Pengorbanan Seorang Istri

Pengorbanan Seorang Istri
pertanyaan mayang


__ADS_3

andre berada di samping mayang rena sedang memeriksa mayang


rena tampak kaget dan mengelus dada


"astaga andre kau melakukan nya seberapa lama dan seberapa banyak sampai mayang seperti ini?"


andre melihat ke arah rena yang sedang memeriksa mayang


"memangnya kenapa ren"


rena menggelengkan kepalanya


"tidak bisakah kau bermain lembut ini pertama kalinya bagi mayang kenapa kau hajar terus menerus"


andre dengan santai dan tidak merasa bersalah menjawab


"memangnya kau tau aku melakukannya berapa kali"


mayang merasa sangat malu mendengar percakapan andre dan rena


"aku sudah memeriksa mayang dan aku sudah tau jawabannya seberapa ganas nya kau aku akan berikan salep agar nyeri nya berkurang"


mayang pun merapihkan celananya dan ingin turun dari tempat tidur rena pun menahan mayang


"jangan banyak gerak dulu untuk hari ini ya May pasti kamu sangat merasakan sakit kan"


mayang tertunduk malu kepada rena


"andre istri mu itu perempuan baik ,sabar tidak pernah membantah tapi bukan berarti kau bisa semaumu"


andre sedang sibuk dengan ponselnya karena sedang mengurus masalah kerjaan masalahnya andre hari ini tidak masuk kerja karena tidak tega meninggalkan mayang sendirian


"bawel ren udah lo sana pulang nanti gue transfer"


andre males dengerin omelan dari mulut rena


rena pun pamit pada mayang dan andre

__ADS_1


"jaga adik kesayangan aku ini ndre"


"sejak kapan mayang istriku punya kaka bawel kaya lo ren"


"sialan lo"


akhirnya rena pun pamit ternyata andre dan rena sangat dekat dan mayang baru tau


mayang masih melihat andre sedang membalas pesan masuk


"mas kalau mas banyak kerjaan mas ke kantor aja aku tidak apa-apa kok"


andre mendekat ke arah mayang mencium kening mayang


"mana bisa aku fokus kerja kalau istriku kesakitan karena ulahku"


mayang juga sekarang baru menyadari ternyata andre akan bersikap lembut dan so sweet jika sedang bersama mayang saja berbeda di saat andre berbicara dengan rena semaunya saja mayang sudah melihat sendiri bagaimana andre berbicara kepada rena


"mas boleh aku tanya sesuatu ?"


"katakanlah"


hmmm


"aku sama dia kenal dari kecil dia anak kaka dari mama aku May bahkan kita sekolah bareng pas kuliah baru kita pisah karena aku melanjutkan pendidikan ku di Amerika kalo rena masih di indo"


mayang kembali bertanya


"apa kamu punya mantan?"


andre pura-pura bingung gitu


"mantan apa nih maksudnya"


mayang dengan cepat menjawab


"mantan kekasih"

__ADS_1


andre melihat ke arah mata mayang ternyata setelah kejadian malam tadi membuat mayang menjadi sedikit bawel biasa nya irit bicara


"kalau aku jawab tidak rasanya sangat bohong sekali bukan apalagi di usia aku seperti sekarang ini"


mayang kembali bertanya


"aku boleh tau umur mas"


dalam hati andre lucu sekali sudah sebulan lebih menikah bahkan mayang tidak mencari tau tentang umur andre


"hmmm umur ku sekarang menginjak 33 tahun sudah cocok bukan jika aku jadi ayah"


wajah mayang memerah malu


"kenapa kamu memilih aku"


mayang terus menghujani andre dengan berbagai pertanyaan


"karena aku menginginkan mu dari pertama aku bertemu diri mu"


mayang sangat heran karena baru pertama kali mayang mengenal seseorang yang seperti andre


"apa ....apa....apa"


andre mendekat kepada mayang


"apa apanya ....?


mayang tidak jadi memberikan pertanyaan lagi


"katakan saja tidak masalah"


"apa kamu mencintaiku atau hanya menginginkan ku?"


andre terdiam


"karena aku jatuh cinta pada pandangan pertama makanya aku mau memilikimu"

__ADS_1


setelah itu mayang tidak berani bertanya lagi mereka tertidur kembali andre memeluk mayang dan mayang sepertinya sudah mulai menyayangi andre


__ADS_2