
"Tour Leadernya siapa?" tanya Aldo
"Suaminya ibu bos yang akan bimbing, data yang kamu siapkan, serahkan pada pak bos ya, termasuk id card, spanduk, bendera perusahaan, supaya pak bos langsung bawa" ucap Shalsa
"Oke siap, aku keluar dulu ya" jawab Aldo sudah berdiri
"Do, aku kirim email ke bagianmy, diisi semua infomation package punya perusahaan lain, tanyain semua sama perusahaan tersebut sampai benar-benar terisi" ucap Shalsa
"SIAP LAKSANAKAN" ucap Aldo lantang dan memberi hormat
Shalsa hanya berdecak kesal melihat tingkah Aldo yang sering begitu.
Ya ampun, kerjaan ku masih banyak sekali, kamu harus semangat Shalsa. batin Shalsa menghela nafasnya
π² Ring... Ring panggilan masuk
π² Shalsa
Assalamualaikum, selamat siang
π² xxx
Wa'alaikumsalam, apa benar ini perushaan LSM?
π² Shalsa
Iya benar, mohon maaf dengan siapa saya berbicara?
π² xxx
Saya Rahayu dari perusahaab travel ANW, saya ingin menanyakan perihal Land Arrangement (LA) serta tiket penerbangan apa sudah bisa di proses?
π² Shalsa
Baik, sebelumnya ibu Rahayu lewat pihak mana untuk issued tiket dan apply visa? lalu kapan ibu Rahayu melakukan proses tersebut, saya pribadi belum menerima data perusahaan ibu.
π² Rahayu
Saya baru kemarin komunikasi dengan pak Dirga, saya dapat kontak pak Dirga dari ibu Adera selaku pimpinan disana
π² Shalsa
Akan saya tanyakan lebih dulu pada pak Dirga, kemungkinan data ibu masih di proses olehnya
π² Rahayu
Apa saya bisa dapat kabar hari ini mengenai tiket, La dan visa, kami disini juga cukup khawatir, tidak mau kejadian sebelumnya terulang kembali
π² Shalsa
Saya akan cek dulu, apakah data ibu sudah masuk atau belum ke kantor kami
__ADS_1
π² Rahayu
Jika data saya sudah masuk, apa bisa di proses secepatnya? maaf karena itu keberangkatan bulan ini, tinggal menghitung hari kurang lebih 9 hari
π² Shalsa
Astaghfirullah, kenapa baru proses semuanya mendadak bu?(terkejut)
π² Rahayu
Sebelumnya saya tertipu dan uang deposit yang sudah saya kirim hangus semua, orang tersebut tidak ternyata hanya calo tiket, lalu saya dapat info untuk meminta carikan tiket dan lain-lain lewat ibu Adera, Alhamdulillah pas dia cek katanya seat masih ada asal saya membayar pelunasan semuanya, lalu beliau memberikan kontak pak Dirga, dan ibu Shalsa, saya juga sudah menghubungi pak Dirga tapi tidak di jawab membuat saya tambah takut jika gagal berangkat
π² Shalsa
Baiklah bu, segera saya kabari lagi, sekarang saya coba cari datang ibu dulu
π² Rahayu
Terima kasih bu Shalsa semoga ada kabar baik untuk saya
Shalsa menuju bagian pendataan tepatnya ruangan pak Dirga.
"Pak Dirga mana?" tanya Shalsa tidak melihat orang yang di cari
"Lagi di ruang ibu bos" jawab Rayyan
Shalsa menunggu di kursi meja pak Dirga.
"Sa, tumben kesini, ada apa?" tanya pak Dirga duduk di kursinya
"Iya, ini baru aja selesai habis laporan dulu sama bos, niatnya mau aku kasih ke kamu, kebetulan sekali kamu sudah disini" jawab pak Dirga memeriksa berkas lainnya lalu diberikan pada Shalsa.
Shalsa memeriksa ulang semuanya, dengan teliti, karena jika salah satu huruf saja berbahaya banyak resikonya.
"Issued tiket dan apply visa hari ini ya, sudah mepet banget ini" ucap pak Dirga
"Tidak janji, aku belum cek, seatnya masih ada atau tidak" jawab Shalsa santai
"Jangan bercanda, kasihan mereka loh" ucap pak Dirga menatap Shalsa
"Bukan bercanda pak, itulah kenyataannya, apabila di pecah mau tidak?" jawab Shalsa
"Usahakan dulu, bos bilang ada loh, sudah sana segera proses, tiket apa aja yang penting bisa sampai arab" ucap pak Dirga
"Main issued aja, insert name aja belum, mana bukti pelunasannya, awas aja kalau ada kekurangan bayar dengan banyak alasan, tidak akan aku proses" jawab Shalsa meninggalkan ruangan pak Dirga
Galak banget tuh orang, bos aja tidak masalah ada kekurangan, lah dia lebih galak dari bos, tetapi bagus jadi perusahaan ini tidak cepat hancur. batin Dirga
Shalsa segera memproses semua data perusahaan ANW. dia juga mengecek jadwal penerbangan dan juga hotel-hotel yang ada di saudi.
"Waduh, hotelnya yang tersisa hanya bintang 5 untuk tanggal segitu, sementara mereka sudah full payment untuk bintang 4 saja" ucap Shalsa sendiri
__ADS_1
Dengan cepat dia menemui ibu bos dan menanyakan kelanjutannya, ibu bos dengan santai menghubungi pimpinan perusahaan ANW tersebut, jika ingin di lanjut dengan akomodasi bintang 5, maka akan mereka proses setelah pembayaran sisanya dilunaskan.
"Tunggu siang ini, mereka mau transfer sisanya" ucap ibu bos setelah menutup panggilan dengan ANW
"Termasuk tiket juga ditunda dulu?" tanya Shalsa
"Kalau itu jangan, langsung saja di issued" jawab ibu bos
Selesai bicara Shalsa kembali ke ruangannya, sebenarnya Shalsa tidak bekerja sendiri, dia punya team khusus untuk issued dan lain-lain.
Saat membuka email perusahaan, Shalsa melihat pesan masuk yang berisi bukti pembayaran dari PT. ANW, kemudian Shalsa mengecek ke sistem keuangan yang tersambung ke laptopnya.
Keterangan dibagian sistem sudah tertulis pelunasan tambahan sebagai tanda, Shalsa tak menunggu lama lagi, dia menghubungi bagian keuangan langsung via telepon kantor, jika sudah fix maka bisa dilanjutkan tugasnya.
βοΈ Shalsa
Bu Dara, hari ini ada pelunasan tambahan dari PT. ANW, berarti sudah ok ya
βοΈ Dara
Sudah bu, bisa langsung di proses saja
Shalsa juga tidak lupa menghubungi Rahayu untuk memberi kabar.
π² Shalsa
Assalamualaikum, ibu Rahayu, datanya sudah masuk ke perusahaan kami, akan segera saya proses semuanya, mohon untuk sering memantau email, setelah ini team saya yang akan berkomunikasi lewat email tersebut mengenai tiket.
π² Rahayu
Wa'alaikumsalam, Alhamdulillah, terima kasih banyak ibu Shalsa, saya akan terus memantau emailnya langsung
π² Shalsa
Apa ibu akan selalu on? karena saya juga akan banyak berkomunikasi dengan ibu tentang Land Arrangement dan pengisian Information package
π² Rahayu
Baik bu Shalsa, saya akan selalu on demi pekerjaan ini
π² Shalsa
ibu Rahayu tenang saja, saya juga bekerja ada batasnya paling malam jam setengah delapan, jika tidak ada kabar dari saya jam segitu, ibu bisa beristirahat.
π² Rahayu
Iya tidak apa-apa bu, sebelum fisik tiket dan lain-lain ada, akan sukit untuk istirahat
Shalsa kembali bergelud dengan perkerjaannya, sehingga siang ini dia enggan untuk keluar makan siang, dia sangat malas bangun dari duduknya.
Tok... tok.... suara ketukan pintu
__ADS_1
"Masuk" ucap Shalsa
"Sa, ada yang kirim makanan nih, jahat kamu, kita baru mau ngajak makan siang, eh sudah pesan lebih dulu, tidak info pada kita, takut kita nebeng makan ya" sindir Aldo kesal pada Shalsa