
hari itu mayang dan andre hanya dirumah saja,mayang yang memang merasa tidak nyaman dan sangat canggung sekali akhirnya mayang meminta izin andre untuk pergi ke RS
andre sedang nonton tv bersama mayang hari pertama mereka menjadi sepasang suami istri
di rumah saja andre tidak masuk kantor dia ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan istri cantiknya itu
"mas boleh aku ke RS pasti akan sangat banyak pasien aku tidak bisa untuk mengabaikan pasien-pasien aku mas"
mayang akhirnya mengutarakan kecemasan-kecemasan yang dia rasakan
andre berbalik ke arah mayang
"aku sudah mengurus jadwalmu aku sudah bilang kamu cuti menikah selama satu minggu"
mayang kaget bukan main memang suaminya ini bisa berbuat sesuka hati dia tanpa meminta persetujuan darinya,mayangpun hanya kembali diam
"mas boleh aku meminta ponsel ku,pasti akan banyak pesan penting untuk ku"
andre beranjak dari duduknya
"aku ambilkan ke atas sebentar tunggulah disini"
andrepun berlalu ke atas untuk mengambilkan ponsel mayang yang memang andre simpan dia tidak mengijinkan mayang untuk mengaktifkannya
tidak beberapa lama andre turun ke bawah dengan sudah membawa ponsel mayang di tangannya
andre memberikannya kepada mayang
"jangan balas pesam dari laki-laki lain,boleh balas pesan hanya soal RS dan pasien saja selebihnya tidak aku izinkan apapun alasannya"
mayang mengambil ponselnya dengan sangat berat hati karena terlalu banyak peraturan andre untuk dirinya bahkan mayang untuk memegang ponselnya sendiripun tidak ada kebebasan
bukan andre namanya jika otaknya tidak cerdas tentu saja ponsel mayang sudah di sadap pesan apapun yang masuk di ponsel mayang akan terhubung kepada ponsel andre
__ADS_1
mayang tampak sibuk membalas pesan masuk di ponselnya
andre masih fokus ke layar televisi sesekali melirik ke arah mayang
"mas apa boleh aku ke apartemen untuk mengambil beberapa bajuku dan baju kerja juga,pakaian yang di lemari yang kau belikan bukan aku tidak menyukainya hanya saja terlalu sexy"
andre pun memanggil pak min
"pak bilang sopir siapkan mobil untukku"
pak min pun menundukan kepalanya
"baik tuan"
andre pun menyuruh mayang bersiap-siap
"aku akan mengantarmu ke apartemen"
di perjalanan tidak ada separuh katapun yang keluar dari pasangan pengantin baru ini,jika kebanyakan pengantin lain mungkin akan membahas bulan madu berbeda dengan mayang dan andre mereka sepertinya belum memikirkannya
andre dan mayang sudah sampai di parkiran apartemen
mayang keluar dari mobil dan berjalan lebih dulu di ikuti dengan andre di belakan mayang seperti biasa andre langsung meraih tangan mayang dari belakang pasti harus berpegangan tangan
akhirnya mereka berdua telah sampai di apartemen mayang
"mas mau minum apa?"
andre masih dengan menunggu mayang membukakan sepatunya
mayang sudah mulai terbiasa akhirnya mayang berjongkok membantu andre melepaskan sepatunya
"terima kasih May, aku lapar may"
__ADS_1
mayang sekarang seperti punya bayi dulu tidak ada yang bilang lapar kepada mayang
"aku masakin dulu ya mas,mas tunggu disini duduk dulu aja kalau mau nonton televisi ini remotnya"
sambil mayang meraih remot di atas meja
mayang juga langsung menuju dapur dan membuatkan andre kopi
mayang menyuguhkan kopi itu kepada andre
"terima kasih may"
mayang tersenyum dan kembali ke dapur
mayang membuka kulkas sedang mencari-cari bahan makanan akhirnya mayang memutuskan memasak steak untuk andre
mayang masih asyik di dapur dengan peralatan masaknya,andrepun menyusul mayang ke dapur dia mencium aroma wangi masakan
andre sudah duduk di meja makan dengan sendirinya padahal mayang belum siap dengan masakan nya
"mas tunggu sebentar ya"
andre seperti anak kecil yang sedang menunggu di kasih makan oleh ibunya
setelah 15 menit andre menunggu akhirnya steak buatan mayang sudah jadi lengkap dengan rebutan sayurnya dan sausnya
mayang pun menghidangkannya kepada andre
"silahkan makan mas"
mayang yang sudah duduk di depan andre pun sama-sama menyantap steak sebagai menu makan siang mayang dan andre
andre sangat menikmatinya,bahkan andre minta tambah dan mayang memberikan separuh steak dia untuk andre karna mayang hanya memanggang dua slice daging saja mayang kira cukup ternyata makan suaminya banyak sesuai dengan badannya yang tinggi kekar
__ADS_1