
pagi ini andre bangun lebih pagi karna dia harus pergi ke luar kota untuk beberapa urusan pekerjaan dan pastinya Johan selalu mendampingi andre kemanapun andre pergi
andre menuruni tangga dan langsung menuju meja makan.tuan adiyaksa sudah duduk di meja makan
"pagi pah"
andre pun duduk disebelah tuang adiyaksa
"kamu pulang apa nginep"
tuan adiyaksa menanyakan perihal kepergian andre ke luar kota
"liat entar aja pah gimana enaknya"
tidak lama Johan datang dan duduk bareng untuk makan bersama,karna memang Johan adalah sepupu andre jadi sudah biasa Johan di rumah andre tak ada kecanggungan atau rasa tidak enak
karna Johan sendri adalah keponakan tuan adiyaksa ,apalagi tuan adiyaksa sangat baik sama Johan sekolah Johan dan semuanya dia yang membiayainya jadi wajar saja Johan sekarang mengabdi pada andre sebagai bentuk rasa terima kasih Johan
meskipun perlakuan andre kadang semaunya tapi sebenarnya andre anak yang baik hanya saja memang dari kecil dia sudah di fokuskan untuk belajar dan belajar karna hanya dia penerus tuan adiyaksa ,jadi terbentuk lah andre yang seperti sekarang hidupnya terlalu serius
andre dan Johan pun pamit kepada tuan adiyaksa
"pergi dulu ya pah"
andre pamit kepada tuang adiyaksa di susul dengan Johan
sambil berjalan menuju mobil dengan supir yang sudah siap membukakan pintu untuk andre,andre pun akhirnya pergi menuju kota xxxx
sementara mayang pagi masih dengan muka kusut sejak kejadian kemarin malam dia masih tak habis fikir untuk apa andre datang ke apartemennya
__ADS_1
dasar mayang yang sangat polos tidak pernah terfikir bahwa andre bisa sampai datang menemuinya berarti dia tertarik padanya
tapi dia malah berfikir kalo andre tidak suka dengan dirinya
andre akan melenyapkannya dari muka bumi mungkin mayang melakukan kesalahan di saat mengobati lukanya
semua fikiran-fikiran negatif itu muncul dalam otak mayang
"ah sudahlah"
mayang menggaruk-garuk kepalanya
mayangpun segera siap-siap menuju klinik setelah itu seperti biasa langsung menuju RS
sampai di klinik fikiran-fikiran mayang tentang andre sudah hilang karna dia fokus mengurus pasien yang tak pernah berhenti
ya begitulah mayang setiap harinya tak ada waktu untuk dirinya sibuk melayani pasien ,memang sudah resiko profesi yang mayang pilih
jam makan siang tiba mayang yang sedang duduk menikmati makan siangnya tiba-tiba ada pesan masukan di ponselnya
"kamu sibuk"
mayang bingung sambil mengingat no siapa ini dan mayang kembali kaget sepertinya ini no tuan andre segera mayang membalas
"tidak tuan,saya baru selesai makan siang"
tak lama ponsel mayang berdering
"halo"
__ADS_1
jawab mayang dengan sangat gemetar
"hari minggu bisa kita bertemu"
terdengar suara andre menanyakan hal yang membuat mayang terkejut
"maaf tuan kalau boleh tau ada keperluan apa ya ?"
"tidak ada ,hanya mau bertemu saja "
"maaf tuan hari minggu saya ada jadwal praktek di klinik"
"sampai jam berapa"
andre menanyakan kepada mayang
"sampai pukul 12.00"
terlihat mayang gelisah sudah tidak nyaman
"kasih alamat klinik kamu praktek aku akan jemput kamu setelah kamu selesai "
"baik tuan"
"selamat bekerja"
tiba-tiba panggilan diputuskan
mayang pun sangat gemetar dan bingung ,ada apa sebenarnya ini,apa yg dia mau,mayangpun masih duduk diam dengan muka kebingungan
__ADS_1