Perjuangan Menuju Halal

Perjuangan Menuju Halal
Bab 10 Ayu menolak dijodohkan


__ADS_3

Bu Lastri terus memikirkan cara bagaimana agar Ayu mau dijodohkan dengan Roy, ia mencoba menghubungi Bu Dewi untuk menanyakan bagaimana dengan Roy ia menyetujui untuk di jodohkan atau tidak.


"Halo,,, jeng bagaimana dengan rencana kita tentang perjodohan anak-anak kita"tanya bu Lastri


"Halo,,, jeng kemarin saya sudah coba tanya ke anak saya dia mau-mau aja jeng karena katanya dia juga kenal dengan Ayu,anaknya jeng Lastri"ujar Bu Dewi


"Wah,,,, bagus kalau seperti itu jeng berarti tinggal meyakinkan si Ayu"


"Memangnya si Ayu tidak setuju yah jeng?"tanya Bu Dewi


"Dia masih selalu menghindar kalau saya bahas tentang ini jeng"


"Oooh coba dibujuk lagi jeng siapa tau Ayu setuju"


"Iyaaa jeng,,, kita sudah cocok anak-anak kita juga sudah cantik dan ganteng harus berhasil rencana ini"


"Hahaha iyaaa jeng"ibu Dewi tertawa kecil


Beberapa Minggu lagi ibu dari Ayu itu akan berulang tahun dia memiliki rencana untuk mengundang Bu Dewi dan Roy ke rumahnya ia sengaja tidak melakukan pesta besar-besaran karena ingin acara ini khusus untuk mempertemukan Ayu dengan Roy. Bu Lastri kemudian menyampaikan rencananya itu kepada suaminya


"Pah mamah punya rencana diulang tahun mamah nanti mamah tidak mau dilakukan pesta tapi mamah mau mengundang keluarga Bu Lastri dan anaknya Roy mamah mau pertemuan Roy dengan Ayu"Bu Lastri menjelaskan panjang lebar kepada suaminya itu


"Loh kenapa mah kalau kita buat acara kan mereka bisa datang juga?"tanya Ayah Ayu


"Mamah gak mau pah mamah mau fokus mempertemukan Roy dengan Ayu"


"Yah udah terserah mamah"jawab ayah Ayu pasrah.


Acara untuk merayakan hari ulang tahun Bu Lastri mulai dipersiapkan dari dekorasi dan lain-lain hubungan Ayu dan Ibunya itupun mulai membaik, Ayu membantu ibunya mempersiapkan semuanya tanpa ia sadari bahwa ibunya memiliki rencana untuk mempertemukan dirinya dengan Roy.Segala


Persiapan telah selesai dan acara untuk merayakan hari ulang tahun Bu Lastri akan segera dimulai Ayu kemudian di suruh untuk dandan oleh ibunya agar terlihat anggun, beberapa saat kemudian keluarga Bu Dewi dan Roy tiba di kediaman Ayu Bu Lastri pun langsung menjemput keluarga tersebut.


"Eeeh Bu Dewi selamat datang di rumah kami pak Bu"sambil cipika cipiki dengan Bu Dewi


"Silahkan masuk"sambungnya

__ADS_1


"Iyaaa Bu terimakasih atas jemputan nya"ujar Bu Dewi


Mereka kemudian masuk ke dalam rumah Bu Lastri yang dipenuhi dengan hiasan-hiasan mewah.


"Silahkan duduk bapak ibu"Ayah ayu mempersilahkan tamunya untuk duduk.


Setelah beberapa saat ibu Ayu menyuruh pembantunya untuk memanggil Ayu keluar.


"Bi,,, panggil Ayu keluar bilang tamunya sudah datang"


"Baik Bu,,, jawabnya"


Tok tok tok,,,,,


"Non ibu panggil keluar katanya tamunya sudah datang"


Tok tok tok,,,,,


"Iyaaa,,,, ni sebentar"jawab Ayu


Beberapa saat kemudian Ayu keluar dengan Dress panjang berwarna putih ia terlihat begitu anggun sambil berjalan ke ruang acara saat sampai Ayu kaget karena ia mengira banyak tamu yang datang ternyata hanya satu keluarga dan salah satu dari mereka ada pria muda yang hampir seumuran dengannya ia berjalan secara perlahan.


Ayu kemudian berjalan agak menunduk dan duduk di kursi yang sudah dipersiapkan untuknya,


"Wah,,,, ini Ayu yah cantik banget anaknya Bu"ujar Bu Dewi.


Roy seperti dari tadi tidak bisa memalingkan pandangannya dari Ayu ia terpesona dengan Ayu yang tampil sangat anggun.


Kedua keluarga tersebut kemudian berbincang-bincang soal urusan bisnis dan lain sebagainya hingga tiba di acara pemotongan kue untuk merayakan hari ulang tahun Bu Lastri mereka terlihat sangat bahagia tapi Ayu terus menampakkan wajah yang murung karena ia tidak menyukai laki-laki manapun selain Setya


Setelah acara pemotongan kue selesai Ayu segera kembali masuk ke kamarnya kemudian Bu Lastri menyuruh pembantunya untuk memanggil Ayu keluar tapi tidak ada respon dari Ayu.


Setelah acara selesai keluarga Bu Dewi pamit pulang kepada Bu Lastri.


"Kami pamit pulang dulu yah jeng,,, makasih dengan jamuan istimewanya hari ini"

__ADS_1


"Iyaaa sama-sama jeng,, kapan-kapan ke rumah lagi yah"


"Iyaaa jeng,,, pasti, Ayu mana jeng"tanya Bu Dewi yang daritadi tidak melihat Ayu


"Dia masuk ke kamarnya jeng biasalah anak gadis mungkin kurang enak badan"ujar Bu Lastri


"Ooh iyaaa jeng kalau begitu kami pamit pulang dulu yah"


Setelah keluarga Bu Dewi berlalu Ibu Lastri kemudian langsung menemui Ayu di kamarnya


"Kamu gimana sih Yu orang pamit pulang kamu malah masuk ke kamar kamu mau bikin malu ibu yah?"dengan nada yang agak tinggi


"Kenapa ibu tidak memberitahu kepada ayu kalau acara ulangtahun ibu hati ini khusus mengundang keluarga Bu Dewi Ayu tidak mau dijodohkan, Ayu tidak suka dengan Roy"sambil berdiri dengan mata yang berkaca-kaca.


"Kamu jangan bantah ibu Yu ibu yang tahu mana yang terbaik untuk masa depan kamu"mendengar jawaban dari anaknya itu Bu Dewi kemudian marah.


Keesokan harinya Bu Lastri mendatangi sekolah tempat Setya mengajar dan ingin menemui Setya.


"Permisi saya mau menemui guru yang bernama Setya"ujar Bu Lastri


Tidak lama kemudian Setya langsung keluar dari ruang guru karena mendengar suara dari bu Lastri.


"Iyaaa Bu ibu,,, ibunya Ayu kan?"tanya Setya


"Saya mau bicara dengan kamu"


Mereka kemudian keluar ke taman sekolah untuk berbicara.


"Saya minta sama kamu untuk menjauhi Ayu selama Ayu dekat sama kamu dia semakin membantah sama saya kamu pengaruhi apa dia?"


"Ma,,, maaf Bu saya tidak pernah pengaruhi apa-apa kepada Ayu"sambil sedikit menunduk


"Pokoknya saya tidak mau tahu kamu harus menjauhi Ayu dia sudah saya Jodohkan dengan laki-laki yang lebih mapan dari kamu ingat itu"Bu Lastri kemudian berlalu keluar meninggalkan Setya.


Setya yang mendengarkan perkataan Bu Lastri itu sangat kaget, dia diam seribu bahasa ia hanya bisa berdoa agar diberikan jalan terbaik Setya pun kemudian pulang dengan hati yang sangat sedih perkataan Ibu Ayu seperti pisau tajam yang menusuk dadanya tidak mampu diungkapkannya dengan kata-kata.

__ADS_1


sangat berat baginya untuk menjauh dari Ayu,karena Setya sudah terlanjur memiliki perasaan kepada Ayu tapi perkataan Bu Lastri sudah membekas di hatinya ia dengan berat hati menjauh dari Ayu.


Setya adalah sosok anak yang tidak pernah membatah dengan orang tua apalagi orang tuanya sendiri,ia sangat menghormati orang yang lebih tua darinya.


__ADS_2