Perempuan Berhati Dingin

Perempuan Berhati Dingin
Kita Bertemu Lagi


__ADS_3

Masalahku Memang Tidak Semudah itu. Meskipun Aku Ingin Mengakhiri Semuanya, tapi itu Bukanlah Sesuatu Hal yang Mudah. Aku Sudah Lama Meninggalkan Perusahaan dan Memilih Untuk Berkutat Pada Hal yang Membahayakan Nyawaku. Terkadang Aku Juga Bertanya Pada Diriku Sendiri Sebenarnya Untuk Apa Aku Hidup dan Melakukanya. Meskipun Kata Orang Aku Sudah Memiliki Semuanya. Tapi, Sebenarnya Masih Ada yang Belum Aku Miliki yaitu Rasa Cinta dan Kebebasan. Mencintai dan Di Cintai Aku Ingin Sekali Merasakanya Walaupun Sekali. Rasanya Seperti Apa, Aku Benar-benar Tidak Tahu. Karena Mungkin Aku Sudah Terlalu Lama Tidak Merasakanya.


Keira Tengah Memantau Perkembangan Perusahaanya. Dengan Tatapan Fokus dan Serius ia Mengamati Peluncuran Game Baru Perusahaanya yang Baru Di Luncurkan. Ia Cukup Puas Dengan Hasilnya Karena Mendapatkan Respon yang Cukup Baik.


"Bagaimana Pendapatmu Tentang ini?" Tanya Alex Pada Keira.


"Bagus, Sesuai Apa yang Aku Harapkan." Jawab Keira.


"Ayo Kita Makan, Sebentar Lagi Jam Makan Siang.?" Ajak Alex.


Keira Diam Sejenak. "Ok.." Keira Menerima Ajakan Alex.


Saat Alex dan Keira Tiba Di Restaurant Tempat ia Makan. Keduanya Di Kejutkan Oleh Sosok yang Tak Asing Bagi Keira, Tapi Asing Buat Alex. Sosok yang Menyapa Keduanya Saat Mereka Hendak Masuk Ke Restaurant. Dan Sosok itu Adalah Justin. Mereka Berpapasan Dengan Justin Saat Ia Juga Akan Masuk Ke Rumah Sakit yang Kebetulan Tempatnya Berdekatan Dengan Restaurant itu.


"Wah Kita Bertemu Lagi.." Ucap Justin Ramah Pada Keira Hingga Membuat Bingung Alex.

__ADS_1


"Kamu Kenal Dia?" Tanya Alex Setengah Bingung.


"Tidak." Jawab Keira Ketus dan Memilih Masuk Ke Dalam Restaurant dan Di Ikuti Oleh Alex.


Justin Tersenyum Melihatnya. Tidak Seperti Biasa ia Yang Biasa Selalu Mengikuti Keira, Hari ini Terlihat Hanya Menyapanya Saja dan Berjalan Pergi Masuk Ke Rumah Sakit.


"Kamu Kenal Siapa Orang yang Menyapamu Tadi?" Tanya Alex Yang Masih Penasaran.


"Kubilang Enggak Kenal." Jawab Keira Dingin.


Di Saat yang Sama Justin Terlihat Lega Dengan Operasi yang Ia Lakukan. Setelah Melakukan Operasi, Ia Berjalan Menuju Ruangannya. Saat Ia Berada Di Ruanganya Ia Jadi Teringat Saat Pertemuanya Dengan Keira Tadi.


"Dia Tadi Sama Siapa ya?" Gumam Justin.


Justin Yang Terlihat Lelah Memilih Keluar Sebentar Untuk Beristirahat Sejenak. Saat Keluar Ia Tak Sengaja Melihat Keira Yang Berdiri Sendiri Di Depan Restaurant Tempat ia Bertemu Tadi. Ia Tidak Menyangka Keira Masih Ada Di Sana. Ia pun Berjalan Ke Arahnya.

__ADS_1


"Halo" Sapa Justin Pada Keira Dengan Tersenyum.


Keira Kaget Melihat Sosok Justin. Tapi Ia Tak Membalas Sapaan itu dan Mengabaikanya.


Justin Memahami Keira Dan Ia Tetap Tersenyum Meskipun Sudah Di Abaikan.


"Ternyata Kamu Masih Ada Disini ya?" Ucap Justin.


Keira Hanya Melihat Justin Dengan Tatapan Dinginya. Ia Tak Menghiraukan Justin Dan Memilih Berjalan Pergi. Justin Menahan Tangan Keira dan Menghentikan Langkah Keira.


"Lepaskan Tanganmu." Pinta Keira Dingin.


Justin Dengan Cepat Melepaskan Tangan Keira. Keira Melihat Tanganya Sudah Di Lepaskan Melanjutkan Langkahnya.


"Wah, Kamu Dingin Banget, Kamu Tidak Merindukanku...!?" Ucap Justin Membuat Keira Menghentikan Langkahnya. Keira Menoleh Kearah Justin, Dengan Tatapan Kesal ia Memilih Mengacuhkanya dan Melangkah Pergi.

__ADS_1


Justin Hanya Bisa Menghela Nafas Panjang, Karena Lagi-lagi ia Di Acuhkan.


__ADS_2