
Reynal duduk berjauhan dari Kemal. Mereka saling berhadapan dan di pisahkan oleh meja kaca di tengah-tengah mereka. Sedangkan Dito menjadi penyimaknya. Pria paruh baya itu tak kembali ke rumah nya karena ingin menyaksikan pertunjukan menarik.
‘andai aja ada Leo, Arka dan Dimas. Sudah pasti si goblok ini jadi rengginang!’ batin Dito menatap kesal Reynal.
“Buat apa kamu kemari? Apa belum puas kamu buat anak saya menderita? Atau kamu menyesal dan ingin meminta maaf atas kesalahan besar yang sudah kamu lakukan?”
Kemal bertanya dengan nada yang amat dingin, pria paruh baya itu menatap Reynal seolah-olah pria muda di hadapannya ini adalah makanan yang sedap di santap.
“rey, minta maaf, Pa. Rey akui kalau Rey salah dan Rey kemari karena ingin minta maaf sama Bella. Rey mohon, Pa. Pertemukan Rey dan Bella!”
Reynal berkata dengan penuh keyakinan, pria tampan itu tak mau memikirkan harga dirinya lagi. Karena saat ini dia sadar bahwa dia adalah pelaku kejahatan yang harus menanggung hukuman.
Dia tak akan bisa hidup tenang tanpa meminta maaf pada Bella. Bayangan masa lalunya saat dirinya banyak menyakiti Bella dengan kata-kata kasarnya terlintas begitu saja.
Kemal yang melihatnya pun merasa sangat geram. Dia memang bisa memaafkan Reynal tapi dia tak akan pernah melupakan apa yang telah pria muda itu lakukan pada anaknya.
“Mudah banget kamu minta maaf? Apa dengan kata maaf mu itu kamu bisa buat Bella ceria lagi seperti dulu!” bentak Kemal menggelegar membuat Reynal mengepalkan tangannya.
Reynal mengepalkan tangan nya karena merasa sangat marah pada dirinya sendiri. Dia menyesal tapi dia tak mau mundur pulang ke rumahnya karena dia telah bertekad agar bisa bertemu dengan Bella hari ini juga.
__ADS_1
“Aku mohon, Pa. Kali ini saja! Bukan kah semua manusia pernah salah, dan sebaik-baik manusia adalah yang mau berubah dan semulia-mulia nya manusia adalah mereka yang mau memaafkan!”
Reynal memakai jurus jitu mendekati Kemal, pria muda itu tahu bagaimana caranya dia bisa mendapatkan hati mantan mertuanya lagi. Sebab Kemal adalah tipikal orang yang sangat mudah memaafkan.
Kemal yang mendengarnya pun memejamkan matanya perlahan, semua yang dikatakan oleh Reynal benar adanya bahwa memaafkan adalah hal yang paling mulia.
Dito yang melihatnya pun memutar bola matanya jengah karena merasa sangat kesal sebab sahabatnya itu sangat mudah memaafkan kesalahan orang lain.
Diantara mereka dulu sampai sekarang, dalam grup Arka Cs hanya Kemal yang memiliki hati murni dan tulus.
‘ck … coba aku yang jadi mertuanya pasti sudah ku pastikan burung si Reynal itu habis di makan ikan piranha!’ gumam Dito dalam hati.
“Baiklah, cukup kali ini kamu bertemu dengan Bella. Setelh ini jangankan bertemu, melihat putri ku saja kamu tidak boleh, karena apa yang telah kamu lakukan sangat fatal.”
“Bahkan, saya yakin kalau kamu dan selingkuhan kamu itu pasti ada apa-apanya di belakang, Bella.”
Kemal berkata dengan nada sarkas membuat Reynal melebarkan matanya. Pria itu segera menggelengkan kepalanya karena merasa tak terima.
“Aku tidak pernah macam-macam di belakang, Bella. Meski aku selingkuh tapi aku tahu batasannya, Pa!” tegas Reynal dengan mata yang memancarkan kejujuran membuat Kemal langsung membuang wajahnya ke arah lain.
__ADS_1
Pria paruh baya itu tak ingin melihat wajah Reynal lagi, sebab hatinya sangat mudah memaafkan orang lain, dia takut bila akan luluh.
“Ikut saya sekarang!” titah Kemal membawa Reynal menuju kamar Bella.
Dito yang melihatnya pun menggeleng-gelengkan kepalanya, karena tak habis pikir dengan Kemal.
“Udah bau tanah juga masih mau dipolosin anak muda! Mal … Mal, sesekali jadilah iblis jangan malaikat terus! Aku yang manusia kesel lihatnya!” gumam Dito dengan hati yang dongkol.
*
*
*
Wkwkwk … ada yang kangen Arka Cs comeback, gak sih? Soalnya author kangen sama cerita komedi.
Bersambung.
Salem Aneuk Nanggroe Aceh.
__ADS_1
Jangan lupa like komentar vote dan rate 5