
pagi sekali andre sudah bangun sudah siap-siap untuk berangkat ke kantorJohan sudah menunggu bosnya itu di bawah untuk sarapan
tuan adiyaksa sedang pergi ke luar negri karna ada beberapa urusan yang harus dia tangani
andre turun dari tangga dan menuju meja makan dan Johan sedang menunggu andre
"bos jadwal hari ini kita ada pertemuan di luar dengan beberapa kolega bisnis.setelah itu kita ada rapat di kantor "
Johan menjelaskan detail kepada andre ,andrepun meminum jusnya
"ok baiklah atur aja pastikan jadwalku hari ini tidak pulang malem"
Johan mengaguk tanda mengiyakan
tak lama ponsel andre berdering dan ternyata tuang adiyaksa
"ya ada pah"
"kamu bisa menyusul papah ke luar negri, papah butuh bantuan kamu sekalian papah kenaikan dengan rekan-rekan bisnis papa disini"
andre menggela nafas panjang
"kapan aku harus berangkat ?"
andre menanyakan keberangkatan kepada tuan adiyaksa
"secepatnya klo bisa minggu ini"
"baik pah andre usahakan"
ucap andre dan sambungan telepon pu terputus
sore jam 16.00 andre sudah selesai dengan segala kegiatan hari ini yang sangat melelahkan dan sedang duduk bersandar di kursi kebesarannya dia menyenderkan punggungnya dan memejamkan matanya
tiba-tiba di luar ada yg mengetuk pintu
"tok...tok"
"masuk"
Johan yang datang
"jo minggu ini aku akan menyusul ayahku ke luar negri sementara kau urus perusahaan kabari aku jika ada hal yang penting "
"baik bos ,bos kita pulang sekarang apa bos masih mau dikantor ?"
__ADS_1
andre memijit-mijit keningnya,tiba-tiba andre beranjak dari duduknya
"kita ke rumah sakit"
mata Johan tiba-tiba kaget dan dia menyembunyikan kegatannya dan bersikap biasa lagi
"baik bos"
andrepun keluar dari ruangannya diikuti Johan di belakang
sesampainya di rumah sakit seperti biasa semua mata tertuju pada kedatangan andre
andrepun memberitahu bahwa dia ingin bertemu mayang.dipersiahkan andre ke ruangan mayang
"kau tunggu diluar jo"
johanpun mengagguk
andre masuk tanpa mengetuk pintu dan memang mayang sedang istirahat baru selesai visit ke kamar-kamar pasien
mayang terperanjat dari duduknya
"tu...tuan ada disini"
andre menatap mayang
mayang pun segera mempersilahkan andre duduk
"silahkan duduk tuan "
andre menatap mayang memang mereka saling berhadapan mayang hanya memegang pulpen dan salting dan bingung
akhirnya mayang membuka suara
"silahkan tuan berbaring biar aku periksa dulu
fikir mayang andre sakit wkwkwk
"untuk apa"
jawab andre
"tuan kan kesini menemuiku pasti ada yang sakitkan"
"memang jika aku menemuimu itu tandanya aku sakit"
__ADS_1
mayang bingung juga
"terus kalo gak sakit tuan ada perlu apa"
"aku akan ke luar negri minggu ini "
mayang bingung harus jawab apa dalam fikiran mayang ,ya udah keluar negri ya ke luar negri aja tidak ada hubungannya jugakan
"semoga perjalanannya menyenangkan"
ucap mayang
tiba-tiba hening
"sudah makan?"
mayang dengan polosnya
"sudah tuan"
"baiklah"
andre beranjak dari duduknya
"aku pulang"
mayang dengan senang hati karna dia bisa terbebas dengan suasana yg horor ini
"ya tuan hati-hati dijalan"
andre keluar dari ruangan mayang
"ayo jo"
ajak andre kepada Johan yang sedang menunggunya di luar
Johan mengikuti andre dari belakang dan merekapun pulang menuju rumah andre
Johanpun tak berani bertanya apa yang sebenarnya tuannya lakukan di dalam bersama mayang pasalnya kalo misalkan tuannya ini berobat pasti ada obat yg harus di ambil dan tuannya ada keluhan sakit ini tidak ada obat dan andrepun terlihat baik-baik saja
Johan semakin yakin ada sesuatu antara andre dan mayang tapi itu hidup pribadi bosnya
meskipun mereka sepupuan tapi Johan tau batasan jadi Johan pun menyimpan pertanyaan-pertanyaan itu
sesampainya di rumah andre langsung menuju kamarnya untuk beristirahat
__ADS_1