
Sudah dua hari Shalsa bekerja setelah sakit, hari ini dia membawa motor untuk pulang kerumah.
Shalsa juga mampir ke tempat langganannya, jam masih menunjukan pukul 16.16.
Dia memesan minuman dan juga pecel sayur, setelah melaksanakan tugasnya sebagai umat muslim Shalsa kembali ke penjual tersebut, dia duduk lesehan dan memakan makananya.
Pandangan Shalsa tertuju ke dalam Gereja, dia melihat Shalsa bersama Marvel disana.
Sudah lama dia tidak bertemu bocah kecil yang menggemaskan itu.
Shalsa berdiri dan memanggil Cakra serta Marvel dari pagar luar tanpa masuk ke dalam.
Cakra dan Marvel mendengar namanya di panggil pun menoleh, dia terkejut melihat Shalsa, sedangkan Marvel berlari ke arah Shalsa dan memeluknya.
"Marvel lagi ibadah?" tanya Shalsa senyum
"Tidak, tadi di ajak uncle kesini ketemuan sama temannya" jawab Marvel jujur
Cakra masih diam di tempat tanpa menghampiri Shalsa, tiba-tiba ada suara yang memanggil Cakra.
"Cakra, kamu tidak bisa pergi begitu saja, atau aku akan membuat keluargamu tidak bisa lagi bekerjasama dengan perusahaan papah ku" ucap perempuan tersebut
Shalsa hanya memandang Cakra lalu tersenyum, setidaknya dia tau Cakra selama ini menghilang kemana.
"Itu teman uncle, onty. Malvel tidak suka dia genit" ucap Marvel
Perempuan tersebut melihat Marvel bersama wanita yang dia tidak mengenalinya, wanita itu mendekati Marvel.
"Marvel, ayo kita pulang, kamu tidak boleh berintraksi dengan orang yang kamu tidak kenal" ucap perempuan itu
"Aku kenal kok, kakek nenek Malvel juga kenal dengan onty ini, Malvel mau pulang baleng onty ini aja" jawab Marvel tidak suka
"Tidak bisa sayang, Marvel pergi sama Aunty dan juga uncle jadi harus pulang sama kita lagi" ucap perempuan
Shalsa masih menatap Cakra yang tidak banyak bicara, dia tersadar saat Marvel menggoyangkan tangan yang dia genggam.
"Onty bisa antelin Malvel kelumah kan?" tanya Marvel berharap
"Marvel, onty minta maaf tapi onty tidak bisa, lagian onty hanya naik sepeda motor, tuh" jawab Shalsa menunjuk sepeda motornya
"Menjijikan" ucap perempuan tersebut melihat motor Shalsa dan juga penampilan Shalsa dari atas hingga ke bawah
"Aunty Sheleen tidak boleh bicala begitu" ucap Marvel
__ADS_1
"Shereen, Marvel" sahut perempuan yang ternyata bernama Shereen
Cakra mendekati Shalsa, Shereen hanya memandangnya dengan kesal.
"Aku akan jelaskan, nanti aku kerumah mu" ucap Cakra pelan
"Tidak perlu jelaskan apapun, dirimu yang tidak ada kabar beberapa hari ini dan aku bertemu kamu disini sudah tau jawabannya jadi tidak jangan buang waktu hanya untuk menjelaskan" jawab Shalsa tersenyum getir
"Tidak begitu maksud aku" ucap Cakra
"Kalian saling kenal?" tanya Shereen
"Ya, Cakra teman ku" jawab Shalsa
Cakra menatap wajah Shalsa yang sedang berbohong dan mata yang mulai memerah menahan rasa sakit.
"Baguslah kalau hanya teman, Cakra kamu jangan terlalu dekat, aku tidak ingin kamu meninggalkan agama mu sama seperti dia" ucap Shereen
"Aku antar kamu pulang" ucap Cakra pada Shalsa
"Aku bawa motor, terima kasih sebelumnya, oh iya mama ku juga mengucapkan terima kasih sekali atas bantuan mu beberapa hari yang lalu" jawab Shalsa ingin meninggalkan Cakra
"Marvel" panggil Bram dari dalam mobil melihat anaknya hanya memandang ketiga orang dewasa
Bram turun dari mobilnya dia melihat suasana yang tidak bagus.
"Shereen, ayo ikut pulang sama Marvel juga" ucap Bram
"Shereen akan pulang sama Cakra, bang" jawab Shereen senyum
"Abang mau menyuruh Cakra membeli sesuatu dan kemungkinan mobilnya akan penuh" ucap Bram
"Tidak apa, Shereen tetap sama Cakra" jawab Shereen tidak ingin jauh dari Cakra
"Oh ya sudah silahkan, Cakra nanti kamu tolong belikan beberapa barang besar ya, seperti bonet untuk menambal genteng yang bocor, karena mama lagi suka menanam, sekalian kamu beli pupuk kandang ya, dari kotoran kambil dan juga kotoran ayam, jangan lupa juga membeli beberapa pot bunga, oh satu lagi Marvel lagi ingin piara ayam dan burung puyuh belikan sepasang, tidak pakai lupa" tutur Bram memancing agar Shereen mau pulang bareng dengannya
"Ehhh, aku ikut dengan abang saja deh, tapi abang langsung anterin aku ke rumah ya" ucap Shereen
"Jemput istriku dulu, dia sudah menunggu dirumah temannya" jawab Bram
"Baiklah aku tetap ikut abang" ucap Shereen masuk lebih dulu ke dalam mobil bersama Marvel
"Shalsa, apa yang kamu lihat hari ini tidak sama dengan apa yang kamu bayangkan" sahut Bram senyum kemudian pergi meninggalkan sepasang ke kasih itu
__ADS_1
"Kita bicara sambil duduk ya, bukannya kamu sedang makan pecel" ucap Cakra menunjul minuman dan makanan Shalsa
"Ah iya aku sampai lupa" jawab Shalsa baru ingat sedang makan
Cakra juga memesan makanan yang sama seperti Shalsa.
"Malam waktu kamu sakit aku sengaja pulang tanpa pamit, karena aku merasa di abaikan oleh mu, kamu asik dengan kedua temanmu itu" ucap Cakra sambil makan, Shalsa hanya mendengarkan
"Keesokannya aku ingin ketemu dengan mu, tapi aku urungkan rasa cemburu yang semalem belum hilang dan membuat aku enggan menemui mu apalagi menerima panggilanmu" ucapnya lagi
"Kemarin disaat aku ingin kerumah mu lagi, kamu pergi ke kantor dan aku mengikuti, sampai di kantor kamu terlihat happy tanpa beban apapun, jadi aku berpikir jika kamu benar-benar lagi malas dengan ku" pikir Cakra
"Tentang Shereen aku baru ketemu hari ini, dia mengajak ketemuan di gereja ini, lalu dia mengungkapkan perasaannya pada ku, kalau dia cinta sama aku, aku menolak dan pergi keluar mengajal Marvel, tapi dia tadi pakai ancaman, aku tidak tau apa yang harus ku perbuat" tutur Cakra lesu
"Setidaknya kamu balas chat aku, walau kamu lagi kesal dengan ku, dan masalah malam itu aku benar-benar tidak mengetahui kamu ada di rumah bersama mama, mata ku buram dan berkunang-kunang, demam ku yang membuat mata ku perih dan aku hanya mendengar dari suara-suara kalian, tidak ada suara dari mu" jawab Shalsa jujur memang dia tidak menyadari adanya Cakra malam itu
"Ya aku terlalu cemburu melihat kedekatanmu dengan teman-temanmu itu, maaf jika aku melakukan kesalahan" ucap Cakra merasa bersalah
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hai Readers terima kasih yang sudah setia membaca "Perbedaan Dua Insan" terus berikan dukungannya ya dengan cara
β Rate 5
ππΌ Like
π Komen
π Hadiah
ποΈ Vote
Dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :
Cinta Zavier untuk Aisyah ππΌππποΈβ
Kesetiaan Cinta Yusuf ππΌππποΈβ
3.Beda Usia? Tak MasalahππΌππποΈβ
__ADS_1
Untuk cerita no. 1 & 2 masih saling menyambung ya jadi harus baca terlebih dahulu yang nomor 1ππ»πππ»