
"Selamat anda dinyatakan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru"begitulah isi pesan yang didapatkan Setya beberapa saat lalu setelah ia selesai melakukan tes masuk perguruan Islam Negeri, sementara Ayu memilih melanjutkan di pendidikannya di luar negeri atas permintaan orang tuanya, Ayu yang dikenal sebagai anak yang pintar tidak kesulitan saat mendaftar di universitas ternama diluar negeri.
Setelah menerima pengumuman masing-masing dari mereka sibuk mengurus administrasi untuk menjadi mahasiswa baru di universitas yang mereka pilih, Serta mengambil jurusan pendidikan Agama Islam karena dari dulu orang tuanya menginginkan Setya menjadi seorang guru, karena ingin mewujudkan harapan orang tuanya dan ingin menjadi pribadi yang lebih baik lagi Setya akhirnya memutuskan mengambil jurusan itu, sementara Ayu mengambil jurusan bisnis karena permintaan ayahnya yang merupakan seorang pengusaha sukses agar Ayu bisa menjadi penerusnya kelak.
Beberapa bulan kemudian Setya dan Ayu mulai memasuki dunia perkuliahan, situasinya sangat berbeda saat mereka masih duduk di bangku SMA.
"Kamu yang pakai kemeja putih maju ke depan"Setya yang merasa ditunjuk oleh kakak tingkatnya kemudian maju dengan percaya diri sesuai arahan seniornya
"Apa motivasi kamu masuk ke jurusan ini?" tanya kakak tingkat Setya
"Siap kak, saya masuk ke jurusan ini karena orang tua saya ingin saya menjadi seorang guru dan saya ingin belajar banyak tentang ilmu agama" Setya menjawab dengan percaya diri.
Disisi lain Ayu juga sedang menjalani masa perkenalannya di universitas luar negeri yang dimasukinya.
"Hello my name is Ayu Lestari i'm from Indonesia, I majored in economics and business"memperkenalkan dirinya didepan para mahasiswa baru yang berasal dari berbagai penjuru dunia, Ayu juga memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan sangat baik dan disambut dengan tepuk tangan oleh mahasiswa baru di perguruan tinggi tersebut.
Memasuki dunia pendidikan yang baru Setya dan Ayu sama-sama harus adaptasi terlebih dahulu mereka menerima banyak pelajaran baru yang belum mereka dapatkan sewaktu di SMA
perkuliahan mereka berjalan dengan lancar, sebelum akhirnya Setya menghadapi masalah karena tidak mampu membayar biaya perkuliahannya di semester 3 ia pun harus bekerja agar bisa terus melanjutkan pendidikannya, setelah selesai jam kuliah biasanya Setya tidak langsung pulang ke rumah melainkan menuju ke sebuah Restoran karena ia bekerja sebagai pelayan di sana.
"Maaf kak saya telat karena tadi saya mengerjakan tugas dari dosen saya"
"Iyaaa,,, tidak apa-apa Ta"Ucap kak Yastri yang merupakan seorang manager di restoran tersebut.
"Sekarang kamu ganti baju,pakai baju seragam dulu" perintah Kak Yastri sang menger.
"Baik kak" setelah beberapa saat kemudian Setya keluar menggunakan seragam pelayan berwarna Oren dengan logo ayam di tengah bajunya, seperti itulah kegiatan Setya sehari-harinya selain kuliah ia juga harus bekerja agar bisa terus melanjutkan pendidikannya.
__ADS_1
Ayu terlihat tidak merasa kesulitan ia baru saja menyelesaikan presentasi dengan sangat baik dan diberi tepuk tangan oleh dosen dan teman-temannya.
"Wow,,, Impresif"Ucap teman Ayu
"Thank you,,,"Ayu membalas dengan wajah tersenyum.
Setya yang baru tiba di rumahnya kelihatan lelah dan langsung beristirahat kemudian Ibu datang menghampirinya dengan membawakan secangkir teh hangat.
"Ta kamu capek yah?"
"Hehehe tidak kok Bu cuma capek sedikit aja ni"Setya menjawab dengan tersenyum
"Ta,,, kamu jangan pacaran dulu yah fokus aja dulu sama pendidikan mu kalau kamu nanti sudah lulus dapat pekerjaan yang bagus nanti perempuan akan datang sendiri kok"
"Hahaha si Ibu ada-ada aja, Tata tidak pacaran Bu"sambil tertawa kecil
"Baik,,, Bu"
"Halo Yu gimana kabar kamu di sana? baik-baik aja kan gimana kuliahnya?"tanya Ibu Ayu dari
sambungan telpon.
"Alhamdulillah baik kok mah ayu sehat-sehat aja dan kuliah di sini lancar-lancar aja, mamah juga jaga kesehatan yah di sana"
"Iyaaa Yu,, kamu juga jaga kesehatan yah jadi anak yang membanggakan orang tua".
"Siap Bu sudah dulu yah Bu ayu lagi ngerjain tugas Assalamualaikum "
__ADS_1
"Waalaikumsalam nak"
Saat sedang fokus Ayu tiba-tiba teringat sesuatu.
"Si Tata apa kabar yah sudah lama tidak mendengar kabarnya"Ayu mengumam
Di sisi lain Setya masih kepikiran perkataan Ibunya semalam yang melarang dia pacaran dalam benaknya ia kembali teringat masa lalunya yang begitu hancur, ia buru-buru mengalihkan pikirannya
"Ooh,,, iyaaa si Ayu apa kabar yah hebat yah dia bisa melanjutkan pendidikannya keluar negeri"mungkin ia juga rindu dengan Ayu
"Duh,,, dah telat ni Setya kemudian buru-buru menyalakan motor tuanya dan bergegas menuju ke kampus"
Setelah beberapa bulan baik Setya maupun Ayu sama-sama memasuki Semester 6 yang artinya setahun lagi mereka akan lulus jika mampu menyelesaikan tugas akhirnya, Setya banyak melakukan riset untuk membuat laporan skripsinya nanti, dilain sisi Ayu semakin berprestasi setelah berhasil menjadi juara dalam international economics competition, namanya semakin dikenal saat membuka berita Setya merasa tidak asing dengan wajah mahasiswi yang berprestasi itu"
"Wah ada mahasiswi asal Indonesia yang menjadi juara internasional ni"Setelah memperhatikan beberapa saat ia baru sadar jika yang ada difoto tersebut adalah Ayu dia seakan ikut bangga dengan pencapaian yang didapat oleh Ayu teman SMA nya yang sempat ia kagumi.
"Wah,,, keren juga si Ayu bisa sesukses itu dia yah gak nyangka ikut bangga membaca beritanya"
"Aku juga tidak boleh kalah ni aku juga harus berprestasi seperti Ayu" Setya merasa termotivasi dengan pencapaian Ayu,ia berusaha menyemangati dirinya sendiri supaya bisa seperti Ayu,Setya terlihat lebih bersemangat walaupun waktunya terbagi-bagi ia selalu menyelesaikan tugasnya tepat waktu, ketekunannya itu membuat dia menjadi salah satu mahasiswa yang paling disukai dosennya.
Kelulusan sudah tidak lama lagi Setya dan Ayu sama-sama fokus untuk menghadapi ujian kelulusannya.
Setya dan Ayu sama-sama fokus mempersiapkan skripsinya,agar bisa lulus tepat waktu Setya bekerja keras siang dan malam agar bisa mencapai target tepat waktu,walaupun Setya tidak sepintar Ayu tapi ia mempunyai kelebihan tersendiri membesar di keluarga sederhana membuat Setya sudah terbiasa bekerja keras untuk menggapai keinginannya.
"Wah sidang skripsi sudah tidak lama lagi ni,aku harus bisa lulus tepat waktu aku tidak mau mengecewakan ibu" ujar Ayu mencoba menyemangati dirinya sendiri.
Disisi lain Ayu yang berada jauh dari orang tuanya hidup dengan mandiri,walaupun fasilitas tempat tinggal Ayu bisa dikatakan mewah karena berasal dari keluarga kaya raya.
__ADS_1
Ayu tidak pernah merasa tinggi karena harta orang tuanya justru ia sengaja kuliah di luar negeri agar ia bisa hidup mandiri.