PERBEDAAN DUA INSAN

PERBEDAAN DUA INSAN
Abang Shalsa Datang


__ADS_3

Papa Cakra meminta tolong diambilkan nasi putih hangat pada bibi dan dia menikmati makanan tersebut.


"Papa padahal habis makan bareng mama" ucap mama Cakra heran sama suaminya


"Habisnya ini menggoda selera, jadi cacing diperut papa minta di kasih asupan lagi" jawab papa Cakra tertawa


"Om, tante, semuanya, Shalsa pamit pulang ya, karena besok harus ke kantor" ucap Shalsa


"Yahhh, nanti saja onty, tunggu uncle datang" sahut Marvel tidak rela Shalsa pergi


"Mau nya begitu sayang, tapi onty harus istirahat, supaya besok kembali semangat" ucap Shalsa mengelus kepala Marvel penuh kasih sayang


"Tadi kamu kesini naik apa?" tanya Regina


"Aku naik mobil online, mau nyetir sendiri takut ngantuk" jawab Shalsa senyum


"Di antar saja sama supir dari sini" ucap papa Shalsa


"Jangan repot-repot om, Shalsa pesan online lagi saja" jawab Shalsa


"Tidak ada yang repot, tunggu 10 menit lagi ya, biar mereka menikmati buah yang kamu bawa dulu di belakang" ucap mama Cakra


"Baiklah tante, terima kasih semua" jawab Shalsa


Shalsa kembali ke rumahnya, tidak lupa juga dia mengucapkan terima kasih pada supir papa Cakra.


Sampai dirumah Shalsa langsung masuk ke dalam kamar untuk mengistirahatkan kembali tubuhnya yang lelah.


Sore hari rumah Cakra.


"Uncle, tadi onty kesini tau" ucap Marvel memakan buah mangga


"Bodo amat" jawab Cakra yang dikira datang adalah Shereen


"Kamu ada masalah dengan Shalsa?" tanya mama Cakra


"Tidak ada, apa urusannya sama Shalsa" jawab Cakra


"Yang di maksud Marvel itu yang datang ke sini Shalsa, kamu pikir onty siapa?" sahut Regina


"Shalsa kesini?" tanya Cakra terkejut


"Iya uncle, Malvel kila uncle belantem sama onty" jawab Marvel


"Kapan kesini? Sama siapa? Kok Shalsa tidak kabarin aku sih" ucap Cakra bertanya


"Banyak banget tuh pertanyaan" sahut Bram meledek


"Ini buah mangga dari onty" timpal Marvel


"Mam, Shalsa beneran kesini?" tanya Cakra masih tidak percaya


"Bener Cakra, itu bukti buah mangga se peti dari dia, tidak mungkin juga papa mu atau abang mu yang beli sebanyak itu" jawab mama Cakra


"Shalsa tidak info apapun pada ku" ucap Cakra


"Mungkin dia masih lelah, disini juga tidak lama, katanya mau istirahat, dia datang bela-belain baru sampai jakarta langsung kesini karena takut oleh-oleh yang dia bawa menjadi tidak layak untuk diberikan" jawab mama Cakra


"Harusnya mama bilang sama dia istirahat dikamar Cakra, nanti bisa Cakra anterin pulangnya" ucap Cakra


"Mama tidak kepikiran begitu, akhirnya tadi Paijo yang mengantar Shalsa pulang" jawab Mama Cakra


"Lain kali info sama aku kalau Shalsa datang kesini" ucap Cakra

__ADS_1


"Males banget" sahut papa Cakra


"Aku hubungi dia tidak diangkat, chat juga tidak di bales" ucap Cakra memainkan ponsel


"Dia lagi istirahat, jangan di ganggu, katanya besok mau ke kantor" jawab Regina manambahi


"Cuti dia masih 2 hari lagi jadi tidak mungkin besok masuk kerja" ucap Cakra


"Mana ku tau, dia bilang begitu, tanya aja tuh sama papa dan mama" jawab Regina


Papa dan mama Cakra hanya menganggukan kepala.


"Kalau kamu kangen, besok kamu ambil cuti, lalu temui Shalsa" ucap Bram memberikan usul


"Makasih usulnya abang tercinta" jawab Cakra senyum


"Ihh geli, jangan sampai orang mengira kita ini PHB" ucap Bram bergidik


"Apaan tuh PHB?" tanya Shalsa


"Pasangan H*mo Bahagia" jawab Bram tertawa


Marsya yang mendengar celotehan suaminya memukul pelan.


"H*mo apaan?" tanya Marvel


"Bukan apa-apa, jangan di pikirin ya, bahasa yang tidak baik itu" jawab papa Cakra


"Oke kakek" sahut Marvel


Rumah Shalsa


"Kamu sudah mengantar oleh-oleh keluarga Cakra" tanya mama Shalsa


"Sudah mah, kebetulan ada papa dan mama nya Cakra dirumah" jawab Shalsa


"Besok Shalsa mau anterin sisanya ke kantor" sahut Shalsa


"Jangan bawa kendaraan ya, kondisi kamu masih kelelahan" ucap mama Shalsa


"Iya mah, tenang saja" jawab Shalsa memeluknya


"Assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam" jawab Shalsa dan mamanya


"Mama cek keluar dulu ya" ucap mama Shalsa


"Siapa sih jadi penasaran" lirih Shalsa ikut melihat tamu yang datang


"Ante" teriak Era senang keponakan Shalsa yang masih berusia 4 tahun


"Era sama siapa kesini?" tanya Shalsa menggendong keponakan kesayangannya


"Sama mama, papa telus kaka juga ikut" jawab Era memeluk Shalsa


"Kemarin ante sama nenek ke kampung, main ke rumah abah" ucap Shalsa, semua keponakan Shalsa memanggil ayahnya dengan sebutan abah bukan kakek


"Aku tidak di ajak sih" jawab Era sedih


"Lain kali ante ajak Era ya, terus kita main deh" ucap Shalsa menciumi wajah Era dengan gemas


"Aku mau nginap disini, kata papa boleh" sahut Era

__ADS_1


"Wah, asik dong kalau Era disini, besok ikut ante yuk ke kantor" ucap Shalsa


"Yeayy, asikk aku ikut ke kantol" jawab Era senang


"Era mau menginap dirumah nenek?" tanya abang Shalsa yang bernama Tama


"Iya pah, aku sama nenek aja di sini" jawab Era yakin dan semangat


"Nanti kalau papa sama mama pulang jangan nangis ya" ucap Tama


"Iya, aku tidak pelnah nangis tanya aja sama nenek" jawab Era


Dari bayi memang Era lebih sering tinggal bersama dengan neneknya, karena papa dan mamanya sibuk bekerja, Era juga punya seorang kakak yang jarak usianya hanya 1 tahun, Kakak Era tidak pernah mau lepas dari mama nya berbeda dengan Era bisa ikut siapa aja selagi dia mengenal orangnya.


"Era kalau disini memang anteng, tidak pernah rewel dan pinter" ucap mama Shalsa


"Ratna tidak bawa botol dan susunya" sahut mama Era


"Disini ada botol Era khusus, susu gampang tinggal beli" ucap mama Shalsa


"Kita beli susu yuk" ajak Shalsa pada Era


"Ayo, aku boleh jajan tidak?" tanya Era berharap


"Boleh dong, apapun yang Era mau pasti ante belikan" jawab Shalsa


"Asikk" teriak Era senang


"Ante ambil kunci mobil dulu ya" ucap Shalsa kembali ke dalam kamar mengambil kunci mobil


"Mama aku juga mau ikut" sahut Ratih kakaknya Era


"Ikut saja, nanti tunggu ante" jawab mama Shalsa


"Ayo lets go" ucap Shalsa


"Shalsa, Ratih katanya mau ikut" sahut mama Shalsa


"Ya sudah ayo, tumben mau ikut biasanya nempel terus sama emaknya" jawab Shalsa santai


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai Readers terima kasih yang sudah setia membaca "Perbedaan Dua Insan" terus berikan dukungannya ya dengan cara


⭐ Rate 5


πŸ‘πŸΌ Like


πŸ“ Komen


🎁 Hadiah


🎟️ Vote


Dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­


Kesetiaan Cinta Yusuf πŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­


3.Beda Usia? Tak MasalahπŸ‘πŸΌπŸ“πŸŽπŸŽŸοΈβ­

__ADS_1



Untuk cerita no. 1 & 2 masih saling menyambung ya jadi harus baca terlebih dahulu yang nomor 1πŸ‘πŸ»πŸ˜ŠπŸ™πŸ»


__ADS_2