Pengorbanan Seorang Istri

Pengorbanan Seorang Istri
pertemuan


__ADS_3

pada malam hari dokter mayang sudah lelah keluar dari rumah sakit sudah berganti pakaian biasa,sudah melepaskan jas dokternya


dia keluar rumah sakit dan menuju parkiran,tiba-tiba dokter zaky datang dan bilang


"mayang ,aku antar kamu pulang ya"


mayang tersenyum hanya bilang


"terima kasih dok ,saya pulang sendri "


mayangpun membuka mobilnya dan masuk kedalaman mobil di jalan zaky mengikuti mayang sampai rumah mayang setelah itu dia berlalu


dokter zaky memang sudah lama sangat tertarik dengan mayang hanya penolakan mayang yg sangat halus sehingga membuat dokter zaky pun harus extra sabar untuk mendekati mayang


dokter zaky sendri dokter spesialis bedah sangat tampan,bertubuh tinggi dan sangat manis senyumnya bila di sandingkan dengan mayang dia sangat serasi sekali .


sayang sekali mayang belum tertarik dengan zaky dan entah apa yg ada di cita-cita kan atau hati mayang setiap ada laki-laki yg mendekatinya tak ada satu orangpun yg mampu meluluhkan hati mayang atau sekedar pacaran biasa


tidak ada satupun yang bisa menembus hati mayang padahal mayang gadis yang cantik dan sopan ,senyumnya indah pribadi yang banyak orang ingin untuk memperistrinya


jam 05:00 mayang bangun dan langsung ke kamar mandi wudhu dan sholat


setelah selesai dia turun ke bawah untuk melakukan olah raga pagi


dirumah mayang sepi hanya banyak kucing-kucing kesayangan mayang yang menemani mayang setiap hari


dan orang bersih-bersih rumah hanya setengah hari tidak menginap

__ADS_1


setelah selesai olah raga mayang masuk ke dapur


"non mau minum apa ?"


"saya minum jus aja bi ,bi setelah selesai pekerjaan bibi ,bibi boleh langsung pulang gak usah nunggu sampai sore nanti bibi pulang kerumah kesorean"


dengan senyum bi inah pun menjawab


"gak enak bibi non selalu pulang cepat terus"


"gak apa-apa lho bi santai aja bi"


mayang pun berlalu sambil tersenyum.


bi inah memang beruntung sekali mempunyai majikan seperti mayang yg selalu perhatian dan pengertian


bi inah pun melanjutkan bersih-bersih rumah


pukul 8 pagi mayang dengan terburu - buru turun


"bi aku pergi dulu ya"


"kok buru2 kali sih non ,jangan lari-lari non"


" iya bi aku ada jadwal di klinik jam 8 sampai jam 9, jam 10 aku harus sudah di rumah sakit "


mayang berlalu

__ADS_1


bi inah melihat mayang berlalu membawa mobil


mayang memang sangat berhati baik


di tengah kesibukannya di rumah sakit dia menyempatkan waktunya untuk mengabdikan dirinya di klinik kecil milik temannya


yang memang klinik itu melayani orang-orang kelas menengah kebawah untuk membantu mereka dengan ilmu yang mayang punya


sesampainya di klinik mayang langsung memasuki ruang prakteknya pasien sudah antri dari tadi menunggu kedatangan mayang


dengan satu persatu nomer antrean pun di panggil


"hmmm selesai ,gw lanjut ke RS ya ris "


ucap mayang pada temannya risma yg mengelola klinik tersebut


mayang dan riska dulu satu panti hanya riska kuliah kedokteran di Jakarta dan hanya sampai dokter umum


sedangkan mayang sampai ke luar negri karna memang mayang berprestasi


karna mereka berasal dari panti yg sama dan sama-sama anak yatim piatu jadi mereka ngerasa dan harus membantu orang2 yang membutuhkan mereka


biaya konsultasi tak mereka fikirkan pasien hanya diminta menembus obat yang diresepkan sesuai penyakit mereka.


itulah makanya klinik itu rame dan setiap hari di batasi karna memang jam kerja mayang di RS yg utama


tapi mayang sisihkan waktu meski hanya satu jam untuk ke klinik,makanya kehadiran mayang di klinik yang sangat dinantikan para pasien

__ADS_1


__ADS_2