pundak Sandy
" Apakah salah jika aku meminta wsuatu padamu? kan kamu istriku sendiri "Ucap Sandy terkekeh menampilkan dwretan giginya.
" ah, sudahlah hentikan ocehan mu yang menyebalkan itu mending kmu buk pintunya"Aluna berpura-pura merajuk hal tersebut mampu membuat Sandy membuka pintu kamarnya.
Aluna berjalan menuruni tanggga dengan penampilan yang sangt rapi yang di ikuti dari belakang oleh Sandy hal itu teryata tanp mereka sadari mbok asih tersenyum melihat ke arah mereka.
'oh ternyata non Aluna bersama dengan Sandy dari tadi cari bikin khawatir mudah-mudahan mereka selalu bersama hingga tua nanti' ucap mbok asih dalam hatinya
Setelah Aluna membersihkan anggota tubunhya ia keluar dari kamarnya sedangkan Sandy duduk di ruang tengah memperhatikan penampilang sang istri dari bwah sampai atas rasanya ia tak suka jika launa bermnampilan seperti Aluna bernampulan seperti itu rasanya ia ingin mengurung Aluna salam rumah saja karena tak ingin auna di lirik laki-laki lain.
Dengan santainya Aluna berjalan ke meja makan, karena rasa laparnya sudah tidak bisa di tahan apalagi mencium aroma makanan yang di masak oleh mbok asih.
"Maaf yah mbok hari ini Aluna tidak bantu mbok memasak" ucapnya merasa bersalah karena bisanya dia yang memasak di dapur .
" Non alun kan mjkn saya jadi sudah sepantsnya jika menyelesaikan pekerjaan saya"jawab mbok asih karena mersa sungkan k3pada Aluna yang membantunya.
"oke deh mbok" ucap Aluna sambil berjlan ke ruang tengah untuk memanggil Sandy untuk makan bersama.
"Di meja mkan mereka berdua asik mkan dengn Sandy lahap memakan makananya sesekali ia mwlirik ke arah sang istri.
__ADS_1
" Kamu mau kemana sangt rapi bukanya hari ini libur yah? "ucapnya sambil menyediakan mkanan k3 arah mulutnya.
" Aku mu ke tokoh bunga ksian tante pasti kerepotan , aplagi hari libur, dan aku sudah lm tidak bekerja" niatnyaengunjungi tante hati karena sudah lm izin dan sekalian mengundurkan diri.
"Mksud kamu ingin bekerja lagi? bukanya papa sudah melarang knu untuk bekerja kan" ucapnya sbil meminum airnya sambil tandas.
"aku tahu ? aku tidak tega sama tante hasti" ucap Aluna lembut
"Aku akan menemani kmu ke san sekalian aku akan memberitahu klau kamu akan berhenti bekerja"jawab Sandy tegas walaupun seb3narny cumn alasannya untuk berduaan dengn Aluna dan menghabiskan waktu bersama dengan Aluna di luar.
"Tak perlu biar aku saja"Aluna menolak ia tak ingin Sandy mengatakan sesuatu yang tidak di hadapan tante karena sudah ku anggap sebagai ibuku sendiri.
"Hey kamu mau kemana? jalananya seperti menuju ke surabaya" tanya Aluna yang melihat daritadi Sandy tersenyum saja.
"Sandy kamu dengar kah apa yang aku katakan? " Alun mulai keliatan tidak sabar, bagaimana suaminya mengatakannya liburan tanp adanya persiapan dan paling dia pake hanya gamis bisa saja.
"Bisa diam gak! Mending kamu tidur saja sayng nanti aku bngun kn klau sudah sampai di sana "jawab Sandy tanpa ingin membalas pertayaan Aluna bahwa ia ingin berlibur berdua di kebun teh dengan sang istri , sandy memeiliki beberapa hektar kebun teh di kawasan swjuk tersebut, tapi selama ini ia tak pernah mengajak seorang wanita kesana, bahkan saat berpacaran dwngn Maura , sandy tak perna membicaraknya ataupun mengajak mura ke sana, hanya kedua orangtuanya yang tahu semua harta yang di miliki oleh Sandy
Alun terlihat kesal membuat bibirnya mengerucut kw depn yang membuat sandy gemas dan ingin menciumnya , ia tak berani menyentuh Aluna meski ia istri sahny, Sandy saat ini sedang mencoba menata hatinya kembali, ia tak ingin hnya nafsu semata kepada Alunasetwlah kejadian hotel dengan Maura ia ingin mwn8nggalkan maura dengan perlahan.
Setelah beberapa jm perjalanan yang membuat bokong sandy pwgal, mereka telah sampai di pondok sederhana yang berlantai dua dari kayu, meski bukanlah sebuah villa , tapi pondok ini terasa sangt nyaman , dan di depan pondok nampak sangat asri dwngn di tumbuh berbagai mm tumbuhan dan buah yang berukuran kecil.
__ADS_1
Dari pondok nampak pria parubaya menghampiri sandy sang majikan pak jamet menyambut dengan gembira karena sang majikan sudah lma tidak perna ke sini.
"nak sandy apa kabar? k. napa tidak memberitahu klau mau datang. saya bisa menyuruh bibik untuk memasakkan sesuatu dan keperluan anda"ucap pria itu menyambut Sandy.
"memang saa awalnya tidak ingin ke sini, tapi saya datang fidak sendirian"jawab Sandy dengan senyum ramanya, andai alhm saat ini merah senyuman ya ia takkan percy melihat senyuman manis dari sang suami.
Pak jamet pun melirik ke arah daam mobil , ia melihat ke arah mobil I melihat seorang wanita berhijab swdang tertidur dalam mobil mang jamet bertanya siapakah gadis tersebut? karena selama ini tak perna Sandy bawa stu perempuan pun ke sini.
"Dia siapa nak? " tanya mang jamet ke arah sandy.
"dia istriku mang" ucapa Sansy tanpa malu.
"Apa!... Ucap mang jamet kaget n merasa sedih karena sandy tidak mengundang mereka saat acara pernikahan sandy krena ia telah menganggap Sandy sebagai anakny sendiri terkadang ia merasa iri melihat kehormonisan kekuat lain bersama anak mereka , sandy menatap iba kepada mang jamet serta sang istrinya
Jangan lupa yah like komen dan share dan kasih bintang 5 yah nanti aku akan berkunjung kembali k novel kalian
mohon dukungannya yah supya aku semangat up episode nya aku jamin kaian tidak kan menyesal setelah membaca episode nya dan akan sedih banget walaupun dia hanya seorang pekerja kebun tapi sandy sudah mwnggap merkwa keluarga sendiri dan sering mengirim uang untuk merka.
walupun sandy keliatan sombong dia pribadi yang baik dan lembut dan tak sayang kepada keluarga ya sufany selama ini dia perlihatkan kepada alhna hanya topeng saja untuk membalas rasa sakit hatinya yang di akibatkan oleh Maura yang melarikan diri dari acara pernikahan mereka sehingga Aluna lah yang harus menggantikan Maura untuk menikahinya terkadang ia merasa bersalah tapi ia tepis krena sakit hatinya dan mlu akibat Maura yang mempermalukan dirinya dan harga diri ya dan keluarganya
oke jangan lupa yak like komen share dan kasih bintang 5 yah dj jamin kalian enggak bakalan bosan baca novelnya
__ADS_1