Pengorbanan Seorang Istri

Pengorbanan Seorang Istri
masih belum terbiasa


__ADS_3

hari itu mayang dan andre hanya dirumah saja,mayang yang memang merasa tidak nyaman dan sangat canggung sekali akhirnya mayang meminta izin andre untuk pergi ke RS


andre sedang nonton tv bersama mayang hari pertama mereka menjadi sepasang suami istri


di rumah saja andre tidak masuk kantor dia ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan istri cantiknya itu


"mas boleh aku ke RS pasti akan sangat banyak pasien aku tidak bisa untuk mengabaikan pasien-pasien aku mas"


mayang akhirnya mengutarakan kecemasan-kecemasan yang dia rasakan


andre berbalik ke arah mayang


"aku sudah mengurus jadwalmu aku sudah bilang kamu cuti menikah selama satu minggu"


mayang kaget bukan main memang suaminya ini bisa berbuat sesuka hati dia tanpa meminta persetujuan darinya,mayangpun hanya kembali diam


"mas boleh aku meminta ponsel ku,pasti akan banyak pesan penting untuk ku"


andre beranjak dari duduknya


"aku ambilkan ke atas sebentar tunggulah disini"


andrepun berlalu ke atas untuk mengambilkan ponsel mayang yang memang andre simpan dia tidak mengijinkan mayang untuk mengaktifkannya


tidak beberapa lama andre turun ke bawah dengan sudah membawa ponsel mayang di tangannya


andre memberikannya kepada mayang


"jangan balas pesam dari laki-laki lain,boleh balas pesan hanya soal RS dan pasien saja selebihnya tidak aku izinkan apapun alasannya"


mayang mengambil ponselnya dengan sangat berat hati karena terlalu banyak peraturan andre untuk dirinya bahkan mayang untuk memegang ponselnya sendiripun tidak ada kebebasan


bukan andre namanya jika otaknya tidak cerdas tentu saja ponsel mayang sudah di sadap pesan apapun yang masuk di ponsel mayang akan terhubung kepada ponsel andre

__ADS_1


mayang tampak sibuk membalas pesan masuk di ponselnya


andre masih fokus ke layar televisi sesekali melirik ke arah mayang


"mas apa boleh aku ke apartemen untuk mengambil beberapa bajuku dan baju kerja juga,pakaian yang di lemari yang kau belikan bukan aku tidak menyukainya hanya saja terlalu sexy"


andre pun memanggil pak min


"pak bilang sopir siapkan mobil untukku"


pak min pun menundukan kepalanya


"baik tuan"


andre pun menyuruh mayang bersiap-siap


"aku akan mengantarmu ke apartemen"


di perjalanan tidak ada separuh katapun yang keluar dari pasangan pengantin baru ini,jika kebanyakan pengantin lain mungkin akan membahas bulan madu berbeda dengan mayang dan andre mereka sepertinya belum memikirkannya


andre dan mayang sudah sampai di parkiran apartemen


mayang keluar dari mobil dan berjalan lebih dulu di ikuti dengan andre di belakan mayang seperti biasa andre langsung meraih tangan mayang dari belakang pasti harus berpegangan tangan


akhirnya mereka berdua telah sampai di apartemen mayang


"mas mau minum apa?"


andre masih dengan menunggu mayang membukakan sepatunya


mayang sudah mulai terbiasa akhirnya mayang berjongkok membantu andre melepaskan sepatunya


"terima kasih May, aku lapar may"

__ADS_1


mayang sekarang seperti punya bayi dulu tidak ada yang bilang lapar kepada mayang


"aku masakin dulu ya mas,mas tunggu disini duduk dulu aja kalau mau nonton televisi ini remotnya"


sambil mayang meraih remot di atas meja


mayang juga langsung menuju dapur dan membuatkan andre kopi


mayang menyuguhkan kopi itu kepada andre


"terima kasih may"


mayang tersenyum dan kembali ke dapur


mayang membuka kulkas sedang mencari-cari bahan makanan akhirnya mayang memutuskan memasak steak untuk andre


mayang masih asyik di dapur dengan peralatan masaknya,andrepun menyusul mayang ke dapur dia mencium aroma wangi masakan


andre sudah duduk di meja makan dengan sendirinya padahal mayang belum siap dengan masakan nya


"mas tunggu sebentar ya"


andre seperti anak kecil yang sedang menunggu di kasih makan oleh ibunya


setelah 15 menit andre menunggu akhirnya steak buatan mayang sudah jadi lengkap dengan rebutan sayurnya dan sausnya


mayang pun menghidangkannya kepada andre


"silahkan makan mas"


mayang yang sudah duduk di depan andre pun sama-sama menyantap steak sebagai menu makan siang mayang dan andre


andre sangat menikmatinya,bahkan andre minta tambah dan mayang memberikan separuh steak dia untuk andre karna mayang hanya memanggang dua slice daging saja mayang kira cukup ternyata makan suaminya banyak sesuai dengan badannya yang tinggi kekar

__ADS_1


__ADS_2