PERBEDAAN DUA INSAN

PERBEDAAN DUA INSAN
Keponakan Shalsa


__ADS_3

"Ayo lets go" ucap Shalsa


"Shalsa, Ratih katanya mau ikut" sahut mama Shalsa


"Ya sudah ayo, tumben mau ikut biasanya nempel terus sama emaknya" jawab Shalsa santai


"Mama ikut juga" pinta Ratih pada mamanya


"Mama sama papa tunggu sini, Ratih sama ante dan Era saja" jawab Ratna


"Mama harus ikut" sahut Ratih ingin menangis


"Ratih ayo kita duluan nanti papa sama mama jemput Ratih di infomaret" ucap Shalsa terlalu males melihat drama ibu dan anak


Akhirnya setelah di rayu Ratih mau ikut bersama Shalsa dan Era.


Era dan Ratih duduk di depan dan tidak lupa di pakaikan sabuk pengaman agar mereka aman.


Sampai di infomaret Era sangat antusias, dia berlari kesana kemari untuk melihat jajanan yang dia sukai.


"Ante boleh bawa kelanjang yang bilu itu tidak" tanya Era menunjuk keranjang kecil


"Memangnya Era mau belanja banyak?" tanya balik Shalsa


"Iya, buat di lumah nenek" jawab Era senang


"Boleh tapi isi keranjangnya berdua dengan kakak Ratih ya" ucap Shalsa mengelus kepala Era


"Sip ante" jawab Era


2 bocah itu membawa keranjang berdua, mereka mengambil jajan yang di inginkan.


Ratih mengambil jajanan tidak terlalu banyak, berbeda sama Era yang mengambil banyak makanan ringan.


"Ratin jajan apa saja?" tanya Shalsa


Lalu Ratih memisahkan jajanannya.


"Hanya ini saja, Ratin mau apa lagi" tanya Shalsa


"Ini aja ante, dirumah masih banyak cemilan Ratih" jawab Ratih malu-malu


"Era aja banyak tuh jajannya" ucap Shalsa menunjuk keranjang Era yang masih dorong olehnya karena tidak kuat diangkat


"Ini aja" jawab Ratih


"Ice Cream mau tidak?" tanya Shalsa pada Ratih


Ratih pun menganggukan kepalanya pelan, Shalsa mengangkat keranjang Era dan menuju tempat ice cream.


"Era boleh makan es klim?" tanya Era


"Boleh tapi hanya 1" jawab Shalsa


Era dan Ratih langsung menuju kasih, membayar semua belanjaan.


"Ante bayalnya pakai apa?" tanya Era


"Bayar ya pakai uang, sayang" jawab Shalsa gemas


"Mana uangnya, Ela aja yang kasih ke kasil" ucap Era


Shalsa mengeluarkan uang dari dompetnya dan di berikan pada Era.

__ADS_1


Selesai belanja mereka kembali ke rumah, sebelum masuk ke dalam mobil Shalsa menyemprotkan kedua ponakanannya dengan semprotan anti virus dan juga memberikan handsinitizer pada telapak tangan kedua bocah itu.


Shalsa tidak mau kedua ponakannya sakit, apalagi habis memegang uang dan juga barang-barang yang ada di infomaret.


Tiba dirumah Ratih dan Era masuk membawa belanjaan masing-masing.


"Banyak sekali belanjanya" ucap mama Shalsa


"Iya ini untuk aku disini" jawab Era mengeluarkan semua jajanan dari kantong plastik


"Mah, Tama sama Ratna pulang dulu ya" ucap abang Shalsa


"Iya, hati-hati di jalan" jawab mama Shalsa


"Era jadi menginapkan, papa dan mama pulang ya" ucap Tama pada anaknya


"Iya, papa pulang aja" jawab Era tanpa menoleh ke papanya dia asik dengan jajanan


"Giliran ada makanan, papa sampe di abaikan" ucap Tama mencium anaknya sebelum pulang


Kepulangan Tama dan Istrinya, Era tidak menangis sama sekali, dia terlihat santai.


Era menyusun belanjaannya di dalam kulkas.


"Nenek, aku tadi beli botol susu lucu sama dot nya" ucap Era


"Mana nenek lihat" jawab mama Shalsa senyum


"Ini, gambal gajah kesukaan Ela" ucap Era menunjukan botol barunya


"Harus di sterilkan dulu botolnya, baru nanti di pakai" jawab mama Shalsa


"Tolong cucikan ya nek" ucap Era memberikan botol susunya


"Belum" jawab Era singkat


"Loh, emangnya Era tidak minta makan sama papa dan mama" ucap Shalsa


"Lama beli makanannya jadi lupa deh" jawab Era, Shalsa tidak paham maksud ucapannya


"Mah, kita makan diluar yuk sama Era" ucap Shalsa


"Ayo, makan seafood aja, Era kan suka sekali cumi tepung sama udang" jawab mama Shalsa


"Wow, Ela mau cumi" sahut Era berbinar


Shalsa, Era dan mamanya sudah berada di dalam mobil untuk mencari seafood pinggir jalan, mama Shalsa tidak begitu suka apabila makan di tempat tertutup.


"Abang kerumah ngapain, mah" tanya Shalsa pada mamanya


"Biasa ngambil mangga" jawab mama Shalsa santai memangku Era


"Kebiasaan sekali datang kerumah kalau ada maunya doang, kalau tidak ada makanan, aku yakin dia mereka tidak akan datang" ucap Shalsa


"Sudah, biarkan saja, bagaimana pun dia abang mu" jawab mama Shalsa


"Setidaknya dia juga datanglah ke kampung, ziarah ke makam papa" ucap Shalsa kesal


"Mungkin dia belum ada waktu, pekerjaannya masih banyak" jawab mama Shalsa


"Mama selalu melindungi mereka" ucap Shalsa


"Bukan melindungi, mama juga tidak bisa memaksa mereka untuk ziarah ke makam papa mu, itu dari hati mereka masing-masing, dan mama hanya berpikir positif saja abangmu lagi banyak kerjaan" jawab mama Shalsa

__ADS_1


"Mah, sebulan sekali dia itu dapat jatah cuti 2hari diluar hari libur dia, kalau dia kumpulkan selama 1 tahun abang bisa libur 24 hari kurang lebihnya" ucap Shalsa


"Bisa saja abangmu pakai di saat dia tidak sehat" jawab mama Shalsa masih positif


"Sakit tidak mungkin 24 hari, mah" ucap Shalsa kesal mamanya seperti membela abang dan kakak-kakaknya yang lain


"Jangan dibahas lagi kalau kamu emosi" jawab mama Shalsa


"Jelas aku emosi, datang kerumah hanya karena ada makanan, besok siapa lagi yang datang hanya untuk ngambil oleh-oleh" ucap Shalsa


"Itu kan masih rumah papa, jadi kakak mu punya hak untuk datang kapan saja kerumah itu" jawab mama Shalsa


"Iya aku tau itu rumah papa, bukan rumah ku" ucap Shalsa


Mereka bertiga makan seafood yang sudah di pesan, Era sangat menikmati cumi dan udang.


"Era habis ini mau apa?" tanya Shalsa


"Cakwe" jawab Era cepat


"Lalu mau apalagi?" tanya Shalsa lagi


"Bulgel FC" jawab Era senyum


"Gemes, emangnya tidak kenyang tuh perut" ucap mama Shalsa


"Makan itu tidak boleh berlebihan, dan berhentilah sebelum kenyang" timpal Shalsa mengingatkan ponakannya


"Ante yang tawalin aku, ya aku sebutin kemauan ku" jawab Era


"Bener juga ya" ucap Shalsa kejebakan ucapannya sendiri


"Lebih baik sekarang kita pulang, sebelum pulang cari Cakwe lebih dulu" sahut mama Shalsa


"Bulgelnya beli juga tidak" ucap Era tertawa pelan menutup mulutnya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai Readers terima kasih yang sudah setia membaca "Perbedaan Dua Insan" terus berikan dukungannya ya dengan cara


⭐ Rate 5


πŸ‘πŸΌ Like


πŸ“ Komen


🎁 Hadiah


🎟️ Vote


Dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­


Kesetiaan Cinta Yusuf πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­


3.Beda Usia? Tak MasalahπŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­



Untuk cerita no. 1 & 2 masih saling menyambung ya jadi harus baca terlebih dahulu yang nomor 1πŸ‘πŸ»πŸ˜ŠπŸ™πŸ»

__ADS_1


__ADS_2