
Ini Bukanlah Hidup yang Ku Inginkan. Masa Kecil yang Menyedihkan dan Kehidupan yang Menyedihkan Membuatku Tak Mau Mendapat Belas Kasihan juga Bergantung Pada Orang Lain dan Terikat Dengan Mereka. Bahkan Merasakan Cinta Dari Orang Lain dan Mencintai Orang Lain. Karena Bagiku itu Hal yang Sia-sia dan Tidak Berguna. Aku Sangat Membenci itu. Bagiku, Hal Terpenting adalah Saling Menguntungkan, Karena Hidup itu Give and Take
Saat Aku Mulai Menemukan Arah yang Ku Tuju, di Sanalah Aku Mulai Menjalani Hidup yang Aku Jalani. Meskipun Aku Berubah Menjadi Wanita yang Dingin, dan Tak Disukai. Bagiku itu Merupakan Pertahananku Untuk Lepas Dari Ketergantungan Berhubungan Dengan Orang Lain. Karena Semua Manusia Sama, Mereka Bagiku Tak Ada Bedanya Karena Semakin Mereka Terikat Semakin Mereka Serakah.
"Ada yang Membuatmu Kepikiran...??" Saat itu Alex Menghampiri Keira yang Termenung Sendiri Di Atap Gedung Perusahaanya.
"Mm... Kamu Tau Nggak Beberapa Kali Aku Ingin Mengakhiri Hodupku yang Menyedihkan ini.." Keira Berbicara Dengan Setengah Menghela Nafas Panjang.
"Aku Tau, Jadi Kamu Juga Ingin Melakukanya Sekarang?"
Keira Tersenyum Mendengarnya. "Sepertinya Hanya Kamu yang Mengerti Diriku. Aku Beruntung Bertemu Denganmu" Keira Menoleh Kepada Alex DanTersenyum Tipis.
"Aku Nggak Sebaik yang Kamu Kira."
__ADS_1
"Aku Tau, Aku Juga Bukan Orang Baik. Menurutku Kita Berdua Sama, Karena Kita Memiliki Perasaan yang Sama Untuk Tidak Saling Terikat. Jadi... Kenapa Saat itu Kamu Mau Bergabung Denganku??"
"Entahlah, Mungkin Waktu itu Aku Butuh Tantangan Baru."
"Pilihan yang Tepat, Tapi Apa Kamu Tidak Menyesal Berada Di Sampingku?"
"Akan Lebih Menyesal Jika Aku Tidak Menerima Tawaranmu?"
"Cih* Bener-bener Gak Bisa Di Tebak."
"Apa Kamu Berfikir Untuk Keluar Dari Sini?" Keira Memecah Keheningan Di Antara Keduanya.
"Aku Belum Memikirkanya..."
__ADS_1
"Aku Tidak Akan Menghalangimu Jika Kamu Ingin Keluar..."
"Mungkin Setelah Masalahmu Selesai, Akan Aku Pikirkan."
"Sepertinya ini Lebih Rumit, Masalahku Denganya Tidak Semudah itu dan Aku Rasa Masih Membutuhkan Waktu Lagi. Bukanya Kamu Sudah Ikut Aku Lama. Aku Membawamu Kesini tapi Melibatkanmu Dalam Bahaya."
"Kamu Mencemaskanku Sekarang? Cemaskan Saja Dirimu Sendiri, Bukanya yang Bahaya itu Kamu. Aku Sih Biasa Aja."
Keira Menatap Tajam Alex. "Kamu ini Benar-benar Tidak Tau Diri ya..??"
Alex Tertawa Kecil.
"Jangan Tertawa, Aku Sedang Marah Padamu!?"
__ADS_1
"Aku Tau Kok. Tapi Lucu Tau..."
Keira Tak Berkata Apapun Lagi, Ia ikut Tersenyum. Perasaanya Sedikit Lebih Lega Dengan Ia Mengobrol Bersama Alex.