
setelah tugas dokter mayang dan dokter zacky selesai bersama dokter rena juga
mereka sedang bersiap untuk kembali
"aku pulang sama suami aku,kau mau ikut bersamaku mayang?"
dokter rena menanyakan kepada mayang
"kak aku pulang sama dokter zacky ya,kaka berdua saja sama suami kaka biar aku gak jadi nyamuk"
mayang mengedipkan matanya pada dokter rena,tanda mayang sedang menggoda dokter rena
"baiklah,aku tau kok kayanya sebentar lagi ada yang mau lamaran "
dokter rena sahabat mayang dan dokter zacky pun tentu sahabat mayang juga
jadi ya rena tau apa yang sudah terjadi dengan mayang dan zaky,sebagai sahabat justru rena sangat mendukung
lagian zacky dan mayang pasangan yang sangat serasi
di lobby hotel tempat mereka menginap zaky sudah menunggu mayang
"aku duluan ya,jaga mayang baik-baik"
dokter rena menepuk pundak dokter zaky
dokter zaky hanya memberikan isyarat dengan jempol
dokter zaky membantu membawa koper mayang,mayang berjalan di samping dokter zacky dan tangan kiri dokter zacky menggenggam tangan mayang
mayang hanya diam saja tak menolak,ya seperti biasa orang suruhan Johan sudah memotret momen itu dan menginformasikan tempat hotel mayang dan dokter zaky menginap
mayang dan zaky masuk ke dalam mobil
"May kamu mau kan aku bawa ke suatu tempat dulu mungkin besok kita baru pulang"
mayang mengangguk
"iya mas,memang kita mau kemana dulu?"
"ada ke suatu tempat may"
mayang hanya mengikuti saja apa maunya dokter zacky,karna mayang tau meskipun mayang sudah menerima dokter zaky,dokter zaky adalah orang baik tidak mungkin dia aneh-aneh
__ADS_1
di mobil dokter zaky selalu mencuri- curi pandang kepada mayang
sebenarnya mayang sadar cuman mayang pura-pura aja tidak melihar dan sibuk membalas pesan di ponselnya
"May"
mayang masih dengan fokus ke layar ponsel
"iya dok"
dokter zacky membulatkan matanya
"May jangan panggil dok ,panggil aku mas aja kan sebentar lagi kita akan menikah"
mayang pun tak mempermasalahkannya
"iya mas"
dokter zacky tersenyum
"itu lebih baik enak di dengar"
mayang dan dokter zaky sangat menikmati perjalanan mereka
Johan sudah tidak enak hati firasat Johan mengatakan akan terjadi sesuatu dan benar saja andre membanting hp nya
"praaak"
Johan memejamkan matanya dan kembali membuka matanya
"kemana dia pergiiiiii"
andre berteriak
"orang suruhan kita sedang mengikutinya bos"
Johan tidak berani menatap andre
"aku mau menyusul "
andre sangat terheran-heran
"menyusul apa maksudnya bos"
__ADS_1
andre menatap mata Johan dengan amarah yang masih memucak
"menyusul mayang"
kembali berteriak
"baik bos akan saya siapkan"
belum Johan selesai berbicara
"berangkat sekarang tak usah siapkan apa-apa"
andre keluar ruangannya,Johan mengikuti dari belakang
di dalam lift andre hanya diam saja,johanpun tak berani bicara dalam hati Johan
(serem banget ya bos gue ,gimana lah nasib istri nya nanti yang harus menghadapi manusia yang sangat unik ini,sebenarnya andre baik sih tapi klo udah gini gue pusing
Johan sedang berfikir banyak hal di kepalanya
"ting"
pintu lift terbuka
mereka sudah sampai lobby perusahaan dan sopir sudah menunggu
Johan pun memberikan kode kepada sopir andre
Johan berbisik
"biar saya aja pak yang bawa mobil kita mau keluar kota urusan penting"
pak sopir pun mengangguk
andre langsung masuk ke dalam mobil di ikuti dengan Johan
di dalam mobil andre hanya terdiam sambil pandangan fokus ke depan
sebentar-sebentar Johan melihat andre lewat kaca spion
mengecek keadaan bosnya apakah mukanya masih penuh amarah atau tidak
Johan bingung nanti apalah yang akan dikatakan andre kepada mayang jika dia menyusul nanti dia akan mengatakan apa
__ADS_1
Johan membayangkannya saja sudah pusing