
Keira Melangkah Pergi Setelah Menyelesaikan Makannya. Dengan Suasana yang Tak Begitu Baik, Ia Menuju Ke Tempat Parkir Mobilnya. Justin, Yang Sejatinya Ingin Lebih Akrab Dengan Keira, Mencoba Mengikutinya Hingga Membuat Keira Kesal Karena Di Ikuti.
"Sebenarnya Kenapa Kamu Mengikutiku...?" Tanya Keira Dengan Tatapan Tak Suka.
"Aku Sudah Bilang Kan! Kalau Aku Ingin Berkenalan!" Jawab Justin Dengan Tersenyum.
"Kamu Sudah Tahu Namaku." Ucap Keira Dingin.
"Ah.. Maksudku Aku Ingin Lebih Dekat"
"Aku Tidak Butuh itu. Jadi, Lupakan Saja." Ketus Keira Melangkah Pergi.
__ADS_1
"Tapi, Aku Butuh itu."
Keira Menghentikan Langkahnya dan Menghela Nafas Kesal. Ia Begitu Kesal Dengan Justin yang Terus Memaksa Berkenalan dan Mengikutinya. Ia Tidak Habis Fikir Dengan Sikapnya itu. Rasanya Ia Ingin Sekali Menghajarnya. Keira, Sangat Tidak Suka Dengan Situasi Seperti ini. Meskipun ini Bukan Sekali Dua Kali Ia Mengalaminya. Tapi, Entah Kenapa Sekarang Rasanya Sangat Mengganggu dan Tak Nyaman. Ia Juga Tidak Bisa Langsung Menghajarnya. Padahal, Biasanya Ia Akan Langsung Menghajar Orang yang Mengganggu dan Mengusiknya. Tapi, Entah Kenapa Ia Tidak Bisa Melakukanya Sekarang. Padahal Suasana Hatinya Sedang Tidak Baik.
"Dengar, Aku Tidak Tahu Maksud dan Tujuanmu Apa? Tapi.. Ingat, Aku Tidak Suka Dengan Sikapmu yang Terus Mendekatiku." Jelas Keira Dingin.
"Aku Hanya Ingin Lebih Dekat Denganmu. Apa Itu Juga Tidak Boleh..."
"Dasar Gila.." Gumam Keira Kesal.
....
__ADS_1
"San, Apa yang Kamu Lakukan Pada Orang itu?" Ucap Keira Pada San Setibanya ia Di Kantor.
"Aku Tidak Melakukan Apapun. Dia yang Membunuh Dirinya Sendiri." Jelas San Tenang.
"Bagaimana Dengan Dia?"
"Sudah Di Bereskan Alex."
"Dimana Mereka Sekarang?"
"Mereka Ada di Markas Utama."
__ADS_1
"Ikut Aku, Ada yang Mau Ingin Aku Bahas." Kata Keira Melangkah Ke Tempat yang Akan Ia Tuju Bersama San Bawahan Serta Partnernya itu.
Markas Utama, Tempat Ia Biasa Berkumpul Bersama Rekan dan Timnya, Termasuk Alex, Damar dan San. Tempat yang Berada Di Lantai Paling Atas Gedung K Entertainment ini Merupakan Tempat Rahasia Keira Bersama Orang yang Ia Percayai. Tempat yang Ia Ciptakan Khusus Untuk Berdiskusi Selain Masalah Perusahaan. Tempat yang Tak Sembarang Orang Boleh Masuk. Di Dalamnya Penuh Dengan Orang yang Bekerja Sesuai Intruksi Keira. Dan Mereka Juga Di Bentuk Atas Keinginan Keira, yang Bekerja Di Balik Layar Perusahaan ini.