PERBEDAAN DUA INSAN

PERBEDAAN DUA INSAN
Mengerjai Lagi


__ADS_3

"Aunty lagi apa?" tanya Marvel


"Mau mengajak nenek jalan-jalan, dan Marvel juga harus ikut" jawab Shereen


"Uhh, Malvel lelah sekali tadi habis olahlaga di sekolah, kaki Malvel pegal, boleh pijitin tidak?" jawab Marvel memelas


"Marvel menyuruh aunty pijitin kaki Marvel?" tanya Shereen terkejut


"Iya, habisnya mau minta tolong sama nenek kasihan, jadi minta tolong sama aunty saja" jawab Marvel mengulurkan kakinya di atas sofa


"Marvel dengar baik-baik ya, aunty bukan tukang pijat, dan bukannya aunty tidak mau hanya saja tangan aunty lagi kurang sehat" ucap Shereen berbohong


Bocah gila, emangnya dia pikir aku ini babysuster dia apa, seenaknya minta pijitin, orangtua aku aja tidak pernah aku pijit. Batin Shereen kesal


"Aunty tidak asik, pantas saja uncle Cakla tidak mau dekat-dekat dengan aunty, uncle Cakla itu paling sayang sama aku, dia seling pijit kaki aku, tapi tidak malah-malah, onty Shalsa juga seling pijitin kaki dan badan ku" tutur Marvel melirik sinis ke Shereen


"Ya sudah mana sini kaki Marvel, aunty pijit" sahut Shereen menghampiri Marvel dan memijit kaki bocah itu


Marvel yang sedang di pijit merasa senang bisa mengerjai teman aunclenya, dia hanya senyum-senyum dan merebahkan tubuhnya di sofa sangat menikmati pijitan Shereen.


Mama Cakra hanya tersenyum gemas melihat cucunya berhasil mengerjai Shereen.


"Aunty pelan kan sedikit, itu sepelti menyakiti ku" ucap Marvel merasa pijatan Shereen sedikit menekan bagian kakinya


"Ini sudah pelan Marvel" jawab Shereen kesal


"Nenek, Malvel minta tolong ambilkan minyak baby dong" ucap Marvel memandang neneknya


"Baiklah nenek akan mengambilkan untuk mu, apa perlu yang lain?" jawab mama Cakra


"Tidak nenek, telima kasih" ucap Marvel senyum


Mama Cakra mengambil minyak baby lalu di berikan pada Marvel, dia sendiri belum tau cucunya mau melakukan apa.


"Aunty pijatnya pakai minyak ini ya, bial licin dan asik" ucap Marvel


"Aunty rasa tidak perlu pakai minyak deh, begini saja cukup" jawab Shereen malas sekali bila tangannya berminyak


"Justlu bial tangan Aunty tetap lembut sepelti baby" ucap Marvel masih belum puas membuat Shereen kesal


Bibi datang membawakan pakaian ganti untuk Marvel, tadi mama Cakra sudah meminta tolong untuk mengambil pakaian Marvel dan juga meletakan tas sekolah Marvel dikamar.


"Halo sayang" ucap Regina kakak Cakra mencium Marvel


"Halo manis" jawab Marvel yang memang memanggil Regina dengan sebutan manis


"Wow, ada tukang pijat baru ya, boleh tuh coba" ucap Regina mencubit pelan pipi Marvel


"Aunty ini mau sendili memijiti Malvel, dia baik sekali bukan dan sangat cocok untuk uncle Cakla" jawab Marvel beralibi dan sudah mengedipkan matanya sebelah pada Regina, Regina pun paham maksud keponakannya


Tidak sia-sia aku pijit bocah ini, dia membanggakan aku di depan keluarganya, dan dia juga bilang aku sangat cocok untuk Cakra, uhhh jadi terhura deh. Batin Shereen senang bahagia


Ternyata polos dan bodoh beda tipis, dan dia mau saja di kerjain sama bocah seperti Marvel. Batin Regina kesal menatap Shereen


"Marvel, onty manis mau ke kamar dulu ya, lihat Marvel di pijit jadi ingin juga onty" ucap Regina pura-pura sedih


"Onty Manis sayangnya Malvel jangan sedih, habis ini Malvel selesai lalu gantian onty manis yang di pijit ya" jawab Marvel mengelus wajah Regina dengan sayang


"What, maksud Marvel apa?" tanya Shereen mulai tidak enak perasaannya


"Iya aunty, habis ini tolong gantian sama onty manis, dia kasihan pulang bekerja, pasti kaki dan badannya lelah" jawab Marvel memelas

__ADS_1


"Tapi aunty tidak bisa memijat orang dewasa, Marvel" ucap Shereen


"Waduh, kalau tidak bisa gimana calanya aunty bisa mengambil hati uncle Cakla, uncle kan suka sekali di pijat" jawab Marvel pura-pura terkejut


"Benar kah begitu, jika benar maka Aunty akan mencoba memijat kakak Regina" ucap Shereen


"Ya, adik ku sangat suka di pijat, beberapa kali perempuan yang lagi dekat sama dia datang ke sini dan memberikan kenyaman untuk Cakra dengan cara memijatnya" sahut Regina menambahi kebohongan yang ada


"Apa kakak Regina bersedia aku pijat, agar pas nanti melakukannya sama Cakra, dia terlihat nyaman" ucap Shereen


"Boleh itu, selera ku dengan Cakra sama kalau masalah refleksi gitu" jawab Regina senang dan melihat ke arah Marvel yang memberikan tanda ok


"Jangan berlebihan mengerjainya" ucap mama Cakra berbisik di telinga Regina


"Mama sudah mengabadikan Marvel di pijat sama wanita itu?" tanya Regina pelan


"Sudah, fotonya pun mama kirim ke group keluarga, memangnya kamu belum lihat" jawab mama


"Belum, maklum tadi lagi menyetir" ucap Regina senyum


Cakra yang melihat gambar tersebut bingung, apa yang sedang terjadi dengan Shereen hingga dia mau menemani Marvel.


πŸ“© Cakra


Mam, apa yang dilakukan Marvel?


πŸ“© Marsya


Ya ampun anak ku tidak sedang di sakitikan mam


πŸ“© Bram


Pandai anakku, akalnya sangat banyak


πŸ“© Marsya


πŸ“© Regina


Tenang saja, semuanya di pantau dengan aman kak


πŸ“© Papa


Cucu ku memang the best, tidak ada tandingannya


πŸ“© Bram


Belum seberapa dengan yang dilakukan Marvel, itu hanya pemanasan


πŸ“© Regina


Sangat benar kamu bang, nanti habis ini kalian akan melihat gambar selanjutnya, dan itu juga nanti hasil perbuatan anak kalian, hahaha


πŸ“© Marsya


Jangan sampai mengambing hitamkan anak ku ya Regina


πŸ“© Regina


Aman terkendali


πŸ“© Cakra

__ADS_1


Tetap waspada dengan dia, jangan sampai kita lengah


πŸ“© Papa


Papa setuju dengan Cakra


πŸ“© Regina


Siap


Begitulah kurang lebih isi chat group keluarga Cakra, mereka semua paham jika Marvel mengerjainya.


Cakra mengirim gambar tersebut pada, dia ingin Shalsa melihat dan mengetahui apa yang sedang terjadi di rumah Cakra.


Shalsa yang kebetulan sedang memainkan ponsel langsung membaca pesan dari Cakra dan melihat isi pesannya.


πŸ“±Cakra


Manurutmu bagaimana?


πŸ“±Shalsa


Kasihan Marvel, nanti dia kena incaran Shereen


πŸ“±Cakra


Aku akan selalu menjaganya, kamu tenang saja, lagi pula Marvel dirumah bersama kak Regina dan juga mama, pasti aman


πŸ“±Shalsa


Takutnya dia dendam dan kesal, akhirnya Marvel lah yang kena imbasnya, mereka tau kalau kita menyayangi Marvel


πŸ“±Cakra


Aku sudah memberikan perlindungan pada Marvel, dimana pun dia berada, kamu tenang saja ya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai Readers terima kasih yang sudah setia membaca "Perbedaan Dua Insan" terus berikan dukungannya ya dengan cara


⭐ Rate 5


πŸ‘πŸΌ Like


πŸ“ Komen


🎁 Hadiah


🎟️ Vote


Dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­


Kesetiaan Cinta Yusuf πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­


3.Beda Usia? Tak MasalahπŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­


__ADS_1


Untuk cerita no. 1 & 2 masih saling menyambung ya jadi harus baca terlebih dahulu yang nomor 1πŸ‘πŸ»πŸ˜ŠπŸ™πŸ»


__ADS_2