
mayang telah selesai makan dan melirik dokter zacky yang sedari tadi melihat mayang makan
"May, aku mau berbicara serius sama kamu"
"bicara saja dok"
mayang sudah selesai makan
dokter zacky sudah mantap akan mengungkapkan perasaannya dan mengajak mayang menikah
karna dia sudah tidak sanggup menahan beban perasaan yang selama ini dia pendam lebih lama lagi
bayangan mayang sudah membuat menjadi gila setiap hari
dia ingin menjadikan mayang satu-satunya dalam hidup dokter zacky dan bisa menjadi ibu dari anak-anak nya nanti
"dok mau bicara apa"
mayang kembali menanyakan hal itu karna dokter zacky sedari tadi hanya memandang mayang
dia sangat merindukan mayang satu bulan tidak bertemu, meskipun mayang tak menyadarinya
dokter zacky memegang tangan mayang
"May, aku sangat mencintaimu sudah sejak lama ,aku tak mau berpacaran dengan mu,aku mau kamu langsung jadi istriku"
mayang kaget dan meneteskan air mata
dokter zacky beranjak mendekati mayang
"kok nangis May"
__ADS_1
dokter zacky mengusap mata indah mayang dengan lembut
"a...aku ....a...aku"
mayang kembali tertunduk dan menangis
dokter zacky memeluk mayang dang mengusap kepala mayang dengan lembut
mayang hanya menangis di pelukan dokter zavky dan menyadarkan kepalanya di dada bidang dokter zacky.yang sangat nyaman saat ini untuk mayang
mayang segera melepaskan pelukannya terhadap dokter zacky
"aku tidak pantas dok jadi istrimu, aku anak yatim piatu yang di besaran di panti ,tidak tahu orang tuaku ,tidak jelas asal usulku, aku bukan perempuan yang baik keturunanku tidak jelas dok ,aku malu jika aku menikah dan orang tuamu menanyakan tentang keluarga dan asal usulku,aku bisa menjadi dokter hanya karna kemurahan hati tuan adiyaksa,tanpa dia aku hanya anak yatim piatu yg mungkin hanya akan jadi pembantu"
mayang menyeka air matanya ,melanjutkan berbicara kepada dokter zacky
"aku banyak kekurangan dok ,jangan memilih aku"
mayang menangis lagi dan memegang dadanya yang serasa kesedihan selama ini yang dia pendam keluar unek-uneknya
dokter zacky memeluk mayang
"kau mungkin tak apa-apa tapi apakah orang tuamu akan menerimaku dok"
kembali air mata lolos dari mata mayang
"aku akan memperjuangkanmu,apa kau tidak mau?"
mayang menatap mata zacky
"kau yakin dok"
__ADS_1
dokter zacky dengan mantap mengatakan
"seandainya orang tuaku ada masalah dengan latar belakang kehidupan dan keluarga mu ,asal usulmu atau apapun itu aku tidak peduli aku ingin memperjuangkan mu May untuk kau menjadi istriku "
mayangpun menangis di pelukan dokter zacky
setelah sekian lama mereka berpelukan sangat nyaman
baru kali ini mayang merasakan kenyamanan ini yang tidak pernah dia rasakan selama ini
mayang seperti ada sandaran dalam hidupnya yang selama ini dia hanya berjalan sendri dalam hidupnya
"apa kita akan sampai pagi berpelukan seperti ini"
zaky mulai tersenyum melihat mayang yang masih memejamkan matanya sambil memeluknya
mayang melepaskan pelukannya dan menatap zaky
zaky mencium kening mayang
dan mereka pun pulang
di mobil zaky tak lepas memegangi tangan mayang dan sesekali melirik ke arah mayang dan tersenyum
"aku mau kita secepatnya menikah bila perlu besok pun aku siap.tidak....tidak sekarang pun aku siap may"
zaky tersenyum
mayang pun berkata
"tunggu satu bulan lagi,baru kita menikah.aku blm mengenal keluarga mu dok"
__ADS_1
"mulai sekarang jangan panggil dok panggil aku mas aja "
mayang tersenyum lembut tanda mengiyakan