
minggu pagi mayang yg sudah mandi dan memakai baju yg santai celana jeans dan kaos santai rambut yang ikal dan tergerai
mayang sedang bersiap-siap untuk pergi ke panti menyabut tuan adiyaksa
jujur mayang memang hidup dari kemurahan tuan adiyaksa
dari kecil hingga dia menjadi dokter itu tak luput dari kemurahan hati tuan adiyaksa yg berbaik hati untuk mnyekolahkannya
merubah nasib hidupnya mungkin jika bukan karna tuan adiyaksa mayang tak akan menjadi dokter itu hanya akan menjadi mimpi saja
mayang memang jarang bertemu tuang adiyaksa tapi dia tau wajah tuan adiyaksa hanya saja dia hanya sesekali bertemu itupun tak pernah ngobrol secara langsung
di pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan tuan adiyaksa mayang hanya memberi hormat dan berlalu
mayang tiba di panti dengan buah tangan yang mayang bawa untuk adik-adiknya di panti
anak-anak panti berlari menyabut mayah
"kak mayang ,,,dokter mayang "
ada yg memanggil kak ada yg memanggil dokter
mereka sangat antusias dengan kedatangan mayang
ibu panti datang menyabut mayang dan memeluk mayang
"mayang,,,,ibu kangeeen"
mayang juga bu ,maaf bu mayang jarang main kesini jadwal mayang padat sekali bu hari minggu setengah hari mayang pake untuk melayani pasien di klinik
__ADS_1
ibu panti dengan mata berkaca-kaca bilang
"kau anak baik sekali bahkan waktu liburmu kau masih melayani pasien kapan kau istirahat"
ibu panti sangat kasian sama mayang yang memang waktu istirahatnya hanya sedikit dan terbatas oleh tugas tanggung jawab
mayang,ibu panti dan semua anak panti telah selesai melakukan persiapan untuk kedatangan tuan adiyaksa
tak lama mobil hitam mewah datang diikuti dengan 4 mobil di belakangnya
sudah pasti itu tuan adiyaksa dan rombongan bodyguardnya
turunlah lelaki berumur 60 tahun namun tampak Gagah dan masih berwibawa ya tidak lain adalah tuan adiyaksa
mayang dan semuanya menundukan kepala dan menyabut kedatangan tuan adiyaksa
mayang mempersilahkan tuan adiyaksa duduk dan membawakan minuman dan makanan yang sudah mayang dan ibu panti siapkan sedari tadi
"kedatanganku kesini kuharap tidak merepotkan kalian ,karna aku membawa rombongan bodyguard ku yang akan menghabiskan makanan yg kalian sediakan ha aja"
tuan adiyaksa tertawa
ibu panti pun menjawab
"tidak tuan kami cukup senang tuan mau berkunjung ,panti ini milik tuan "
tuan adiyaksa menyuruh bodyguard nya untuk mengambilkan sesuatu dengan hanya kode menjentikan tangan saja bodyguard sudah mengerti
"disini ada uang kau atur bagikan kepada anak yatim dan orang yg membutuhkan, aku kau uang ini benar-benar dikasih ke orang yg membutuhkan ,uang ini cukup banyak kau bisa merenovasi panti ini agar lebih nyaman kau atur saja"
__ADS_1
ucap tuan adiyaksa kepada ibu panti sambil menyodorkan 5 koper uang yang isinya uang semua
"terima kasih tuan murah rezeki semoga tuan selalu sehat dan panjang umur"
sementara mayang hanya menemani dan mendengarkan percakapan mereka
"siapa gadis ini?"
tanya tuan adiyaksa penasaran
"perkenalkan ini mayang yg dari kecil di panti ini dan tuang yg membiayai semua pendidikannya
sekarang dia sudah menjadi dokter dan bekerja di salah satu rs milik tuan"
ibu panti menjelaskan tentang mayang
tiba-tiba mayang buka suara
"maaf tuan kita beberapa kali peenah bertemu tapi tuan sepertinya tidak menyadarinya"
ucap mayang
"oh maaf saya tidak menyadarinya klo kita beberapa kali pernah ketemu"
adiyaksa kembali memperhatikan mayang
"baiklah aku pergi dulu ,terima kasih atas jamuannya"
ucap adiyaksa
__ADS_1
adiyaksa pun berlalu meninggalkan panti