Pengorbanan Seorang Istri

Pengorbanan Seorang Istri
tuan adiyaksa datang ke panti


__ADS_3

minggu pagi mayang yg sudah mandi dan memakai baju yg santai celana jeans dan kaos santai rambut yang ikal dan tergerai


mayang sedang bersiap-siap untuk pergi ke panti menyabut tuan adiyaksa


jujur mayang memang hidup dari kemurahan tuan adiyaksa


dari kecil hingga dia menjadi dokter itu tak luput dari kemurahan hati tuan adiyaksa yg berbaik hati untuk mnyekolahkannya


merubah nasib hidupnya mungkin jika bukan karna tuan adiyaksa mayang tak akan menjadi dokter itu hanya akan menjadi mimpi saja


mayang memang jarang bertemu tuang adiyaksa tapi dia tau wajah tuan adiyaksa hanya saja dia hanya sesekali bertemu itupun tak pernah ngobrol secara langsung


di pertemuan-pertemuan sebelumnya dengan tuan adiyaksa mayang hanya memberi hormat dan berlalu


mayang tiba di panti dengan buah tangan yang mayang bawa untuk adik-adiknya di panti


anak-anak panti berlari menyabut mayah


"kak mayang ,,,dokter mayang "


ada yg memanggil kak ada yg memanggil dokter


mereka sangat antusias dengan kedatangan mayang


ibu panti datang menyabut mayang dan memeluk mayang


"mayang,,,,ibu kangeeen"


mayang juga bu ,maaf bu mayang jarang main kesini jadwal mayang padat sekali bu hari minggu setengah hari mayang pake untuk melayani pasien di klinik

__ADS_1


ibu panti dengan mata berkaca-kaca bilang


"kau anak baik sekali bahkan waktu liburmu kau masih melayani pasien kapan kau istirahat"


ibu panti sangat kasian sama mayang yang memang waktu istirahatnya hanya sedikit dan terbatas oleh tugas tanggung jawab


mayang,ibu panti dan semua anak panti telah selesai melakukan persiapan untuk kedatangan tuan adiyaksa


tak lama mobil hitam mewah datang diikuti dengan 4 mobil di belakangnya


sudah pasti itu tuan adiyaksa dan rombongan bodyguardnya


turunlah lelaki berumur 60 tahun namun tampak Gagah dan masih berwibawa ya tidak lain adalah tuan adiyaksa


mayang dan semuanya menundukan kepala dan menyabut kedatangan tuan adiyaksa


mayang mempersilahkan tuan adiyaksa duduk dan membawakan minuman dan makanan yang sudah mayang dan ibu panti siapkan sedari tadi


"kedatanganku kesini kuharap tidak merepotkan kalian ,karna aku membawa rombongan bodyguard ku yang akan menghabiskan makanan yg kalian sediakan ha aja"


tuan adiyaksa tertawa


ibu panti pun menjawab


"tidak tuan kami cukup senang tuan mau berkunjung ,panti ini milik tuan "


tuan adiyaksa menyuruh bodyguard nya untuk mengambilkan sesuatu dengan hanya kode menjentikan tangan saja bodyguard sudah mengerti


"disini ada uang kau atur bagikan kepada anak yatim dan orang yg membutuhkan, aku kau uang ini benar-benar dikasih ke orang yg membutuhkan ,uang ini cukup banyak kau bisa merenovasi panti ini agar lebih nyaman kau atur saja"

__ADS_1


ucap tuan adiyaksa kepada ibu panti sambil menyodorkan 5 koper uang yang isinya uang semua


"terima kasih tuan murah rezeki semoga tuan selalu sehat dan panjang umur"


sementara mayang hanya menemani dan mendengarkan percakapan mereka


"siapa gadis ini?"


tanya tuan adiyaksa penasaran


"perkenalkan ini mayang yg dari kecil di panti ini dan tuang yg membiayai semua pendidikannya


sekarang dia sudah menjadi dokter dan bekerja di salah satu rs milik tuan"


ibu panti menjelaskan tentang mayang


tiba-tiba mayang buka suara


"maaf tuan kita beberapa kali peenah bertemu tapi tuan sepertinya tidak menyadarinya"


ucap mayang


"oh maaf saya tidak menyadarinya klo kita beberapa kali pernah ketemu"


adiyaksa kembali memperhatikan mayang


"baiklah aku pergi dulu ,terima kasih atas jamuannya"


ucap adiyaksa

__ADS_1


adiyaksa pun berlalu meninggalkan panti


__ADS_2