Pengorbanan Seorang Istri

Pengorbanan Seorang Istri
pelukan yang membuat nyaman


__ADS_3

Johan susah pamit pulang andre kembali masuk ke kamar terlihat baju andre sudah mayang siapkan,andre pun mengganti bajunya yang telah di bawa Johan tadi


setelah mengganti bajunya andre naik ke tempat tidur dan mendekati mayang,mayang sudah tertidur pulas andre memandangi wajah mayang yang begitu sangat cantik dan membuat andre tergila-gila dengan wanita yang ada di depannya ini,andre mendekatkan bibirnya dan akan mencium mayang tiba-tiba mayang terbangun dan langsung menutup bibirnya dengan kedua tangannya


"mas apa yang mau kau lakukan"


andre tersenyum dan menyingkirkan tangan mayang yang menutupi bibir indahnya itu


"aku menginginkan nya bolehkah"


mayang akan berbalik memunggungi andre tapi andre menahannya


"jangan menghindar kau istriku,layanilah aku"


wajah mayang memerah dan perasaan mayang tidak karuan sungguh ini pengalaman pertamanya


andre berada di atas tubuh mayang dan langsung m*****t habis bibir mayang yang rasanya manis seperti permen yupie andre tidak berhenti terus menciumi mayang sampai bibir mayang bengkak


"sakit"


mayang meringis andre menghentikan aksinya itu dan melihat memang bibir mayang bengkak mungkin karena andre terlalu bernafsu


"baiklah aku akan berhenti"


andre pun merebahkan badannya di samping mayang dan kembali memeluk mayang tapi masih saja andre sambil meraba-raba gunung kembar mayang,mayang menggelinjang tak karuan


"mas jangan"


andre tak memperdulikannnya dia pun menghisap gunung kembar mayang seperti anak bayi


ada suara aneh yang keluar dari mulut mayang


"aaaaagghhhh"


andre tersenyum mendengar suara erangan mayang dan dia masih melanjutkan aksinya


mayang mengeluarkan air mata tampak air matanya lolos begitu saja dan menahan suara aneh yang terus saja keluar dari mulutnya andre melihat itu dan menghentikannya


sepertinya mayang memang belum menerima andre sepenuhnya mayang memang tak pernah menolak apa yang andre lakukan terhadapnya tapi andre takut mayang merasa tertekan dengan ulahnya


mayang sadar andre suaminya tapi andre sadar mayang belum bisa menerimanya sepenuh hati


malam itupun andre memeluk mayang dan mencium kening mayang


"aku tidak meminta banyak dari dirimu belajarlah menerima aku dan mencintaiku karena percuma jika hanya menerima tapi tidak mencintai"

__ADS_1


mayang hanya terdiam di dalam pelukan andre tapi mayang merasakan kenyamanan di saat andre memeluk mayang dan andrepun akhirnya pergi ke alam mimpi


*****


pagi setelah sarapan pagi andre menyuruh mayang untuk segera bersiap-siap,mayang mendekati andre


"mas boleh mampir sebentar dulu aku mau memberikan kucing ku kepada temankku"


andre pun mengangguk tanda mengiyakan


mereka akhirnya pergi dari apartemen menuju rumah teman mayang,sebelumnya mayang sudah menghubungi nya terlebih dahulu


mayang sedang berbicara dengan orang di ujung telpon


"kakak aku udah OTW kerumah kakak ya"


mayang mematikan ponselnya,dan andre fokus mengendarai mobilnya


sampai mereka tiba di depan gerbang rumah orang yang tadi di ujung telpon mayang panggil kaka


"May ini bukannya rumah si rena"


andre bertanya mayang heran kok bisa tau


"kok mas tau,iya ini tempat kak rena kebetulan anaknya suka kucing aku mau memberikan kucing-kucing ku pada anak kak rena"


"lho...lho kok bisa sama andre"


rena heran mayang bisa bersama-sama andre


andre berjalan dan menggenggam tangan mayang


rena terheran-heran karena sebelumnya kan yang rena tau mayang mau berencana menikah dengan zacky


"kakak kenal mas andre"


mayang bertanya kepada rena


"andre ini sepupuku may"


mayang pun kaget jika andre sepupu rena


rena mendekati andre


"hei tuan dingin sedingin es balok kenapa bisa kau bersama mayang"

__ADS_1


tanya rena menyelidik kepada andre


"aku sudah menikah dengannya"


sontak rena kaget sampai matanya terbelalak


"jangan becanda kau ndre"


andre dengan santainya menjawab


"dalam pernikahan mana bisa aku becanda ren"


andre pun membantu mayang menurunkan kucing-kucing lucu miliknya


rena masih dengan banyak pertanyaan di otaknya masih tidak percaya


rena mempersilahkan andre dan mayang masuk


andre sedang duduk dan menikmati kopinya di meja tamu


rena menarik tangan mayang dan menanyakan apa sebenarnya yang sudah terjadi


mayang menceritakan dan awal sampai akhir kepada rena


rena hanya bisa menghela nafas panjang


"anak itu tidak berubah selalu semua harus sesuai keinginannya"


rena pun menasehati mayang agar bisa menerima andre karena sekarang mayang dan andre sudah menjadi suami istri,rena juga bahagia karena mayang dan rena akhirnya memiliki ikatan sodara beneran


setelah rena mendengarkan semua cerita dari mayang tentang semuanya rena pun tak banyak bertanya kepada andre


akhirnya andre dan mayangpun pamit pulang


sebelum pulang rena berbicara kepada andre


"jaga mayang ndre jangan kau sakiti dia,dia perempuan yang sangat baik"


andre pun dengan sikap cueknya hanya menjawab


"ya gue lebih tau apa yang harus gue lakuin ren"


rena memeluk mayang karena rena tau pasti ini tidak mudah untuk mayang


andre sudah menunggu di dalam mobil

__ADS_1


mayang dan andrepun pulang kerumah nya


__ADS_2