Perjuangan Menuju Halal

Perjuangan Menuju Halal
Bab 3 Ujian Kelulusan dan Salam perpisahan


__ADS_3

Kirng,,,,, kring,,,,, kring,,,,


bel penanda dimulainya ujian kelulusan di jam terakhir bagi siswa siswi di SMA 1 Nusa Bangsa, entah secara kebetulan atau tidak Setya dan Ayu ternyata satu ruang ujian mereka ditempatkan di ruangan kelas 11 MIPA 1, ruangan itu seketika sunyi setelah pengawas mengintruksikan untuk mengerjakan soal-soal ujian setelah memberikan lembaran ujian, Setya dan Ayu terlihat fokus mengerjakan soal-soal ujiannya masing-masing tanpa memikirkan hal-hal diluar dari itu, waktu berlalu begitu cepat


"Baik ujian sisa 5 menit lagi"Ucap Pak Tamrin selaku pengawas di ruangan tersebut


Setya buru-buru mengerjakan ujiannya karena masih banyak soal yang belum terjawab sementara waktunya tinggal lima menit lagi


"Duh,,,, gimana ni mana ada 10 soal lagi belum terjawab,,, pakai sistem blok C aja kali yah biar cepat " Setya mengumam dengan sedikit pasrah


"Oke silahkan mengumpulkan kertas ujiannya selesai tidak selesai harus dikumpul"


Ayu maju menjadi siswa yang paling pertama mengumpulkan kertas ujiannya di ruangan tersebut.


"Kemudian Setya buru-buru maju untuk mengumpulkan lembar jawabannya"


"Terimakasih atas kerjasamanya hari ini, kalian boleh pulang"


"Baik pak,,,,"Satu ruangan itu kompak menjawab perintah dari pak Tamrin


Ayu dan Setya kemudian berpapasan di pintu sambil bertatap tatapan satu sama lain


"Ta,,,, gimana tadi ujiannya aku perhatikan kamu kok gelisah pas pak Tamrin bilang kalau ujian tinggal lima menit lagi"Ayu menegur Setya duluan


"Hehehe,,,, iyaaa Yu tadi masih ada beberapa soal yang belum sempat ku isi mana waktunya udah kepepet banget"pungkasnya


"Ooh,,, gitu lain kali kalau kamu merasa kesusahan kode aku yah aku bantu kok"


"Oke,,, Yu makasih yah aku duluan yah soalnya mau singgah ke warung dulu ibu mesan sesuatu"


"Okee bay,,, Tata hati-hati dijalan yah"Setya kemudian langsung bergegas keluar halaman sekolah,


Ayu yang masih berdiri ditempatnya sebelum beranjak ia terus memandang Setya yang berlalu pergi sambil tersenyum-senyum sendiri.


Seminggu kemudian akhirnya ujian kelulusan telah selesai dilaksanakan tinggal menunggu pengumuman kelulusan beberapa minggu lagi, Ayu yang duduk santai di Teras termenung

__ADS_1


"Beberapa Minggu lagi pengumuman kelulusan Setya ada rasa gak sih sama aku, masa gak ada sesuatu yang mau diungkapkan gitu nanti pas perpisahan"ucap Ayu dalam hati dengan ekspresi yang cemberut.


"Jadi yang nanti jadi pemimpin upacara kelulusan Setya yah"Ibu Sinta sambil memegang kertas yang berisi nama-nama petugas upacara


"Siap Bu"Setya sedikit kaget karena tidak menyangka akan ditunjuk menjadi pemimpin upacara kelulusan nanti,


Sementara itu Ayu juga ditunjuk sebagi pembaca undang-undang di upacara kelulusan nanti yang rencananya akan diadakan bersamaan dengan pengumuman kelulusan oleh sekolah dihari Senin nanti.


Seminggu melakukan latihan dan persiapan untuk upacara kelulusan akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba, Setya sedang berdiri tegak bersiap siap masuk ke lapangan upacara dengan seragam putih serta peci di kepalanya


"Lapor Upacara kelulusan siap dilaksanakan"


"Laksanakan,,,"Ucap kepala sekolah yang sekaligus menjadi pembina upacara kelulusan,


Dari arah kejauhan Ayu memandang Setya dengan penuh kekaguman melihat Setya dengan gagahnya berdiri memimpin seluruh siswa siswa di Upacara kelulusan itu


"Hormaattt,,,,,,,, grak"Setya dengan nafas panjangnya memberi aba-aba untuk hormat kepada bendera merah-putih.


"Amanat pembina upacara"


"Baik anak-anak khususnya untuk kelas 12 seminggu yang lalu kalian sudah menyelesaikan ujian akhir kelulusan hari ini saya akan mengumumkan kelulusan kalian, jadi untuk anak-anakku khusunya untuk kelas 12 selamat kalian dinyatakan lulus seratus persen"disambut meriah dengan sorak-sorai serta tepuk tangan seluruh warga sekolah yang mengikuti upacara kelulusan itu


Kemudian kepala sekolah melanjutkan


"Untuk melihat siapa saja lulusan terbaik dengan nilai tertinggi silahkan nanti bisa dilihat di mading sekolah disitu sudah ada nama-nama 10 orang lulusan terbaik"


"Upacara telah dilaksanakan laporan selesai"


"Bubarkan,,,"


"Siap bubarkan,,,"


"Bubar barisan,,,, jalan"Setya membubarkan upacara.


Disambut dengan kegirangan siswa siswa kelas 12 yang akhirnya lulus dari bangku SMA, mereka terlihat berkumpul didepan mading Sekolah untuk melihat siapa lulusan terbaik,,, ternyata nama yang paling atas atau yang menjadi lulusan terbaik adalah Ayu dengan nilai yang hampir sempurna sementara Setya tidak masuk di sepuluh besar lulusan terbaik.

__ADS_1


"Selamat yah Yu"ucap teman-teman Ayu


"Iyaaa makasih yah teman-teman"ucap Ayu


"Selamat yah Ayu"Setya


"Iyaaaa Ya makasih yah"Dengan wajah yang tersenyum lebar


Keesokan harinya pun tiba panitia kelas 12 terlihat mondar mandir mempersiapkan panggung acara untuk acara kelulusan dihari Sabtu nanti, Setya yang sudah lelah bekerja kemudian beristirahat sejenak iyaaa seperti memikirkan sesuatu.


"Tidak terasa yah beberapa hari lagi aku akan meninggalkan sekolah ini,,, tapi sampai detik ini aku belum menyampaikan apa-apa sama Ayu"ternyata selama ini Setya juga memiliki rasa kepada Ayu namun ia tidak berani mengungkapkan mungkin karena masih trauma dengan masa lalunya


Serangkaian acara kelulusan siswa siswa kelas 12 telah digelar dengan berbagai acara maulid dari penampilan band hingga ucapan ucapan dari perwakilan Guru dan Siswa, terlihat siswa maupun siswi tidak tahan membendung air matanya karena akan meninggalkan SMA 1 Nusa Bangsa sampai diakhir acara Siswa Siswi secara bersama-sama memberikan bunga dan Hadiah kepada gurunya.


Setya yang saat itu memegang bunga merah dengan canggung menemui Ayu


"Yu ini bunga ada buat kamu sukses yah Yu"


Ayu dengan malu-malu menerima pemberian bunga dari Setya


"Eeh,,,, iyaaa makasih yah Ta ini ada coklat juga buat kamu sukses juga yah Tata btw tadi kamu keren banget pas memimpin upacara"


"Hehehe biasa aja sih"Setya menyangkal


"Serius keren loh Ta kelihatan sangat berwibawa "Ayu terus memuji Setya


"Hehehe makasih Yu"


Setya dan Ayu terlihat begitu dekat seperti tidak mampu membohongi diri mereka sendiri bahwa mereka memiliki rasa satu sama lain tapi belum berani untuk mengungkapkannya,disatu sisi Setya masih trauma akan masa lalunya dan disisi lain Ayu sebagai wanita juga gengsi jika harus mengungkapnya duluan.


"aku pamit yah Ta,aku harap kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti" ucap Ayu menunjukkan ekspresi sedih


"Iya Yu aku juga berharap bisa bertemu lagi setelah kita mencapai kesuksesan masing-masing"


Mereka akhirnya berpisah dan hari itu adalah hari pertemuan terakhir antara Setya dan Ayu,salam perpisahan adalah kata terakhir yang mereka ucapkan sebelum kembali ke jalannya masing-masing untuk menggapai masa depan yang lebih baik.

__ADS_1


__ADS_2