Pengorbanan Seorang Istri

Pengorbanan Seorang Istri
menginap di apartemen


__ADS_3

mayang mengerjap-ngerjap kan matanya dia mengambil ponselnya


"jam berapa ini"


mayang meraih ponselnya tapi kesusahan karena tangan andre melingkar di perut mayang sehingga mayang susah bergerak


mayangpun akhirnya berhasil meraih ponselnya dan melihat jam sudah menunjukan pukul 17.00


"wah sudah sore"


mayang akan beranjak bangun tapi tangan kekar andre masih melingkar di perut mayang,mayang akhirnya mengangkat tangan andre dari perutnya,tapi tiba-tiba suara serak terdengar di telinga mayang


"mau kemana aku masih ngantuk"


kembali andre memeluk mayang


mayang memegang tangan andre yang melingkar di perutnya masih menahannya untuk bangun


"mas sudah jam 5 sore kita belum shalat"


andrepun menyipitkan matanya dan dengan mata masih berat sekali akhirnya bangun dan mereka melaksanakan ibadah


setelah selesai shalat mayang pun bertanya kepada andre


"mas mau pulang jam berapa kerumah mu?"


mayang bertanya sambil melipat sajadah


andre kembali tidur di kasur mayang


"malam ini kita menginap saja di apartemenmu"


mayang tampak terkejut dalam hati mayang takut andre melakukan hal yang lebih dari tadi,tapi seandainya pun melakukan hal yang lebih sebenarnya kan tidak masalah orang mayang istrinya kok


(mayang apa yang kau fikirkan mulailah terbiasa menerima andre mau tidak mau suka tidak suka kau sudah menjadi istrinya)

__ADS_1


mayang mencoba untuk menasehati dirinya sendiri,sementara andre kembali sudah tertidur


mayang keluar dari kamar dan mulai ke dapur untuk mencari bahan makanan yang bisa di masak tapi ternyata tidak ada lagi stok bahan makanan di kulkas mayang,akhirnya mayang memutuskan ke supermarket yang tidak jauh dari apartemen


mayang meninggalkan andre yang sedang tidur untuk belanja kebutuhan makanan


mayangpun membeli buah,sayur,daging,ayam,telur dan masih banyak lagi sampai dia kesusahan membawa belanjaannya


mayang masih dengan menenteng belanjaannya melihat ke seberang,ya di seberang adalah RS tempat mayang bekerja sudah seminggu lebih mayang tidak menginjakkan kakinya di RS


dari mulai tugas keluar kota dan berakhir dengan pernikahan,ada rasa kangen dengan pasien-pasien mayang,mayangpun kembali berjalan menuju apartemen


mayang telah kembali ke apartemen dengan belanjaan di tangannya dia membuka pintu dan ternyata andre sudah bangun dan mayang memang mengunci andre dari luar


"maaf mas aku pergi belanja sebentar tidak ada bahan makanan di kulkas"


andre tidak bicara langsung meraih belanjaan yang di bawa mayang dan membantunya membawakannya ke dapur


sambil meletakkan plasti-plastik berisi belanjaan andrepun berkata


"lain kali bangunkan aku kalau kau butuh sesuatu jangan pergi sendiri lagi tanpa ada aku"


"mas mandi dulu biar seger aku mau masak"


andre memeluk mayang dari belakang


"kau sudah mulai perhatian ya kepadaku"


wajah mayang memerah malu sekali,andre semakin gemas melihat istrinya itu


andre mendaratkan ciuman di pipi mayang dan meninggalkan mayang di dapur


mayang berbalik di saat andre sudah berjalan


"mas mau kemana"

__ADS_1


andre pun berbalik menatap ke arah mayang


"katanya aku suruh mandi"


mayang menggaruk-garuk kepalanya


"oh iya"


mayang kembali membalikkan badannya andre tersenyum dan berlalu ke kamar mayang untuk mandi


mayang memasak sop daging dan sedang menghidangkan nya di meja makan di tambah taburan bawang goreng,irisan jeruk limau dan tak lupa dengan sambal dan kerupuk mayang juga membuat jus kweni


masakan mayang sudah siap semua aroma wanginya sangat menggoda dan sudah menyebar ke seluruh ruangan


andre keluar dari kamar masih memakai handuk yang melilit di pinggangnya


"May aku tak bawa baju ganti gimana?"


mayangpun menghampiri andre


"suruh orang dirumah kamu mas buat kirimkan bajumu kesini"


itu solusi dari mayang


"tapi aku akan kedinginan may"


mayang sebenarnya sangat ingin ketawa mau nginep kok gak bawa ganti,tapikan awal ke apartemen itu memang tidak ada rencana untuk menginap


"mas pake aja sarung sama kaos aku dulu,aku ada kaos waktu itu salah beli ukurannya juga sepertinya pas di badan kamu"


andre memegang tangan mayang mendekatkan wajahnya ke wajah mayang


"bukan pakaian laki-laki lain kan"


terlihat andre sedang menyelidik.mayang menatap mata andre

__ADS_1


"mas tidak ada laki-laki yang pernah masuk ke apartemen selain mas aja selama ini"


mayangpun ke kamar untuk mengambilkan kaos untuk andre


__ADS_2