Perjalanan Puisi Dan Cinta

Perjalanan Puisi Dan Cinta
Restu Bulan Bintang


__ADS_3

Dhani dan Sophia menjadi sering bertemu akhir akhir ini sebagai sepasang kekasih. di akhir pekan mereka menghabiskan waktu bersama dengan romantis, berkeliling kota atau pun menuju tempat hiburan seperti museum dan taman bermain. di sore itu setelah pulang dari museum bersejarah Dhani mengajak Sophia untuk makan malam di rumahnya dan kebetulan saat itu waktu telah menuju jam makan malam.


"ibu ku, mengajak kita untuk makan malam bersama" ucap Dhani, Ibunya mengetahui bahwa Dhani akhir akhir ini Dhani mempunyai seorang pacar, ia mendukung hal itu dan mengatakan ingin bertemu dengan Pacarnya itu. di Sore itu Dhani mendapat pesan dari ibunya ajakan makan dan berkata "...bawa pacar mu juga ya" dengan emoji yang menyebalkan di akhirnya


"benarkah? kalau begitu ini kesempatan untuk ku memperkenalkan diri" Sophia terlihat bahagia tadi ia juga sangat gugup dan Dhani sangat mengetahui itu. sudah sekitar empat bulan sejak pertukaran itu, Sophia dan Dhani menjadi sering bertemu dan mengabaikan peringatan yang di berikan oleh Olivia kepada mereka.


lalu mereka sampai di rumah dan rasanya jantung Sophia semakin berdetak cepat. saat Dhani membuka pintu ia di sambut ibunya dengan senyum sembari berkata "udah pulang?"


melihat ibunya yang tersenyum menyambutnya Dhani tak bisa diam dan mulai memperkenalkan Sophia "ma, perkenalkan ini Sophia dan Sophia ini mama ku"


Sophia menyambut uluran tangan yang di berikan kepadanya oleh ibunya Dhani "salam kenal tante"


"jadi ini pacar mu" Dhani melihat mama nya seakan bahagia, ia merasa inilah yang di inginkan mamanya. ia sebenarnya tau apa yang di inginkan mamanya adakah ia yang bertindak seperti anak anak seumuran nya dan perilaku memperkenalkan pacar ke orang tua adalah hal yang sering di lakukan anak seumuran nya


"kalau begitu masuk dulu, mari makan bareng" ucap mama Dhani menyambut Sophia dengan senyum lebar


di meja makan yang kecil Sophia menatap hidangan yang masih hangat, makanan sederhana rumahan. melihat ini membuat Sophia kembali bernostalgia saat ia masih kecil, menikmati makanan pembantunya yang sudah cukup tua tersenyum bersama di meja makan yang besar dan di isi ia dan pembantunya


"silahkan di nikmati" ucap mama, melihat hal itu Sophia kembali bersemangat ia mencicip hidangan dengan lahap seakan mengenang waktu ia kecil dan bahagia. perasan itu di perkuat oleh perasaan nya ketika ia duduk si samping orang yang ia sayang. obrolan sederhana di meja makan membawa suasana yang tak bisa di lupakan Sophia.

__ADS_1


setelah makan malam yang menyenangkan Sophia berada di kamar Dhani untuk pertama kalinya. di kamar itu terlihat 1 lukisan dan beberapa lembar kertas di meja, di sudut lain juga ada jendela yang langsung melihat ke luar.


"ini kamarku" ucap Dhani "maaf jika lampunya sedikit redup"


lalu Sophia tertawa dan ia bertanya "apakah di sini tempat di mana kamu menulis puisi untuk diriku?"


Dhani tersenyum mendengar itu dan ia meminta Sophia untuk melihat ke luar Jendela, posisi bulan saat itu sedang terlihat dan Dhani berkata "inilah ku lihat saat aku melihat mu" pemandangan bulan dan bintang tempat sangat mendukung apa yang Dhani katakan dan seakan akan alam menyambut hubungan mereka berdua.


"tak pernah ku lihat Langit malam yang begitu mengagumkan" Sophia melihat ke luar dan matanya yang melihat kagum ke arah bintang dan bulan bersinar. tapi hal itu tak terjadi ke Dhani, dirinya tak menatap bulan mau pun bintang yang ada di langit bagi dirinya bulan dan bintang itu sekarang berada di hadapannya dengan sangat mengagumkan


Sophia berhenti menatap bintang itu dan melihat Dhani yang menatapnya membuat dirinya malu sembaring berkata "sudah cukupkah dirimu menatap aku?" tersadar akan hal itu Dhani henya tersenyum, mereka saling menatap hingga wajah mereka saling mendekat. ciuman pasangan kekasih yang di restui oleh alam nampak begitu indah dan menawan, membuat bintang bintang yang ada di langit iri di buatnya.


ada pesan dari Olivia yang mengatakan ia harus cepat pulang dan akan memberi jemputan segera, membaca hal itu Sophia berkata "Olivia menyuruh ku untuk segera pulang"


"kalau begitu kamu harus pulang"


"tapi entah kenapa aku ingin ini berlangsung selamanya"


"sayang ku, masih banyak waktu untuk kita bisa bersama, jadi tak perlu khawatir. Olivia hanya khawatir dengan diri mu" ucap Dhani sambil menggenggam erat tangan Sophia "haruskah ku antar?"

__ADS_1


"tidak perlu supir akan menjemput ku di sini"


lalu di akhir waktu itu mereka menghabiskan waktu yang tersisa dengan saling memeluk dan mengungkapkan perasaan yang ada. lalu supir telah tiba di rumah Dhani dan terlihat mobil hitam yang tak jauh dari sana


"kalau begitu aku pamit" ucap Sophia terhadap Dhani dan Ibunya "terimakasih untuk makanan enaknya"


"mampirlah lagi, aku akan menyambutmu"


"mendengar hal itu Sophia merasa senang dan ia melambaikan tangan pamit menuju mobil. di mobil ada Olivia yang sedang menunggu


"ini sudah terlalu sering" ucap Olivia


"apa?"


"pertemuan kalian" ucap Olivia dengan raut yang kesal "ini akan mengganggu jadwal mu"


Sophia yang melihat itu mengetahui Bahwa Olivia hanya Khawatir dengan dirinya lalu ia meminta maaf sambil berkata "maaf, ku rasa ia adalah tempat di mana aku bisa menjadi diri ku lagi"


mendengar hal itu Olivia hanya terdiam sesat "berjanjilah itu tak akan menggangu waktu istirahat mu"

__ADS_1


"aku berjanji"


__ADS_2